
Kali ini Rina sedang sendirian di kamar, dari dada hingga kaki di tutupi oleh selimut, sedangkan bagian atasnya sedikit menyender ke penyangga tempat tidur. tampak terlihat kelelahan setelah dia sibuk melayani ke dua pacarnya sambil berkata "bisa mati aku kalau begini terus".
Handphone Rina berbunyi, tandanya ada pesan WhatsApp masuk. Rina mengambil handphonenya yang berada di sampingnya. lalu dia membuka handphone, ternyata ada pesan masuk dari Raka. isi pesan dari Raka yaitu: "kabari aku jika kamu ga enak badan, aku akan menjenguk mu, jangan sakit lagi".
Di dalam kesendirian dengan kondisi badannya yang kurang fit, Rina melamun sambil berbicara sendiri "beruntungnya aku ada mereka berdua yang memperhatikan ku" kata Rina. lalu Rina kembali melamun, dia menginginkan makanan ceker ayam. dan Rina pun lama-lama tertidur karena lelah.
Di sebuah cafe Raka sedang duduk memikirkan sesuatu sambil memandang minumannya yang berada di atas meja. dia meminum minuman yang berada di mejanya. karena minumnya kurang fokus dan tidak terbiasa dengan minuman itu, Raka tersedak dan batuk-batuk. dan hal itu membuat pusat perhatian semua orang yang ada di cafe. orang-orang yang sedang nongkrong di cafe itu melihat ke arah Raka. tapi Raka cuek menanggapi masalah itu.
Raka mengingat kembali tadi yang di katakan oleh Rina sebelum dia pergi dari rumahnya. dia merasa sangat aneh dalam berhubungan dengan Rina. dalam hatinya dia mempertanyakan "apakah memang aku ini terlalu ke kanak-kanak?? dalam berhubungan dengan Rina" dan Raka kembali melamun.
__ADS_1
Sementara itu Faisal yang baru saja sampai di kantornya, dia berjalan menuju ruangannya yang masih gelap. dia hendak akan meneruskan pekerjaannya. dalam ruangan yang gelap, tapi tidak terlalu gelap karena di soroti oleh beberapa pijar lampu kecil yang berada di atas meja. Faisal duduk di meja kerjanya. sambil mengecek sebuah data yang sudah di print sebelumnya. dia lihat satu persatu dengan sangat teliti.
Tapi di tengah-tengah halaman buku yang dia baca dia terhenti sejenak dan memikirkan Rina. obrolan di rumah Rina sangat berkesan sehingga teringat terus oleh Faisal. dan hal ini menganggu pikiran Faisal.
Ke esokkan harinya, Rina keluar dari kamarnya dengan sangat lemas, lalu dia duduk di kursi makan, sambil berkata "wah... aku lapar sekali". lalu membuka pesan dari handphonenya. ternyata ada chat dari Faisal "gimana kondisi mu hari ini?? jangan khawatir dan beristirahat, kamu udah bangun?? kalo udah bangun kabarin aku"
Dan saat Rina melamun, di atas meja makan ada sebuah kantong plastik yang berisik mie ayam. Rina ingin sekali memakannya, terlebih pagi ini perut Rina sangat lapar.
Mie ayam itu kiriman Yudha kemarin, masih belum sempat di makan. akhirnya Rina memakan mie ayam itu, karena sayang belum termakan. tapi sayang walaupun dia suka sama mie ayam dengan kondisi Rina yang sedang sakit mie ayam itu berbeda rasanya, mie ayam itu terasa hambar. tapi untuk sekedar membuat kenyang perut ya sudah Rina terus memakannya. terlebih untuk menjaga kesehatan Rina juga. agar fisiknya kembali pulih dengan cepat.
__ADS_1
Saat memakan mie ayam Rina teringat kepada Yudha. ya memang dia lah satu-satunya tempat dia bercerita tentang kisah semua ini. tak lama setelah itu, karena badan Rina cukup membaik dia memutuskan untuk bertemu dengan Yudha. Rina langsung menanyakan Yudha
"Yudha... hari ini kita bisa bertemu??" kata Rina
"saya bisa paling nanti malam" balasan chat dari Yudha
"oke... kita ketemu malam ini ya" kata Rina
"oke... baiklah" kata Yudha
__ADS_1