Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 26


__ADS_3

"Hadi, istrimu sudah sadar sayang, kenapa kau seperti ini?" kepala sang ibu hadi menunduk, bingung mau bagaimana lagi agar anak nya itu mau keluar tanpa harus dengan paksaan.


CEKLEKKK


Kepala yang menunduk tadi langsung seketika berubah mendunga ke atas, pemandangan yang pertama yang wanita itu lihat adalah senyum bahagia yang terpancar gurat di wajahnya, hadj.


" Ada apa hadi, kenapa kau???"


" Aku bahagia bu! aku sangat ingin teriak untuk mengungkapkan kegembiraan ku ini, supaya seisi rumah sakit ini tau istriku itu sudah sadar bu, aku sedang berusaha menahan rasa bahagiakh ini bu." hadi memotong perkataan ibu dengan memegang dada nya dengan tangan yang bergetar.


Air mata bahagia kini sudah membanjiri wajahnya saat ini, perduli setan dengan orang - orang yang ingin mengatakan ia terlalu berlebihan, bukan kah ini bisa dinamakan akhir dari sebuah pena tian,bukan? sudah sepantasnya dan wajar jika hadi merasa sangat lah bahagia.


" Ibu juga bahagia sayang, ayo kita lihat istrimu, ibu yakin saat ini ia pasti mencarimu."

__ADS_1


Tidak ingin menunda kebahagiaan ini terlalu lama, hadi langsung berjalan cepat menuju ranjang inap fey, menatap mata fey yang sudah terbuka namun masih sedikit lemah.


" Hay sweet heart." sapa hadi lirih dan bergetar, memposisikan tangannya di atas kepala nya fey, mendekatkan wajahnya dengan wajah fey, sumpah demi apapun hari ini hadi merasa sangat bahagia, kesabaran nya atas sebuah penantian membuahkan hasil yang manis, ia akan segera melakukan sujud syukur mengirimkan rasa terimakasih kepada sang pencipta.


" I miss you so much honey." bisik hadi yang masih dalam keadaan suara yang bergetar, air mata hadi membanjir, mengecup pipi fey dengan lembut.


" Pasien merespon anda pak, coba terus ajak dia berbicara, benar, fey lebih merespon suara hadi dari pada suara dokter itu.


Mata fey sudah meneteskan air mata , ibh jarinya kini mulai bergerak walaupun masih lemah.


Hadi sudah tidak bisa lagi menahan rasa gemuruh hatinya, menggerakkan kepala dan mendekati wajah fey.


Hadi mempertemukan dahi hadi dengan dahi fey, menatap mata berair fer dalam keadaan penuh rasa cinta, " i love you so much, sweet heart, come back to me." tangan hadi yang turut bergetar menangkap kedua sisi pipi fey, menghapus lembut air mata yang membasahi pipi milik istrinya.

__ADS_1


Hanya satu harapan hadi, semoga ini bukan mimpi.


Sekarang adalah waktunya kedua orang tua fey mengucapkan rasa terima kasih atas sikap keras kepala nya hadi yang begitu sangat percaya kalau fey akan hidup lebih lama.


Hampir semua mata menatap ke arah ke kamar inap fey saat ini, orang - orang menangis haru, bahkan perawat yang tidak mengenak fey juga ikut menangis ketika mendengar awal cerita fey yang tergeletak lemah, takdir memang tidak bisa di tebak, sangat lah beruntung tuhan dan takdir masih berbaik hati kepada hadi.


Menggenggam tangan istrinya, sesekali mengecup mengecup tangan lemah itu.


" I want you kiss me." lirih fey tanpa mau memalingkan wajahnya dari hadi, mata wanita muda ini terus menerus menatap hadi, tidak untuk yang lain, bahkn kedua orang tua kandung nya pun belum ia tatap.


Hanya lah hadi yang fey cari - cari, hanya suaminya, yang percaya bahwa ia akan kembali.


" As you wish sweet heart."

__ADS_1


Tidak mau berlama - lama hadi langsung mempertemukan bibirnya dengan bibir fey yang kering, mengecupnya dengan lembut, fey menutup mata, ingin menggerakkan tangan namun tidak bisa, ia masih terlalu lemah.


__ADS_2