Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 9


__ADS_3

Terlihat Rina sedang meminum minuman kaleng di malam itu, dia duduk santai di sofa sambil menonton televisi. lalu dia mengambil handphone nya, ternyata ada panggilan masuk dari Sonya. Rina mengangkat teleponnya.


"halo" kata Rina


"hei Rina... ku dengar kau punya pacar" kata Sonya dengan nada yang sangat nyaring


"hei... kamu bikin aku kaget ajah, bukan satu pacar lagi tapi aku punya dua pacar. pasti kamu tau dari Deden ya??" kata Rina


"aku selalu tau bahwa kau wanita yang jahat, tapi aku ga tau kamu beneran wanita jahat" kata Sonya


"ya... aku tau, aku ini jahat. tapi entah kenapa jadinya kaya gini" kata Rina


"biar kan aku lebih mengenal mu, harusnya kamu bisa memilih pacaran seperti sebelumnya, tetapi kamu milih ke duanya" kata Sonya


"ih... kamu ga tau sih, abis aku suka sama keduanya, di lepas satu sayang kan" kata Rina


"ya... aku tau, betapa tergila-gila nya mereka sama kamu, tapi kan kamu bisa dapet masalah yang mengerikan nantinya" kata Sonya


"tapi Onya... kamu kan belum pernah ngerasain punya dua pacar sekaligus. ini rasanya sama ajah kaya punya satu pacar, tapi kalo punya dua tuh... aku bisa merasakan sensasi pacaran dengan dua pesona hahaha" kata Rina

__ADS_1


"maksud aku bukan gitu Rina, seandainya nih... gimana kalo kamu ketahuan??" kata Sonya


"bukannya ga masalah ya... usia mereka berbeda jauh kali, ga ada yang satu sekolah, satu kerjaan atau hal lainnya yang tumpang tindih juga kan, kecuali emang udah keliatan sama mereka sendiri aku punya dua pacar" kata Rina


"ya itu masalah nya... gimana kalo mereka tau kamu punya dua pacar??" kata Sonya


"oh... gitu, tapi kalau emang nantinya seperti itu, tenang ajah aku yang bakalan menyelesaikan semuanya, paling kalo aku ketahuan ya udah paling aku putus sama mereka berdua hehehehe" kata Rina


"ya... aku sih cuman bisa berdoa, semoga kamu sukses dengan segala rencana mu" kata Sonya


"benarkah ??" kata Rina


"iya... abis kamu sih di bilangin" kata Sonya


"iya sama-sama.... ya udah lah ya, udah malam juga kan. aku mau istirahat dulu" kata Sonya


"iya... pokoknya aku terimakasih banget punya sahabat kaya kamu hehehehe.... ya udah sana tidur, nanti kesiangan terus di marahin bos. susah naik lagi jabatannya" kata Rina


"iya... Rina si wanita tidak baik hahahaha bye sampai nanti ya Rin" kata Sonya

__ADS_1


"oke... bye" kata Rina


Rina kembali menonton TV dan menghabiskan minuman kalengnya. sambil tersenyum berseri-seri dia siap-siap untuk tidur. sebelum masuk kamar ada sebuah suara keresak kerusuk di depan rumah. dan setelah itu lampu seluruh ruangan menyala. Rina kaget dengan kejadian ini. ada apa ini sebenarnya.


Rina menengok ke arah kanan dan ke arah kiri, perlahan dia berjalan ke ruangan tengah. Rina sangat ketakutan. saat berjalan ke ruangan tengah suarah keresak kerusuk itu terdengar semakin kencang. Rina terus waspada, ruangan sangat gelap. suasana di luar rumah pun sangat hening. tak ada yang berjualan melewati rumah Rina.


Terdengar kembali kerasak kerusuk, Rina semakin waspada, dia mendekati arah suara itu. berjalan dengan perlahan. Rina mendengar pesan masuk di handphonenya, ada sedikit cahaya dari handphone di ruang tempat Rina bersantai. Rina memutuskan untuk mengambil handphonenya dulu. jalan perlahan dan mengambil handphonenya.


Rina menyalakan lampu senter di handphonenya. kembali Rina menengok ke kanan dan ke kiri, lalu lampu senternya di arahkan ke setiap pojok ruangan. Rina tidak melihat apa-apa. lalu Rina berjalan ke ruangan tamu, ruangan cukup besar tak mampu menerangi seluruh ruangan. senter kembali di arahkan ke kanan dan ke kiri untuk mengecek ada apa di ruangan itu??


Kembali Rina tak menemukan apa-apa atau seseorang, Rina berjalan kembali ke arah pintu luar. Rina perlahan membuka kuncinya dan berlari ke arah sakelar untuk menyalakan listrik. lalu Rina menyalakan listrik. hanya beberapa lampu yang menyala. karena lampu seperti lampu di ruang tamu, ruang tengah dan dapur harus di nyalakan lewat sakelar lampu dalam. semakin lama dan semakin lama suara itu terdengar lagi dan semakin keras. Rina sangat memberanikan diri masuk kembali ke rumah dan menyalakan seluruh lampu yang ada di dalam rumah. tapi Rina tak menemukan hal yang aneh itu.


Suara itu terdengar semakin kencang dan semakin lama. Rina mencari sumber suara itu. dan suara itu ada di ruangan tengah dan yang akan menuju ke dapur. setelah Rina mendekati suara itu ternyata si gemol sedang mencari makanan. Rina langsung lega.


Si gemol ini kucing kesayangannya, kucing lucu pemberian Yudha saat masih sekolah. dulu saat Rina di beri kucing, kucing itu masih bayi. perlu waktu lama Rina mengurusnya sampai sebesar ini. ternyata si gemol lagi mencari makanan.


Rina baru ingat, dia kelupaan bahwa kucing nya belum di beri makan.


Rina langsung menggendong kucing itu. Rina mengelus-elus bulunya yang sangat tebal. lalu Rina pergi ke dapur untuk mencari makanan kucing. terus dia hidangan di mangkuk biasanya si kucing makan. wah benar sekali si kucing itu makan sangat lahap banget. beruntung kalo tadi sampai lupa ngasih makan, wah bahaya si Gemol bakalan sudah tidak bernyawa lagi. padahal si Gemol ini yang suka nemenin Rina di rumahnya.

__ADS_1


Dari saat Rina pulang si gemol tak menghampirinya, biasanya kalo nonton dia suka ikut nonton di dekat Rina. pantas saja kali ini tak ada ternyata dia ngambek, karena dari pagi belum di kasih makan.


karena hari sudah larut malam, dan ga ada aktivitas yang harus di lakukan lagi. Rina pergi ke kamar untuk tidur. dan terdengar si gemol seperti bilang terimakasih dan mengucapkan selamat malam.


__ADS_2