
# Selamat Membaca #
*********
Kami bertiga masih saja mengobrol, tanpa kami sadari ada yang mendekati kami....
" Eheemmm......."
Suara dehem yang agak keras, memaksa kami untuk menengok ke arah suara berasal.
Ternyata suara dari seorang pemuda tampan bertubuh tinggi.
" Asik ya....di depan ada orang lagi pengarahan....kalian malah ngobrol ! ".
Kami bertiga seketika menundukkan kepala.
" Ma...maaf kak.."
Ucapan kami pun sama.
" Minta maaf mah gampang....tapi hukuman tetap jalan....kalian bertiga ikut aku..."kata pemuda itu.
Kami pun mengikutinya sampai di dalam ruangan......entahlah ruangan apa ini....sepertinya gudang...
" Kalian semua bersihkan ruangan ini...itu alat- alatnya....setelah itu temui aku di ruangan panitia OSPEK".
" Eh kak....maaf...nama kakak siapa ?".
tanyaku hati - hati.
Tapi dia malah diam memandangiku.
" Kak...kakak....kakak...!".
Kujentikan jari di mukanya....rupanya dia melamun.
Gadis yang cantik..... dan...eemmm sangat manis....gumamnya...
Dia pun tersadar....karena panggilanku yang makin keras.
" Eh...iya...Kenapa....mau kenalan ya...?".
katanya agak ketus.
" Gak....bukan mau kenalan...kan tadi kakak yang nyuruh...kalo kami sudah selesai suruh nemuin kakak....La kita gak tau nama kakak....gimana nyarinya....bisa keder kita kak...!".
" Betul juga katamu....he..he...he...maafkan aku......namaku Gatan.....".
" Oh oke..kak Gatan....kami akan melaksanakan tugas dengan baik".
Ku berikan senyuman terbaikku.
Gadis ini dihukum kok malah senang....dan apa itu ...senyumnya.....oh tidak....terlalu manis.....tenang cantik, tunggu...aku akan mendapatkanmu.....kata Gatan dalam hati.
Gatan berlalu dari gudang dengan menampilkan senyuman devilnya.
" Untung tampan... kalo engga, dah ku bejek - bejek tuh muka..." umpat Tisa.
" Santai neng.....entar aja bejek - bejek mukanya.... sekarang bersih - bersih dulu ya.."
kataku terkekeh melihat kekesalan Tisa.
" Kamu kok santai aja sih Nis....kita udah kaya OB tau..." Riri ikut sewot.
" Ya harus gimana... tetap harus dijalani kan....darai pada entar ditambahi hukumannya ...iya ngga..".
" Ya betul juga.....ayo cepat kerjain, biar cepat selesai... ".
Peluh membasahi muka kami....akhirnya selesai juga membersihkan gudangnya.
" Kita cari minum dulu yuk ke kantin.... haus nih..!". ajak Riri.
" Sama....tenggorakanku sudah kering kerontang dari tadi.. ". kata Tisa.
" Kita ijin dulu sama kak Gatan...entar salah lagi.." aku memberi saran.
" Kamu penakut banget sih Nis..!".
Tisa agak mengintimidasiku.
" Ya udah gini aja....kalian ke kantin dulu, entar aku nyusul.... aku temuin kak Gatan dulu, sekalian ijinin kalian ...gimana?".
" Okelah....kita ke kantin ya....by by Nisa..."
Mereka berdua ke kantin... sedangkan aku menemui kak Gatan.
Di ruangan yang cukup besar...aku berhenti di depan pintu..... ada seorang gadis mendekatiku.
" Cari Siapa...?". tanya nya sangat sopan.
" Itu kak...kak Gatan..."
__ADS_1
" Oh...Gatan....masuk aja....."
" Gatan... ada yang mencarimu..!"
Gadis itu mengajakku masuk.
" Siapa...?". tanya Gatan.
" Nih....anaknya! ".
" Hemm...makasih Naz.."
kata Gatan pada Nazwa.
" Baru sehari.....dah dapat yang bening aja kamu Tan..!".
" He...he..he...biasalah...resiko orang tampan.."
" Dih....ge er...".
Nazwa meninggalkan kami.
" Kok sendiri.... temanmu mana ?".
" Maaf kak...temanku sangat haus, kami kelelahan...jadi mereka langsung ke kantin...aku mewakili temanku untuk ijin ke kakak.. sekalian bilang gudangnya sudah bersih kak!". jelasku
" Terus kamu gak haus ?".
" Ya haus....tapi..".
Belum selesai aku ngomong... kak Gatan memberiku sebotol air mineral.
" Duduklah !".
katanya lembut...tidak seperti tadi waktu di gudang.
" Eemm...iya kak....terima kasih.. "
Aku pun duduk di depan kak Gatan.
