Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 10


__ADS_3

Setelah mengambil kaus kaki dan sepatu istrinya, hadi langsung mendekati tubuh fey, memakaikan kaus kaki dan sepatu yang tadi ia ambil di lemari, mengambil 2 ikat rambut yang berada di meja sebelah ranjang mereka lalu menggelangkan kesua ikat rambut itu dipergelangan tangan fey ( ini terlalu sayang apa gimana jdi suami ya🤔).


" Bocah menyebalkan." gumam hadi dalam hati.


" ayolah istriku, ayo kita lari pagi." hadi menarik kedua tangan fey untuk duduk, matanya memang masih tertutup tapi tubuhnya sudah bisa mulai merespon positif tarikan hadi, dan jelas terbukti fey sudah mulai memeluk erat leher suaminya dan mulai menyembunyikan wajahnya pada celah leher hadi.


ini adalah hal biasa, fey memang sangat gemar memeluk hadi ( mirip perangko gak bisa lepas)


" Nanti ya hadi, sebentar lagi fey masih sangat mengantuk." gumam fey sembari mengecup leher hadi di imbangi dengan hisapan kecil yang selalu bisa menggoda suaminya itu.


" Sayang sekarang ini masih pagi, cuacanya masih sangat segar dan bagus kalau buat olahraga di luar baru setelah itu olahraga di ranjang, ayolah fey atau kamu mau aku lari sendirian? jangan menangis saat aku pulang nanti." fey mendengar kesal ia langsung memundurkan kepalanya dan membuka mata menatab hadi yang sudah tampak cerah meskipun ia belum mandi.

__ADS_1


" Iya nih fey udah bangun, tapi morning kiss dulu." fey memajukan bibirnya, membuat hadi tampak gemas, kalau ini sih hadi juga mau, mengecup bibir fey singkat, menunggunya bentuk kekesalan istrinya yang selalu merajuk jika hadi hanya memberikan ciuman singkat seperti itu.


" Ck, hadi jangan bertindak menyebalkan di pagi hari." benar bukan ? nada kesal langsung keluar dari bibir fey.


" Sekarang kita lari pagi dulu ya, baru nanti setelah itu morning kiss yang panjang,oke?" tawaran hadi sambil berdiri membuat pelukan tangan fey dilehernya terlepas.


" Tunggu 5 menit fey akan siap - siap."


" Tidak perlu lagi kau sudah siap,ayo." hadi menarik kedua tangan fey agar turun dari ranjang.


Sepertinya kali ini hadi berhasil membuat pipi fey merona, tapi untuk itu hadi malah tidak ada niat ulingin menggoda istrinya.

__ADS_1


" Iya, sudahlaj jangan dibahas lagi."


Fey tersenyum lebar merasa senang sekaligus bangga dengan perlakuan suaminya begitu special, mengikuti langkah hadi yang lumayan lebar untuk melangkah keluar dari kamar mereka, lalu bergerak menuju pintu rumah dan keluar.


" Ada apa hadi, apa ada sesuatu yang tinggal?! tanya fey sambil mengerutkan dahinya karena hadi menbalikkn tubuh dengan menddadak berhadapan dengan tubuhnya.


Hadi tidak menjawab, ia hanya menarik tangan fey untuk lebih dekat dengannya lalu membagi menjadi dua rambut istrinya.


Mengikat kedua bagian rambut hitam fey, hadi hanya tersenyum bangga melihat istrinya yang begitu melekat aura kekanak - kanakan.


" Nah kalau sekarang sudah sempurna, ayo." kembali hadi tanpa sadar sudah 2 kali membuat pipi fey merona.

__ADS_1


Hari ini sepertinya hadi tanpa sadar sudah membuat fey semakin menyukainya ( ciyee 😍).


" Bee boleh ikut?" tanya hadi kepada fey yang sedang berlindung di belakang tubuhnya saat melintas melewati bee, satu informasi jika bee adalah anjing peliharaan yang baru beberapa hari ini ia bawa kerumah. Dan satu lagi informasi bahwa fey tidak menyukai bee, si anjing kesayangan peliharaan hadi.


__ADS_2