Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 26


__ADS_3

Saat duduk di meja briefing Rina berfikir sebentar, tiba-tiba ada ide apa yang harus di lakukan sekarang untuk menebus kelalaiannya. Rina langsung mendelegasikan tugas kepada tim lainnya.


"Tari... coba kamu telepon mantan agensi model itu, mungkin ada kontak lain" kata Rina


"oh... ya, oke siap. saya akan mengecek lagi" kata Tari


"oke baik terimakasih... Resti, tolong cek kembali mungkin dia punya akun media sosial pribadinya, untuk berjaga-jaga coba kontak kenalan lainnya" kata Rina


"oh iya siap Bu" kata Resti


"setelah itu saya minta laporannya, dan kita persiapkan kemungkinan hal lain yang terjadi, tolong persiapkan juga model lain yang cocok untuk produknya" kata Rina


Tanpa panjang lebar lagi mereka langsung pergi dari meja briefing ke tempat meja masing-masing untuk melaksanakan tugas yang di berikan Rina.


Tersisa tinggal Raka, yang sangat khawatir dengan kondisi mentalnya Rina. Rina menghapus keringat yang keluar dari keningnya.


"terimakasih karena sudah membantu ku, tapi kamu tidak harus melakukan seperti itu lagi lain kali... itu hanya akan membuat kamu terperangkap dalam masalah atas ulah mu sendiri" kata Rina sambil menepuk pundak Raka


"Si Faisal itu udah memarahi kamu, ya jadi reflek ajah aku kebawa emosi, em... maaf, aku membuat kekasih ku kena masalah lagi" kata Raka

__ADS_1


dan sangat mengejutkan Resti tiba-tiba mendapatkan sesuatu di ponselnya. semua karyawan tertuju pada Resti.


"oh... saya menemukannya, gambar ini di posting di akun temannya (gambar sebuah minuman di cafe) saya tau brand gelas ini. kalo ga salah cafenya ada di dekat balaikota. mungkin dia lagi di sana sekarang" kata Resti


"haduh... urusannya jadi berantakan, itukan klub malam Res...!!! mungkin dia sedang mabuk-mabukan" kata Tari


"hah... iya juga ya, dia benar-benar kacau" kata Resti


"kamu bisa kasih tau aku lokasi detailnya, aku belum pernah melihat cafe itu" kata Rina


"kalo cafenya sih aku kurang tau, soalnya masuk ke dalam gedung tower gitu, tapi saya akan memantau siapa tau dia posting kembali. untuk berjaga-jaga juga" kata Resti


"ya... oke, tolong ya Res. saya mau pergi ke balai kota mungkin di sana saya bisa menanyakan satpamnya atau siapa saja yang kerja di sana. sip... terimakasih ya Res atas temuannya" kata Rina


"oh... kamu ga perlu" kata Rina


"aku sering mangkal daerah situ, mungkin saya bisa bantu kamu kalo saya ikut pergi" kata Raka


"betul Rin... Raka kan mantan tukang ojek online. jadi dia bisa bertanya atau mungkin minta bantuan sama teman ojeknya. jadi kayanya Raka kali ini harus ikut deh..." kata Tari

__ADS_1


"ya udah tunggu apalagi, ayo kita pergi" kata Rina


Ketika Rina dan Raka akan pergi, saat membuka pintu kantor Faisal datang dan akan masuk ke ruangan Rina dan Timnya. Rina dan Raka pun terkejut. langsung Rina berbicara kepada Faisal


"kami sudah memeriksa media sosial pribadinya, model itu saat ini ada di cafe dekat balaikota. saya akan pergi ke sana untuk mencarinya" kata Rina


"kamu pergi sama dia??" kata Faisal


"akan lebih cepat mencarinya jika berdua daripada mencari sendirian, dan itu lingkungan saya tau" kata Raka


"saya berbicara dengan klien dan mengatur waktu sampai besok" kata Faisal


"oh... oke terimakasih" kata Rina


"dan... saya pergi dengan kamu juga" kata Faisal


"hah... jadi kita pergi bertiga??" kata Rina


"tiga akan lebih cepat daripada dua, ayo masuk ke mobil saya" kata Faisal

__ADS_1


Faisal pergi duluan meninggalkan ruangan, Raka dan Rina yang masih di dalam ruangan saling berpandangan kebingungan.


Setelah itu Raka menyusul Faisal meninggalkan ruangan dan pergi keluar kantor. Rina hanya menggelengkan kepalanya. lalu Rina pergi menyusul mereka.


__ADS_2