Dia terus saja memandangiku, aku jadi tak enak rasanya.
" Kak....jangan memandangiku seperti itu..aku gak nyaman!".
" Kamu cantik soalnya.... eh tidak... maaf ya...
oh ya namamu siapa..?".
" Nisa kak..."
" Buat apa kak..?".
" Buruan.. ".
Dengan terpaksa aku berikan HP ku.
Sejenak dia memandangi HP ku....mungkin saja dia heran, karena wallpaper HP ku foto mas Rian.
Kulihat dia langsung mengetik sesuatu... oh..dia memasukkan nomer HP nya ke HP ku.
Dia sudah punya cowok ternyata.. tidak apa, sebelum janur kuning melengkung masih bisa direbut...gumam Gatan.
" Nih ..sudah.."
Hah apa ini..ada notif panggilan keluar..dengan nama..Gatan ganteng...aku kesal sekali... seenaknya masukin nomer ke HP ku.
" Ini nomer kak Gatan..? ".
" Ya...jangan diganti namanya..!".
Hhuuff...aku hanya mendengus.. lebih baik diam....gak mau cari masalah lagi....cukup tadi membersihkan gudang yang menguras tenaga.
" Kak ...sudahkah..aku mau ke kantin.. "
aku minta iji ke Gatan.
Tapi dia malah berdiri.
" Ayo...katanya mau ke kantin..! ".
ajaknya yang langsung menarik tanganku.
" Apa- apaan ini kak....lepas kak...gak enak dilihat sama yang lain..!".
Kucoba melepaskan tanganku dari genggaman tangan Gatan.
Di depan pintu kami bertemu dengan Farhan...si ketua panitia....sesaat kami beradu pandang.... dengan cepat Gatan menarik tanganku keluar.
Sampai di kantin...
" Itu kak....temen aku..."
__ADS_1
aku menunjuk ke arah Tisa dan Riri.
Mereka memandangiku penuh tanya....
Sedangkan aku memasang muka memelas...meminta pertolongan dari mereka.
" Kak Gatan, lepas ya kak..."
aku memohon.
" Duduklah...disini disampingku.. "
perintah Gatan.
Aku benar- benar diuji hari ini.
Saat mau makan....barulah Gatan melepaskan tanganku.
Syukurlah.....aku merasa tenang.
" Aku pergi dulu....jangan lupa besok tunggu aku kalo ke kantin lagi....entar pulang aku antar ya...!".
" Maaf kak....aku dah ada yang jemput. "
Tanpa bersuara....Gatan berlalu begitu saja.
" Apakah dia marah....ah terserahlah bukan urusanku..". aku berkata tapi kujawab sendiri.
" Heh ada apa antara kamu dan Gatan..? "
Tisa sangat penasaran.
" Gak ada...aku gak respek sama dia..!".
aku mengangkat bahuku.
" Apa kamu bilang Nis.....cowok seganteng kak Gatan kamu gak respek....waahh kalo aku , langsung aku gebet Nis..!"
Riri bersemangat sekali.
" Ih... udah ah...kok malah bahas cowok sih..."
aku malas membicarakan anak itu.
Sementara di ruangan tadi...
" Siapa Tan !".
tanya Farhan.
" Mau tau Lo....usaha sendiri.... tapi inget, dia target gue...Lo jangan ikutan.! ".
" Kalo gue mau dia...gimana..!".
tantang Farhan.
" Oke... kita bersaing....kita lihat siapa yang akan menang diantara kita".
" Ha..ha....ha...ha...Lo tegang amat Tan...Lo takut bersaing sama gue ya....secara gue lebih segalanya dari Lo...."
" Sialan Lo Han.....sahabat durhaka Lo..."
Ternyata Gatan dan Farhan adalah sahabat....perdebatan mereka tadi hanyalah candaan semata.
Aku menunggu mas Rian di depan halte depan kampus.
Tak lama mobil mas Rian berhenti agak menjauh dari halte...aku pun datang menghampirinya.
" Assalamualaikum mas..."
aku masuk mobil, dan kucium tangan suamiku.
" Istri mas yang cantik..... gimana tadi sayang... ".
" Menyebalkan....entar aku ceritain di rumah.... aku lelah..."
Aku benar- benar lelah hari ini.....kupejamkan mataku....tanpa terasa aku pun tertidur.
*********
Terima kasih bagi oara readers yang mau mampir ya karyaku.
Tinggalkan jejakmu....Dukung Author dengan like dan coment nya juga.
Tekan juga tanda love 💖
Maaf juga bila masih banyak typo dimana- mana.
Mampir juga di karya Author yang lain
judulnya " Perjuangan Yuna "
__ADS_1
Ditunggu ya.
**********