
Setelah selesai menonton mereka langsung main game play station, game yang di mainkan nya adalah game sepak bola. mereka bertarung dengan tim kesukaan mereka sendiri. Saat ini kondisi tim Faisal sedang tertekan dari sejak awal pun Faisal tertekan. Faisal terus mencoba untuk keluar dari tekanan.
"ayo Faisal... kalo kamu terus begini kamu bakal kalah dari Raka" sorakan dari Rina
Faisal kembali fokus dan terus berusaha bertahan. "ayo... itu umpan... umpan" teriakan Rina
"yeah... gol" kata Raka
dan ternyata akhirnya Faisal kebobolan juga. Rina dan Raka bersorak suka cita. sementara Faisal lemas dan tertunduk. lalu mereka melanjutkan permainan lagi, tapi waktunya keburu habis. Faisal harus mengakui keunggulan dari Raka.
"kamu kurang jago mainnya" kata Rina kepada Faisal
Raka melakukan selebrasi seperti layaknya pemain bola di lapangan. dan sekarang tibalah saatnya Raka melawan Rina. seperti biasa Raka harus mengalah kepada Rina. dan bermain game sudah selesai.
Mereka melanjutkan dengan makan malam bertiga, hari sudah makin malam menuju pagi. perut mereka sudah keroncongan. mereka bertiga makan dengan lahap. selesai makan mereka sangat mengantuk sekali. udara yang dingin di tambah perut yang kenyang Raka dan Faisal sudah sulit sekali menahan matanya. Rina melihat wajah mereka secara bergantian. Rina merasa terhibur malam ini dengan hadirnya mereka berdua. hatinya sangat berbunga-bunga.
__ADS_1
"malam ini terasa sangat sempurna" kata Rina
"ya... aku juga ikut bahagia. benarkan Faisal??" kata Raka sambil mata yang sangat ngantuk
Sedikit agak terjeda jawaban dari Faisal, karena dia sangat ngantuk dan hampir tertidur "hah... gimana?? em... ya benar aku juga menyukainya"
dengan sangat memaksakan Faisal bilang kepada Rina "Rina... aku sangat mencintaimu"
"wah... aku pikir ternyata bukan aku saja yang mencintai Rina. Rina ada yang harus aku kasih tau ke kamu" kata Raka sambil memanggil Rina untuk mendekat.
"hah... apa-apaan mencintai seseorang dengan angka. Raka kamu terlalu muda hahahaha" kata Faisal
oo
"huh... dia lagi, selalu memperlakukan aku seperti bocah" kata Raka sambil menggaruk kepalanya
__ADS_1
"sudah cukup... kita rayakan semuanya untuk cinta kita. ayo kita tos dulu" kata Rina sambil mengacungkan minuman kaleng.
Raka dan Faisal sama-sama mengacungkan minuman kaleng dan berkata bersamaan "tos"
"Rina... tai engga??" kata Faisal
"apa...??" kata Rina
"aku mencintaimu delapan kali dari dia" kata Faisal
"wah... benarkah, hey Raka apa kamu mencintai ku lebih dari 16 kali??" kata Rina
mereka saling membalas melipat gandakan cintanya. suasana makin seru dan Rina tersenyum gembira.
Sudah waktunya tidur, badan sudah lelah dan mata semakin berat. kini Rina berada di tengah di antara mereka berdua. Faisal sudah tertidur dengan pulas. begitu juga Raka sama-sama tidur dengan pulas. Rina memperhatikan tidur ke dua pacarnya. Rina merasa panas dan tidak nyaman berada di tengah mereka. ingin memeluk tapi siapa yang harus di peluk. tempat tidur sangat sempit jadi susah bergerak, baik menghadap ke kanan ataupun ke kiri. lalu Raka memeluk Rina, tapi dalam keadaan tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Dan akhirnya Rina menggelar tikar di bawah tempat tidur. dan Rina pun akhirnya tidur di bawah sendirian.