Pelampiasan Cinta Remaja

Pelampiasan Cinta Remaja
Episode 37 Syair malam


__ADS_3

Hai malamku,


Aku sudah meminta pada senja, tentangmu


dan senja memberiku cahaya lewat bintang ditengah gelapmu


siang mungkin membuatku terlena dengan kesibukan


dan malam mengajariku untuk menikmati arti kesepian


kadangkala aku yang tak tahu dimana ramai itu berada


saat hatiku kosong, hanya gema suaraku yang terus bergendang


berlarian nada tanpa irama meracau dalam diam


bergejolak rindu, tanpa tepian berlabuh


semakin ku kejar, semakin cepat bintangpun menjauh


semakin ku tatap, semakin rinduku meluap


bantu aku, aku tak bisa hidup dalam gelap


jika memiliki terang bukan takdirku


Maka gelap mohon tampunglah rinduku.


Rasya melamun saat diperjalanan dan berpuisi dalam hatinya yang terasa kosong.


"Kamu gak apa-apa kan Rasya?" tanya Pak Doni.


"Tidak Pak, saya baik-baik saja"kata Rasya.


"Kita sudah sampai rumahmu" kata Pak Doni lagi dan mobil mereka pun terparkir di halaman rumah Rasya

__ADS_1


"Iya Pak, apakah bapak mau mampir?" kata Rasya.


"Iya,Bapak akan mampir sebentar, orangtuamu pasti sangat khawatir" kata Pak Doni.


"Assalamualaikum" kata Pak Doni


"Waalaikumsalam" terdengan suara ibunya Rasya menjawab dari dalam dan beberapa saat kemudian membuka pintu rumah.


"Rasyaaa... Alhamdulillah" kata Mamanya Rasya sangat senang dan langsung memeluk anaknya itu. Rupanya ibunya Rasya mengaji tak henti-henti dirumah mendoakan anaknya itu, ia pun masih menggunakan mukena dan membawa alquran ditangannya.


"Mamaaa..."kata Rasya memeluk mamanya dan menangis.  Mendengar suara anak dan istrinya Ayah Rasya pun berbegas keluar mushola rumah dan melihat keadaan.


"Anak Ayah....."kata ayah Rasya senang melihat kedatangan anaknya.


"Ayaaah"kata Rasya memeluk ayahnya juga. Pak Doni lega melihat Rasya bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.


"Pak Doni Silahkan masuk" kata Ayah Rasya


"Baik Pak" Pak doni menjawab.  Akhirnya pak Doni berbincang-bincang sebentar dengan Ayah Rasya menjelaskan kejadian dan teknis penangguhan penahanan Rasya selama masa penyidikan kasus ini.  Disaat itu juga dijelaskan detail apa yang telah dilakukan Heru dan teman-temannya untuk kebebasan Rasya. Rasya terharu mendengarnya.


"Terimakasih banyak pak Doni" kata Ayah Rasya


"Iya Pak" jawab Rasya.


"Sekali lagi terimakasih Pak" kata Mama Rasya kepada pak Doni.


"Iya Bu, saya permisi, Assalamualaikum" kata pak Doni.


"Waalaikumsalam" jawab keluarga Rasya.


"Kamu langsung mandi dan ganti baju Nak, Mama siapkan makan malam untukmu, kamu pasti lapar" kata Mamanya Rasya.


"Baik Ma, Rasya kekamar dulu" Rasya langsung mandi dan berganti pakaian, rasanya sangat lengket oleh keringat karena ia seharian belum mandi.  Ia kemudian mendengar suara ponsel berbunyi dan melihat arahnya dari tas nya di bawah meja dan mencari ponselnya.


"Kak Aryo, banyak sekali panggilan dari kak Aryo"kata Rasya, lalu ponselnya berbunyi kembali.

__ADS_1


"Halo kak Aryo"kata Rasya.


"Halo Sya, Alhamdulillah akhirnya kamu angkat juga telpon kakak, gimana keadaanmu baik-baik aja kan? kakak liat di TV informasi kalo kamu bebas" kata Aryo


"Iya kak, Aku baik kok" kata Rasya.


"Syukurlah, maaf ya, kakak tadi udah pulang, tadi kakak nyusul ke kantor polisi tapi ternyata kalian sudah pulang" kata Aryo.


"Iya kak ga apa-apa kok" kata Rasya lagi.


"Rasya, sayang udah mandi cepet makan malam dulu" teriak mamanya Rasya.


"Iya Ma" jawab Rasya


"Yasudah kamu makan dulu ya Sayang" kata Aryo


"Iya kak Aryo" jawab Rasya


.................................................................................................


Setelah 2 hari Rasya tidak masuk sekolah ia akhirnya mengumpulkan keberanian untuk masuk sekolah lagi.  Hari ini ia sudah menggunakan seragam rapi dan bersiap untuk sekolah.


"Kamu yakin mau sekolah lagi Nak?" kata mamanya Rasya


"Iya Ma, Hari ini ada tes seleksi ikut olimpiade matematika, Rasya mau ikut" kata Rasya.


"Yasudah Nak, kamu hati-hati ya, Papa anterin" kata Papa Rasya


"Tidak perlu Pah, kak Aryo jemput kok bentar lagi" jawab Rasya


"Ok, inget hati-hati di sekolah, ada apa-apa langsung hubungi Papa ya" kata Papanya lagi, kemudian suara klakson mobil Aryo menjemput Rasya.


"Iya Yah, Itu kak Aryo, Rasya sekolah dulu ya Pah" kata Rasya kemudian menyalimi kedua orangtuanya itu.


"Iya Nak" kata Papa nya Rasya

__ADS_1


"Assalamualaikum" kata Rasya


"Waalaikumsalam" jawab orangtua Rasya


__ADS_2