Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "

Pacaran Setelah Menikah " Perjodohan "
BAB 9. AWAL PERJALANAN


__ADS_3

" Hadi kita bagi 2 ya es kriknya,aku tidak habis ." ucap fey tanpa menatap ke arah hadi yang sedang memasukan barang belanjaan mereka ke dalam mobil. Setelah selesai membayar hadi membawa plastik belanjaan sendiri tanpa bantuan fey yang sibuk senyum menatab es krimnya, hari ini hadi benar - benar sial.


" Tidak pernah berubah." gumam hadi pelan


" Kalau tidak habis kenapa harus dibeli? yang besar pula kan bisa kamu beli yang kecil." ucap hadi yang ikutan memilih untuk tidak menatap fey dan memilih sibuk dengan plastik belanjaan mereka.


" fey suka, tapi fey tidak sanggup menghabiskannya sekaligus." tangan fey sibuk membuka bungkus es krim nya, menyandarkan punggung di depan pintu mobil, menunggu hadi siap dengan barang belanjaan mereka.


" ini." fey menyodorkan sisa es krimnya ke depan bibir suaminya saat ia sudah selesai.

__ADS_1


Fey memajukan langkahnya ke depan agar mendekat pada tubuh hadi yang masih menatab wajahnya.


" Anehnya sengeselin apapun dia tetap saja aku bahagia ." gumam hadi di dalam hati, sangat hadi akui melihat tingkah fey itu membuat ia merasa sangat special, fey memperlakukan hadi berbeda, wanita itu sepeeti mengistimewakan hadi walau tanpa ia sadari membuat hadi kesal.


" Hadi jangan diam saja ,nanti es krimnya mencair ." ucap fey mengintruksikan untuk menjilat es krimnya, hadi tersenyum kecil, menjulurkan lidah ikut menikmati es krim pilhan istrinya yang masih sama sejak 14 tahun yang lalu.


Tangan hadi bergerak menggenggam tangan fey yang memegang cone es krimnya lalu mencium bibir fey dengan lembut.


Si penikmat es krim tidak pernah berubah.

__ADS_1


**********************************************


" Dia wanita yang paling mengesalkan, dan ya dia istriku."


Setelah 2 minggu masa pernikahan barulah hadi mengenal aslinya fey, si wanita 24 tahun yang SUPER MANJA! wanita yang pintar memarik rasa kesal hingga kesabaran di dalam dirinya habis tak tersisa.


"Ayo, nanti kalau aku pergi lari sendiri lagi kau akam menangis lagi, apa sih maumu?!" hadi mengerang frustasi saat fey belum kunjung membuka mata, hampir 2 minggu ini hadi setiap paginya pergi jogging tanpa fey dan setiap dia pulang sudah pastinya fey mengambek dengan tangis sialan yang membuat kepala hadi pusing tujuh keliling.


Hadi belum masuk kerja, itu semua karena sang ibu yang meradang saat mengetahui hadi tidak membawa fey untuk pergi honeymoon, oh come on , ibu nya hadi anak mu itu sudah setiap hari menerjang fey terus - terus tanpa harus pergi honeymoon lagi, kemampuan menantumu dalam hal menggoda hadimu sangat luar biasa, tunggu saja cucu yang diinginkan akan hadir, hadi itu sudah sangat bekerja keras tau, jadi cabut saja masa skors yang kau berikan pada penerus perusahaan ternama itu.

__ADS_1


" Hmmmmzz berhentilah menggangguku hadi, fey masih mengantuk." gumam fey saat tangan hadi mencubit pipi yang lembut dengan gemas, sangat gembil dan lembut membuat hadi merasa gemas dan juga kesal , bagaimana tidak pipinya ini tidak pernah merona karenanya, apa memang hadi yang tidak begitu mahir membuat istrinya tersipu malu.


" Ayo bangun fey, atau kau akan kupanggilkan bee untuk menggigitmu." hadi masih belum mendapatkan respon yang positif, dengan perasaan yang kesal hadi bergerak mengambil sepatu fey yang berada di lemari didekat pintu. Beralih mendekati lemari pakaian, hadi mencari kaus kaki yang hampir rata - rata bermotif doraemon


__ADS_2