Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 17


__ADS_3

" Dia juga butuh dukunganmu tuan, yang setidaknya kuat kan dirimu untuk bisa menguatkan dirinya juga." ucup menepuk pelan bahu hadi, memberikan kekuatan dari sana dan berdiri, sepertinya hadi memerlukan waktu untuk sendiri untuk berpikir.


" Bee ayo kita pulang."


Guk ! Guk ! Guk !


Bee semakin merapatkan tubuhnya di kaki hadi, tidak ingin menuruti perintah ucup.


" Bee ayo pulang, jangan ganggu tuan." Bee berhenti menggonggong dan menunduk sedih, mengusapkan kepalanya di kaki hadi dan mengikuti ucup yang sudah berbalik badan.


" Aku harus menguatkan dirinya, disaat aku juga membutuhkan kekuatan..


//*****// //*****// //*****// //*****//


Untuk yang pertama kalinya hadi membuka pinta ruang inap yang di tempati fey saat itu, ruangan yang hadi sewa dengan nominal yang bisa di bilang tak murah, semua lengkap disana, semua barang - barang yang fey butuhkan.

__ADS_1


Kemarin setelah ia menguatkan dirinya yang juga membutuhkan kekuatan hadi langsung mengurus kepindahan fey dari ruang icu, hadi tidak mengingin kan fey berada di ruangan yang merenggangkan nyawa itu, isi pikiran hadi akan melayang entah kemana jika menyadari kenyataan jika fey ada di dalam sana, maka sudah memutuskan untuk mengeluarkan fey dari ruangan itu, setidaknya bisa lebih leluasa untuk menemui istri mungilnya itu.


" Hay bocah menyebalkan."


CUP


Dan untuk pertama kalinya hadi mengecup dahi fey istrinya setelah hampir 3 hari tidak menyentuh kulit lembut itu.


' Hari ini aku membawa bunga hydrangea berwarna pink, kata penjaga toko bunga hydrangea memiliki arti rasa sukur dan berterima kasih. Sedangkan kata diriku, kau pasti suka dengan bunga kecil berwarna pink, coba tebak kenapa aku memberikan bunga hydrangae kepada bocah yang menyebalkan seperti dirimu?"


" Karena aku berterima kasih kepada tuhan, ibu dan ayah kita yang telah menjodohkan ku dengan kau. Aku bersukur dirimu di jodohkan denganku dan aku berterima kasih kepadamu yang selalu saja telah bersikap menyebalkan."


Hadi menarik tangan kanan fey yang berada tepat di depannya, mengecup hangat yang sangat lama punggung tangan fey dengan mata yang setia untuk menatap wajah pucat istriny itu.


" Hey, kau tidak ingin bangun dan mengusik hari - hariku lagi fey ve?" apa kau tidak ingin memberikan sisa es krim mu lagi kepadaku? atau........

__ADS_1


Hadi menaris napas panjang, mempertemukan dahinya dengan punggung tangan fey saat itu, menarik napas sesaknya dan kemudian menutup mata.


" Atau, ganggu aku fey, usik kesabaranku lagi fey, wake up aku mohon kepamu wake up. Ada apa dengan dirimu"?


Air mata kesedihan hadi sudah muncul di pelupuk mata, matanya masih tertutup rapat, sekali lagi hadi menarik napas. Kali ini hadi mempertemukan punggung tangan fey dengan pipi basahnya.


" Come back to me sweet heart." bisik hadi dengan amat sangat lirih.


Hari ke lima pukul 10 pagi


" Hari ini bunga mawar, setidak nya harumnya akan kau rasakan." Hadi mengeluarkan bunga mawar yang ia bawa untuk diletakan di dalam pot bunga yang berisi air dengan hati - hati, setelahnya membuka gorden jendela.


Berbalik menatab wajah fey yang penuhi dengan sinar cahaya matahari, hadi melipat tangannya di dada seraya menyandarkan punggung di dinding dekat jendela.


" kau cantik bocah sangat cantik." itu kalimat pujian dari hadi yang pertama kali keluar dengan sendirinya, hadi tersenyum kecil melihat kecantikan di wajahnya walaupun terlihat pucat.

__ADS_1


__ADS_2