
"apa yang kamu bicarakan?? apa kamu sedang bercanda??" kata Raka
"apa kau tidak mengerti?? saat ini dia melakukan kencan ganda antara kita" kata Faisal
"Rina... benarkah apa yang di katakan dia?? ini ga benar kan??" kata Raka
"maafkan aku... Faisal benar. aku membagi waktu di antara kalian berdua" kata Rina
"bagaimana bisa?? sejujurnya aku telah melakukan terbaik buat kamu" kata Raka
"Raka... aku pacaran dengan dua orang, karena dengan satu pacar saja aku merasa kurang. aku sangat menyukai kalian berdua, jadi aku pacari kalian berdua" kata Rina
"apa itu masuk akal?? bagaimana bisa kamu mencintai dua orang sekaligus??" kata Raka
__ADS_1
"entahlah... memang ini sulit di mengerti, tapi keadaannya seperti ini. aku jatuh cinta dengan kalian berdua. aku sangat mencintai kalian. sungguh aku ga mau sebenarnya putus dengan kalian berdua. aku berkata jujur sejujur-jujurnya, tulus dari dalam hati" kata Rina
"kamu ga tau malu, apa kamu selama ini cuman bersenang-senang?? dalam pandangan ku jatuh cinta itu tidak menyadari apapun" kata Raka
"buka begitu maksud aku" kata Rina
"kalo engga, apa maksud mu pacaran dengan dua orang di satu perusahaan begini?? bukan kah ini sebuah lelucon bagi mu??" kata Faisal
"maaf aku sadar, memang aku terlalu egois" kata Rina
pertanyaan Faisal membuat kebingungan, jujur salah ga jujur sangat salah.
"aku akan melakukan apapun yang kalian berdua katakan, semuanya tergantung dari kalian. aku siap menerima segalanya. aku memulai semuanya sesukaku, tapi aku tidak bisa mengakhiri sesukaku juga" kata Rina
__ADS_1
"apa sih??" kata Raka
jawaban Rina membuat Raka dan Faisal bingung juga. tidak ada solusi untuk mereka bertiga. berdiam, berfikir dan merenung. perut Rina terasa sakit.
Rina ingat ketika dia masih sekolah, saat itu Rina sedang membaca komik. dan tiba-tiba perut Rina sangat sakit. sakitnya seperti sekarang ini. seperti maag tapi bukan maag. seperti mau haid tapi ga haid. karena waktu itu belum waktunya haid. waktu itu masih sekolah kelas 4 SD. ketika tau bahwa Rina sakit perut lalu Yuda mengambil tangan Rina dan memijat tangan Rina. titik pijatannya di antara jempol dan telunjuk. seketika sakit perut Rina sembuh.
kali ini Rina langsung berdiri dan berkata "aku benar-benar minta maaf pada kalian" Raka dan Faisal kaget dan tercengang melihat Rina seperti itu.
"bolehkah aku pulang sekarang?? seriusan aku minta maaf. aku hanya ingin istirahat sekarang. kalian berdua bisa pikirkan dulu deh. dan kita bicarakan kembali besok" kata Rina sambil memelas
tidak banyak kata-kata lagi, Rina langsung pergi meninggalkan mereka berdua. Raka dan Faisal tidak bisa berkata-kata lagi.
Kondisi kesehatan Rina tidak baik, dia tidak kuat lagi untuk berjalan. Rina memanggil taksi dan berharap di taksi bisa duduk istirahat.
__ADS_1
Raka dan Faisal pulang berbeda arah, perasaan mereka sama. kesal tapi mereka dalam kebingungan. jika harus putus mereka terlanjur mencintai. jika hubungannya di lanjut, akan menjadi sebuah percintaan yang sangat tidak normal, konyol dan tanpa tujuan. berharap tadi itu Rina bisa memilih salah satu dari mereka. tapi Rina mengembalikan keputusan semuanya kepada mereka. sudah pasti di antara mereka tidak akan ada yang mau mengalah.