Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 31


__ADS_3

" Iya ibu, aku sangat senang, aku suka menara eiffel, yeyyy akhirnya fey akan ke paris bersama hadi."


Bahagianya melihat menantu kesayangan nya melompat lompat kegirangan seperti ini, benar memang kata hadi fey tidak berubah sama sekali.


" Nah, terus sekarang ayo kita pulang kerumah, dan bersiap - siap untuk keberangkatan ke paris besok."


" Iya ibu, fey juga akan memepersiap kan barang - barang keperluan hadi selama disana."


Dan akhirnya, setelah kata honeymoon terlontar kan, akhirnya fey mau juga untuk ikut pulang tanpa hadi, si polos fey sepertinya memang sudah bawaan lahir bukan di buat - buat, yang tidak akan berubah karena bawaan koma selama hampir 2 tahun lebih.


Matanya menatap rumahnya dengan tatapan penuh rindu, sudah 2 tahun lebih ya dia tidak pulang kerumah ini, kenapa begitu lama sekali.


" Sana pergi masuk, istirahat langsung ya di dalam kamar, ibu dan ucup yang akan membereskan barang - barang bawaan mu dulu," fey mengangguk patuh, berjalan riang menuju pintu rumahnya, dengan tidak sabar fey langsung membuka pintu, ingin melangkah namun terhentikan di ambang saat ____


" Guk! guk ! guk!" gonggongan bee yang sedang dipelukan hadi terdengar.

__ADS_1


" Bee, kenapa kamu menggonggong sih? bunga nya jadi jatuhkan !" kesal hadi memukul kepala bee pelan.


Mata fey berkedip lucu menatap interaksi antara hadi dan bee, si anjing langsung mengusalkan kepalanya ke tubuh sih pria yang membuat hadi ingin marah malah tertawa lucu.


" Kita ulang ya bee, itu bocah menyebalkan sudah pulang dari rumah sakit." fey mendengar nya kalimat dari hadi.


Dengan rasa terkejut yang masih ada feh menatap tubuh hadi, pria itu bergerak berlutut didepan nya dengan bee yang ia gendong, menghadapkan wajah bee yang sedang menggigit bunga mawar ke arahnya.


" Hey bocah menyebalkan, bee ingin meminta maaf, di maafkan ya."


" Guk ! guk ! guk !


" Kata bee, dia akan menjadi angjing yang manis hanya untuk bocah yang menyebalkan, istri ku."


Mata fey sudah berkaca kaca mendengar kalimat yang dilontarkan oleh hadi, tanpa pikir panjang fey langsung mengangguk dan saat itu bee langsung melepaskan diri dari gendongan hadi saat itu, mendekati tubuh fey yang membulatkan mata.

__ADS_1


Fey bergerak mundur, menjauh dari bee yang mendekatinya.


" Ha Ha hadi, aku takut." teriak fey langsung berlari ke arah luar rumah dimana ibu mertua nya yang masih sibuk mengeluarkan barang - barang bawaan fey.


" Dia hanya ingin meminta maaf secara langsung, tenanglah bee tidak akan menyakitimu." dengan nada yang sangat santai hadi berucap.


mendekati tangan nya ke dalam saku celana lantas berjalan mendekati tubuh fey yang bersembunyi di belakang tubuh ibu mertuanya.


" Guk ! guk ! guk ! bee terus menggonggong berusaha mendekati tubuh fey yang betah sekali menghindar.


" Tidak hadi, aku sudah memaafkan bee tapi aku tidak mau dekat - dekat dengan bee."


Tidak ingin ba - bi - bu lagi hadi menarik tubuh fey ke samping nya dari belakang tubuh ibunya yang hanya menggeleng heran.


"Bee, bocah ini masih merasa takut dengan mu, jadi diamlah jangan menggonggong dulu."

__ADS_1


Hanya sekali hadi berucap dan bee langsung patuh membuat fey berdecak tidak percaya, anjing yang sangat penurut, batin fey saat itu.


__ADS_2