Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 19


__ADS_3

Pada saat bersamaan, di kantor Faisal sedang mengerjakan pekerjaannya. dia duduk fokus di meja kerjanya sambil mengetik sebuah data di laptopnya. Faisal melirik ke handphone nya yang terletak di samping kiri laptopnya. saat itu juga Faisal langsung teringat Rina, tak lama Faisal langsung mengirim pesan kepada Rina.


"apa kamu ga apa-apa?? kabarin aku kalo sakit kamu tambah parah... terus aku bawain obat ya gimana??" chat dari Faisal


sesudah mengirimkan pesan kepada Rina, Faisal diam sambil memandang pesan tadi. hatinya sangat tidak tenang, khawatir dengan kondisi Rina pada saat ini. dia berdiri dan mengambil jas kerja yang tergantung di kursi kerja. Faisal berangkat langsung dengan menggunakan mobil pribadinya.


Sampailah di sebuah tempat parkir dekat rumah Rina. Faisal keluar dari mobilnya dan berjalan menuju rumah Rina.


Sedangkan di rumah Rina masih ada Raka, dan belum selesai berciuman. seperti Rina merasakan sesuatu, Rina menghentikan ciuman itu.


"bukannya kamu bilang, kamu mau pergi, katanya ada pekerjaan yang harus kamu kerjakan??" kata Rina


"santai ajah...masih ada waktu kok, ya aku sedih ajah kalo kamu sakit, apa kamu yakin kamu akan baik-baik saja??" kata Raka


"beneran sayang... aku ga kenapa-kenapa" kata Rina


dan mereka pun kembali berciuman, sementara di luar ada Faisal yang sedang berjalan ke pintu rumah Rina. Faisal mengeluarkan handphone nya dari saku. kebetulan handphone tersebut menyoroti ke sebuah cermin lalu lintas, dan di cermin itu terlihat ada orang yang sedang berciuman. tapi Faisal tak sadar ada adegan seperti itu. Faisal terus berjalan ke arah pagar, lalu tangannya hendak akan menekan bel.


Suara bel berbunyi dan terdengar ke dalam rumah Rina, Raka dan Rina yang sedang asik bermesraan di dalam rumah kaget. di tambah lagi Raka sudah membuka bajunya.

__ADS_1


"hah... sayang ada yang datang" kata Raka


"eh iya... ada tamu kayanya" kata Rina


mereka saling memandang, dan menebak-nebak siapa yang ada di luar sana


"itu si mas kurir paket kali" kata Rina


"oh... oke, nanti aku liat dulu ke depan" kata Raka sambil memakai bajunya kembali


Raka berjalan ke arah depan rumah Rina. sementara itu Rina mengambil handphonenya lalu membuka handphonenya, ternyata ada pesan dari Faisal. Rina langsung terkejut saat melihat pesan itu.


tapi sudah tanggung, Raka sudah membuka pintunya. saat itu pula Raka memandang ke arah luar. Rina berlari dan sepertinya sudah terlambat, Rina sudah melihat Raka membukakan pintunya. wajah Rina sangat tegang sekali. apa yang bisa dia perbuat kali ini.


"sayang..." kata Raka


"ya" kata Rina


"apa ini??" kata Raka

__ADS_1


Raka mengambil paket bingkisan di bawah pintu. Raka menutup kembali pintu rumah Rina. lalu Raka memberikan paket itu kepada Rina.


"hey... apa ini ya??" kata Rina


"entahlah...!!" kata Raka


Rina langsung membuka apa yang ada di dalam keresek itu?? dan ternyata di keresek itu isinya mie ayam yang telah di bungkus di tambah ini salah satu makanan yang Rina sukai. makanan yang tadi di inginkan sama Rina. dan ya Rina baru ingat dia mengajak Yuda makan mie ayam. dan Rina langsung otomatis ingat kepada Yuda. apakah yang mengirim paket itu adalah Yuda??


"katanya dia bilang, dia sibuk" kata Rina sambil melamun


"hah... apa??" kata Raka


"hah... eh, ga bukan apa-apa" kata Rina


"kamu yang pesan ini??" kata Raka


"iya tadi aku pesan... soalnya tadi lagi pingin banget, tapi aku lupa kalo aku pesan mie ayam" kata Rina


"ah... kamu ini ada-ada ajah" kata Raka

__ADS_1


Raka tersenyum dan membawa mie ayam itu ke dalam rumah, Rina langsung menghembuskan nafas.


__ADS_2