Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 38


__ADS_3

Sang suami saat itu membawa fey untuk duduk di bawah pohon rindang, ia hawatir dengan tubuh fey yang sesungguhnya sudah sangat lah sehat.


" Kita istirahat dulu ya!"


" Hadi hadi hadi aku mau es krim, es krim yg di jual di depan tadi, aku mau itu."


" Hah, yang mana perasaan aku tidak melihat orang yang berjualan di depan tadi."


" Haihhh lihat nya pakai mata dong jangan pakai perasaan jadi nya tidak kelihatan deh." sebenar hadi melihatnya dengan sangat jelas melihat orang yang berjualan es krim itu orang yang fey tunjukan namun dengan kurang ajarnya sang suami berpura pura tidak melihatnya. Fey itu baru mau sembuh dari koma nya ia baru mau mulai pulih, jadi tidak akan dibiarkan es krim yang fey sukai itu merusak segalanya.


" Hadi itu loh, itu loh hadi, aku mau es krim itu." fey menarik narik ujung baju kaos yang hadi kenakan, menuju ke arah sang penjual es krim yang berada memang sedikit agak memojok di taman.


" Kita cari makanan yang lain saja ya sayang, jangan es krim,oke..... atau kita makan rendang, tahu penyet, ayam geprek, pempek palembang, cireng, mi ayam, atau tidak kita makan sate, kau suka sate dan bakso, bukan?" selembut mungkin hadi menjelaskan, sengaja ia menyebutkan makanan yang fey sukai, berusaha membuat ia lupa setidak nya sedikit mengerti.

__ADS_1


" Hadi bodoh ya, ini paris loh hadi bukan indonesia mana ada yang seperti itu....di taman pula, makanan khas indonesia itu adanya di resto BORNEO A PARIS, lagian fey sekarang cuma mau eskrim saja yang jelas sudah ada, buat apa sebutkan makanan yang susah di dapat." dan sangat lah bodoh jika hadi mengharapkan fey mengerti, fey ini keras kepala.


" Nanti kalau kita sudah pulang lagi ke indonrsia baru kita beli."


" Aku mau nya sekarang hadi."


Hadi memijat pelipisnya, wajah fey sudah mulai cemberut, kali ini wajahnya mengusik hadi karena jujur kali ini hadi tidak bisa menuruti permintaan fey, dan itu demi fey juga bukan?


" Hadi kau hadi benar hadi kan, hadi winata atmaja kan?"


" Ucapan hadi terhenti, menatap ke sisi kanan nya dimana ada sesosok wanita yang cantik dan wanita sangat sexy sedang membungkuk dan tersenyum mengarah ke hadi, tunggu, ia tida mengenali wanitu itu......


" Ya ampun hadi, ini aku rumi, zepanya rumi, masa lupa!"

__ADS_1


DAMN....!


Fey menahan napas menatap lekat siwanita rumi, zepanya rumi wanita yang ia tidak kenali.


 


i hate this feeling,go away....!!!


 


Mata fey kini memancar kilat gemuruh dan amarah, yang dimana ia sebagai si wanita pemeran utama kini terlihat seperti orang bodoh yang dengan suka rela suaminya di ***** ***** oleh wanita lain. Sebenar nya tidak, fey tidak akan mungkin rela, melihat wanita lain yang menatap menggoda hadi saja ia tidak rela dan ini jelas jelas tangan, rahang, dan jari jemari suaminya begitu jelas di gambalang oleh wanita lain, wanita yang bernama zepanya rumi, sahabat lahir hadi yang sudah hadi anggap sebagai kakak nya sendiri, rumi jelas lebih tua dari hadi sekitar berumur 35 tahun.


Terpisah di karenakan hadi pindah rumah menjadi tetangga fey saat itu, dulu sekali sekitar 14 tahun yang lalu.

__ADS_1


__ADS_2