Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 38


__ADS_3

Di sebuah tempat makan Yuda sedang makan dengan teman kantornya yang bernama Salim, Yuda terlihat seperti tak selera makan. sementara Salim makan sangat lahap Sekali. Salim sedikit aneh melihat selera Yuda seperti itu.


"tempat ini bagus sekali. enak lagi makanannya" kata Salim


handphone Yuda bergetar, Yuda langsung ngeliat ke arah handphone, ternyata Rina yang menelepon. dan Yuda enggan untuk mengangkat telepon itu. dia malah membalikan handphonenya. entah kenapa Yuda tak ingin mengangkat panggilan dari Rina. mungkin dia marah karena tidak menepati janjinya tadi malam, entah karena ada Salim karena dia selalu pingin tau urusan orang lain.


"heh... kenapa kamu ga mengangkat teleponnya??" kata Salim


"ga ah... ga terlalu penting juga kalo di angkat" kata Yuda


"bukan kah itu teman kamu?? kata Salim

__ADS_1


"heh... kenapa kamu pingin tau urusan saya?? kata Yuda


"iya enggak... siapa lagi yang menjaga kamu selain dari aku. aku ini kan bawahan kamu satu-satunya maka dari itu saya berani meminjamkan novel yang kemarin, sementara aku belum baca sama sekali" kata Salim


"em..." kata Yuda tak berkata apa-apa


"jadi kapan kamu mau balikin novel aku lagi?? berhati-hati lah kalo mau baca sambil makan bakso, sup atau makanan yang berair seperti itu, novel itu harganya sangat mahal" kata Salim


lalu Yuda membalasnya " apa yang terjadi kemarin, dan kamu sampai meninggalkan buku novel di tempat kemarin" chat dari Yuda


balasan chat dari Rina "jadi, apa yang terjadi kemarin itu ya aku minta maaf banget, tapi bisakah kamu datang ke kantor ku nanti?? ini hampir sama setara dengan transfer Messi ke PSG. pokoknya aku harus memberi tau kamu secara langsung bukan lewat chat seperti ini. dan jangan lupa bawa novelnya yang kemarin"

__ADS_1


setelah itu Yuda kembali makan, dia sangat malas mendengar cerita dari Rina.


"beneran dia??" kata Salim


Salim sangat ingin tau sekali masalah yang hadapi dengan Yuda. seolah-olah Salim ini orang yang baik. Yuda bersikap seperti itu karena dia sudah tau karakter seperti dia. kalo Yuda cerita sama salim sampai masalah pribadinya di ketahui banyak orang. karena bukan hanya dia yang tahu ceritanya, Salim akan menceritakan masalah Yuda ini kepada orang lain. jadi Yuda lebih diam tidak bercerita apa-apa. dia hanya fokus dengan makannya.


Setelah beberapa lama Yuda makan. akhirnya beres juga makan siang, dan dia bersiap untuk kembali masuk kerja. sebelum Yuda meninggalkan kedai sejenak dia merokok terlebih dahulu. karena buat dia terkadang merokok itu selalu muncul ide-ide kreatif. dan bukan hanya itu merokok bisa menambah untuk siap kerja keras lagi.


Setelah Yuda beres merokok, barulah Yuda keluar dari cafe dan membayar apa yang tadi dia makan. sejenak Yuda menunggu temannya Salim. karena membayar nya memakai uang yang nominalnya yang besar sehingga pembayarannya agak lama, Salim harus menunggu karena kembaliannya belum di berikan di tambah lagi kedai itu tidak menyediakan uang receh untuk kembalian


."

__ADS_1


__ADS_2