Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 7


__ADS_3

CUP


Kali ini hadi mengecup bahu telanjang fey, bercak darah yang berada di atas sprei itu membuat hadi benar - benar bangga dan bahagia, dia melakukan yang pertama dengan fey_ istrinya, benar - benar yang pertama !


Kembali turun dari ranjang, hadi segera membuka pintu dengan lembut tidak ingin menimbulkan suara, sepertinya pandangan hadi pada diri fey sudah mulai menuju kebaikan, semoga saja semua itu tidak berubah,semoga saja.


" Hadi! " tanpa malu - malu lagi dan tanpa ba bi bu fey langsung memeluk tubuh berkeringat hadi yang baru saja membuka pintu rumahnya, oh salah, yang lebih tepatnya itu rumah orang tuanya yang sedang dipinjamkan husus untuk hadi dan fey sementara mereka belum mendapatkan rumah yang pas untuk di tinggali.


" Fey, kamu kenapa peluk - peluk? aku berkeringat tau"


" Iya fey tau kok "

__ADS_1


Hadi mencoba melepaskan pelukan fey, bisa di tebak istrinya pasti sudah mandi, terbukti dari harum tubuhnya.


" Hadi, kenapa tidak mengajak aku pergi lari pagi ?! fey kan juga kepingin ikut " mimik kesal khas yang biasanya ditunjukana para balita yang ia dapati membuat hadi ingin tersenyum geli yang fey pasang, namun sebisa mungkin hadi menahannya.


" Aku tidak yakin kau bisa berlari " jawab hadi sambil menikmati tangan fey yang mengusap keringat di lehernya, gerakan tangan istrinya ini kenapa selalu menggoda sih?!


" Buktinya tadi fey bisa lari dari kamar sampai kesini, bilang saja kalau sebenarnya itu hadi memang tidak mau mengajakku." Suara cempreng yang terdengar menggelitik karena nada kesal yang berpadu di dalamnya. Kemajuan yang pesat karena dalam semalam hadi sudah langsung menerima keberadaan fey.


" Oke oke oke besok aku akan mengajakmu, sekarang aku ingin mandi." Hadi melepas tangan fey yang semakin ahli saja dalam menggoda iman.


" Kau ingin memasak " tanya hadi menikmati kemanjaan sebelumnya yang ia kira hanya bisa menimbulkan jengkel,namun kemanjaannya bisa juga membuat ia tersenyum juga.

__ADS_1


" Tidak, fey cuma bisa masak air, goreng telor,masak mie instan, itu juga kadang gosong jadi kegiatan masak memasak hadi yang mengerjakan ya,oke?"


Langkah kaki hadi mendadak berhenti, menolehkan kepalanya menatap fey yang kebetulan sekali juga menatapnya


" Lalu tugasmu apa sebagai istriku kalau kau tidak bisa memasak?" tanya hadi karena ia sangat ingat kalau ia mempunyai asisten rumah tangga yang mengerjakan semuanya kecuali memasak


" Fey kau itu seorang perempuan, mau seberapun kekayaan orang tuamu, mau secantik apapun, dan setinggi apapun tingkat sekolah kamu, kamu harus bisa masak,oke.....ada suami dan anak - anakku yang harus kau urus nanti "


" Hadi aku menikahimu bukan untuk menjadi pembantu oke, kita cari saja asistent rumah tangga yang husus memasak dan urusan anak kita cari baby sister,gampang kan? jadi tugas ku sekarang duduk santai merawat diri agar terlihat cantikdan menikmati masakan hadi, itu pasti sangat enak, yaps tugas fey adalah mencicipi masakan hadi yang lezat dan bersantai, oh kehidupan istri masa depan yang baik."


" Ya istri yang sangat baik, lebih baik lagi jika kau mencarikan aku orang yang melayaniku di ranjang juga " dengus hadi melepas rangkulan tangan fey lalu menuku kamar.

__ADS_1


" Berhenti hadi jelaskan maksudmu "


( Tidak di dengar ) oke bisa di akui hadi mulai kesal, 5 persen pandangan hadi terhadap fey menurun.


__ADS_2