
Ibu fey sendiri menunduk, tidak menyalahkan hadi, ibu fey juga bisa membaca situasi, dia hanya me
rasa sedih dengan keadaan anaknya, bahkan juga merasa sedih melihat keadaan menantunya.
Dan sekarang mereka hanya bisa menunggu, dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Fey koma, entah berapa lama, entah sampai kapan, tidak ada yang tau, bahkan dokter pun tidak bisa memprediksikan.
Tabrakan yang tidak disengaja itu membuat insiden benturan keras di bagian kepala fey, dokter mengatakan karna benturan itu membuat cedera di bagian kepalanya yang menyebabkan pendarahan dibagian dalam kepalanya sampai - sampai pendarahan didalam otak. Pendarahan ini dapat menyebabkan penekanan otak oleh pembuluh darah yang pecah, sehingga kondisi ini dapat mengganggu fungsi otak dan dapat menurunkan tingkat kesadaran.
Semua mengharapkan fey baik - baik saja, berharap semua akan kembali ke seperti semua, terutama hadi.
/////////////
__ADS_1
" Guk ! guk ! guk ! ." saat itu hadi sedang duduk di kursi taman menatap ucup yang bersama bee berjalan menuju kearahnya.
" Tuan, bee tidak mau makan sama sekali." ucap ucup kepada hadi ketika ia sudah berada tepat di hadapannya yang sedang duduk.
Hadi menatap bee yang sedang menatapnya, tangan kanan hadi terangkat menyentuh kepala bee. Mengusap pelan - pelan dan lembut seraya berkata _
" Ini bukan salahmh dude." gumam hadi sambil tersenyum kecil, bee mendorong tangan hadi dengan kuat yang berada di atas kepalanya, seakan membalas perkataan hadi,mengerti.
" Good, anjing pintar, sekarang kau turutu semua perkataan ucup, oke??
Mendekati kepalanya ke kaki hadi dan mengusal manja dengan mimik sedih khas hewan. Hadi tau bee turut merasa sedih karena melihat kesedihan hadi.
" Sudah hampit 3 hari tuan, lebih baik tuan pulang dan beristirahat dengan baik terlebih dahulu." ucup duduk di samping hadi tanpa sungkan.
Hadi dan ucup itu memang sudah seperti saudara, dan justru hadi menyukai ucup yang bersikap apa adanya.
__ADS_1
" Disini aku juga sudah beristirahat dengan baik ucup." hadi masih mengusap bee, namun kali ini hadi mengusap badannya.
" Tidur pukul jam 12 malam sapaan pukul jam 6 pagi, tidak pernah makan siang. Tuan saya yakin nyonya fey akan sedih melihat kondisi tuan.
" Aku hanya tidak ingin meninggalkannya, ucup."
" Dan tuan pun juga tidak mau menemuinya." ucup menarik napas sejenak, menatap pemandangan rumah sakit yang cukup membuat perasaan menjadi tenang.
Hadi sendiri berhenti mengusap tubuh bee, membiarkan anjing kesayangannya untuk bermain sendiri.
" Aku." suara hadi tercekat, seperti ada benda yang begitu besar yang tersangkut di tenggorokannya.
" Aku tidak bisa membiarkan dia diam seperti itu itu saja, ucup. Dia hanya diam terbaring dengan alat - alat sialan itu, aku akan mengutuk diriku sendiri jika dengan cara itu dia bisa bangun kembali, aku sudah terbuasa dengan rengekannya, dengan sifat menyebalkannya. Dia tidak pernah bisa diam jika bersamaku ucup, tidak sedikitpun ! Dan kali ini aku dipakasa harus menatap kebungkamannya?, tidak ucup aku tidak akan pernah bisa." ucup menatap kedua tangan hadi yang terkepal erat, mimik hadi erat namun tak setetespun ia mengeluarkan air mata.
Sekarang ucup sudah menyadarinya bahwa ternyata tuan nya itu hadi, telah jatuh jauh kedalam pesona fey, iya tuan nya hadi sudah jatuh cinta.
__ADS_1
Jatuh cinta untuk yang pertama kalinya dan semoga itu adalah yang terakhir.