
Yuda yang saat sendirian di bertanya-tanya "yang putus dia kenapa jadi aku yang traktir?? dasar aneh. kembali lah seperti janji mu awas kalo ga kembali.
Rina berjalan sendiri menuju taman. bibirnya sangat cemberut dengan gaya jalan yang sangat malas. sesampainya di tempat yang di tentukan oleh Raka ternyata bukan Raka saja yang berada di situ. Raka datang bersama Faisal. Rina pun kaget kenapa ada mereka berdua?? Rina kira hanya Raka saja yang datang. lalu Rina memanggil mereka.
"Faisal... apa kalian sedang nongkrong di sini??" kata Rina
"ya... karena ini adalah masalah yang harus cepat di putuskan" kata Faisal
"aku ingin bertemu dengan mu, karena ada yang harus ku katakan pada mu" kata Raka
"ya... silahkan" kata Rina
"Pak GM dan aku sudah berunding, berpikir panjang dan juga sangat keras. dan kami hanya membuat satu keputusan" kata Raka
"bagaimana pun kau harus tetap berpacaran dengan kita berdua" kata Faisal
Rina sudah bersedih mendengar keputusan yang di katakan Faisal. tapi setelah dia pikirkan baik-baik ternyata "hah??" dia tidak mengira ada keputusan seperti itu. ini sangat di luar pikiran Rina. Rina melihat wajah mereka berdua dan mereka berdua memandang serius kepada Rina.
__ADS_1
malam ini anginnya sangat dingin, tetapi badan Rina terasa panas dan gerah. di luar nalar, kenapa mereka memutuskan hal seperti ini??
"ga salah... kalian ga mutusin aku?? jadi kalian menyuruh aku pacaran ganda ini??" kata Rina
"ya... pacaran ganda ini mari kita terus melakukannya" kata Faisal
"kami tidak memilih ini karena kami pikir itu sebuah hal yang masuk akal dan menjadi hal yang terbaik" kata Raka
"kami tidak percaya salah satu dari kami dapat putus dengan mu" kata Faisal
"Rin... apakah kamu mencintai kami?? dan kami mencintai kamu" kata Raka
Rina benar-benar tak percaya kondisi seperti ini. di dalam hati Rina berkata "apakah aku sedang bermimpi??" ini benar-benar ga wajar. bukannya mereka sudah sakit hati ya sama aku.
"ah... terlebih lagi, akan ada sebuah masalah nanti di saat kita bekerja, dan cara ini juga lebih baik demi kelancaran proyek yang sedang kita kerjakan saat ini" kata Faisal, sambil memberikan kode untuk mengatakan sesuatu kepada Rina
"ya... itu benar Rin, kami tidak bisa merusak proyek ini demi kepentingan perasaan pribadi kami" kata Raka
__ADS_1
Rina lemas mendengarnya dia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. dan hal itu membuat panik Raka dan Faisal.
"Rin... Rina, kamu kenapa??" kata Raka
"Rin... kamu menangis??" kata Faisal
"kupikir kalian meminta putus, aku tau kedengarannya lucu saat semuanya yang aku lakukan. tapi aku serius, aku tidak ingin putus dengan kalian. aku sangat mencintai kalian berdua" kata Rina
"tapi kami punya syarat juga" kata Faisal
"syarat. syarat apaan??" kata Rina
"syaratnya mudah... pada akhir proyek, kami ingin kamu membuat keputusan. di antara kami berdua. pilih hanya satu orang saja di antara kami" kata Faisal
"syaratnya cuman itu??" kata Rina
Rina berfikir sebentar, syarat ini cukup berat baginya. ga kebayang nanti dia harus pilih siapa di antara mereka berdua. hanya Rina bisa menjawab saat kali ini saja demi berpacaran kembali dengan mereka.
__ADS_1
"oke baiklah... saya mengerti apa yang kalian bicarakan. di akhir proyek, aku akan membuat keputusan yang jelas. untuk membuat keputusan yang sangat sulit buat ku" kata Rina
Rina langsung memeluk mereka berdua, dan Raka merasa aneh pelukan ini. Raka dan Faisal saling memandang, harus melakukan apa??