Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 24


__ADS_3

Di ke esokkan harinya, Rina sudah mulai masuk kerja. pagi hari Rina sudah duduk di meja kerjanya sambil memikirkan apa yang di katakan Yuda tadi malam.


"apa ya sebenarnya yang di inginkan sama aku??" kata Rina berbicara sendiri sambil menyandarkan badannya ke kursi kerjanya.


Tak lama kemudian Faisal datang menghampiri Rina. lalu Faisal bertanya kepada Rina "kamu udah mendingan sekarang??"


Rina kaget ada Faisal di sebelahnya. langsung Rina menjawab "oh... iya, saya udah sehat kembali"


sambil Rina berbisik kepada Faisal "berkat siapa dulu dong" kata Rina sambil tersenyum


Faisal memperhatikan karyawan lain, dia takut karyawan lain curiga tentang hubungannya dengan Rina


"ya... itu melegakan ku" kata Faisal berbicara dengan nada yang pelan


lalu Faisal berbicara dengan profesional lagi sama Rina "oh ya... klien kita berbicara kepada presiden direktur kita, kamu harus melakukan perjalanan bisnis besok. jadi kami harus mengirim kontrak model dan rancangan desain hari ini"


"oh... jadi dia menandatangani kontrak besok ya, ga jadi hari ini" kata Rina


"apa kamu yakin besok" kata Faisal

__ADS_1


"eh.. maaf??" kata Rina


"saya yakin apa yang saya dengar, saya mendengar bahwa dia akan mengunjungi kantor hari ini untuk menandatangani kontrak" kata Faisal


"oh... tunggu, biar saya periksa dulu" kata Rina


Rina langsung melihat data di komputernya, dia melihat sesuatu di komputernya. lalu dia memperhatikan bagian data itu.


"oh ya betul... dia akan datang sekitar jam 14:00, maaf banget pak tadi aku salah" kata Rina


"oke... lain kali lebih pastikan lagi. dan jangan lupa urus segala pengiriman kontrak kerja ke klien hari ini" kata Faisal


"siap... akan saya persiapkan segalanya dengan baik" kata Rina


"iya saya juga mohon kerjasamanya dengan anda Pak..!!" kata Rina


saat mereka mengobrol, Raka yang sedang duduk di meja kerjanya. memperhatikan obrolan mereka berdua. Raka mengirimkan pesan kepada Rina yang isinya "jangan banyak senyum-senyum sama pak GM, aku cemburu tau, jika kamu senyum sama orang lain sekali maka kamu harus senyum sama aku dua kali"


setelah Rina membaca pesan itu Rina langsung melirik kepada Raka sambil tersenyum, karena Rina merasa pesan itu sangatlah konyol. dan Raka memandang kembali ke arah Rina dan membalas senyuman nya itu. tapi tidak lama Raka langsung kembali kepada komputernya dan mengerjakan pekerjaannya. begitu juga sama dengan Rina. dia kembali kepada komputernya dan bekerja kembali.

__ADS_1


Waktu sudah menunjukkan pukul 15:00. Rina sangat terlihat cemas, di samping Rina ada Tari dan Resti yang akan siap membantu pekerjaannya. Resti berusaha menelepon kliennya yang sudah satu jam masih belum datang juga. ternyata no yang dia hubungi sibuk terus.


"Res... bagaimana??" kata Rina


"sibuk... masih belum bisa di hubungi" kata Resti


"haduh... kemana dia tiba-tiba susah di hubungi seperti ini, hilang kemana ya??" kata Rina


"saya baru saja memeriksanya, akun media sosialnya tiba-tiba dia ubah jadi privat, akun YouTube nya semuanya di hapus" kata Tari


di sisi lain Raka mendengar pembicaraan mereka. dia menengok ke arah belakang dimana arah itu tempat meja untuk briefing tim.


"Tar... apa kamu sebelumnya ada pesan yang masuk dari dia??" kata Rina


"ga ada, saya memeriksa surat dan perpesanan perusahaan ga ada apa-apa sama sekali" kata Resti


"apa yang sedang terjadi ini ya?? bisa-bisanya dia membohongiku kita saat akan menandatangani kontrak" kata Tari


"nih liat berita di komunitas online kita cek bareng-bareng. ternyata emang di non aktifkan sejak 3 hari yang lalu" kata Resti

__ADS_1


"haduh... berati selama 3 hari kita lengah dalam situasi ini" kata Rina


Rina dan tim lainnya kebingungan harus melakukan apa?? terutama nanti pada saat laporan apa yang harus dia lakukan.


__ADS_2