
# Selamat Membaca #
**********
* Viano POV *
Hari ini adalah hari pertamaku menjadi dosen.
Kuparkirkan mobilku...kuberjalan dengan langkah pelan....dengan percaya diri kulewati para mahasiswa yang berdiri di sepanjang koridor kelas.
Ku sunggingkan senyuman termanisku kepada mereka semua... merekapun membalas senyumanku.
Kudengarkan kasak kusuk dari mereka, terutama para mahasiswi....banyak dari mereka yang memuji ketampananku.....ya iyalah, siapa coba yang tidak akan terpana dengan seorang Viano.... he...he..he...aku bangga dengan ketampananku.
" Ssstttt eh itu Dosen baru ya.....Subahanallah....itu pangeran dari mana ya, cakepnya gak ketulungan..." .kata seorang mahasiswi yang masih bisa kudengar.
" Iya....benar kamu....masih muda lagi....mau dong jadi pacarnya". kata yang lain.
" Kalo aku mau jadi istrinya aja ah...."
" Aku juga mau kalo gitu..."
" Kalo Dosennya seperti dia, aku bakalan rajin kuliah loh..".
" Hari Minggu juga gue jabanin...ya ngga...? ".
" Ha...ha...ha...betul - betul itu....."
Seperti itulah yang kudengar sepanjang aku berjalan sampai keruanganku.
Aku mulai berjalan ke ruang kelas, sebelum masuk kutarik nafas dalam...kuhembuskan pelan, untuk menetralkan kegugupanku.
" Ceklek.. ".
" Assalamualaikum..... " ucapku
" Waalaikumsalam.... " semua mahasiswaku menjawab salamku.
" Selamat pagi semua...! ".
" Selamat pagi Pak..!".
jawab mereka lagi.
" Perkenalkan nama saya Viano Syahreza.... panggil saja saya Pak Vian.... ada pertanyaan...? ".
Kuperkenalkan diriku pada mereka.
Banyak sekali para mahasiswa yang mengangkat tangan untuk bertanya, terutama kebanyakan para mahasiswi...
" Ya silahkan...... satu- satu ya...!".
" Umur nya berapa Pak ?".
" Dua puluh satu...!". jawabku singkat.
" Hoby nya apa Pak..?".
" Ngegym...!".
" Makanan kesukaan Pak..?".
" Semua saya suka....kecuali kayu dan batu...!".mahasiswa ku tertawa mendengar jawaban dariku.
" Single apa double Pak..? ".
" Single...!".
" Boleh daftar Pak...?".
" Silahkan...! ".
Jawabanku kali ini membuat para mahasiswi bereriak histeris.
" Sesi tanya jawab kurasa cukup... sekarang saya akan mengabsen kalian..dan langsung mulai belajar...".
Semua mahasiswa berdiri satu per satu, menyebutkan namanya masing- masing.
Mataku tertuju pada seorang gadis berhijab, cantik, kalem...sekilas dia mirip seperti...kak Nisa...gumamku.
Dan sepertinya dia tidak terlalu perduli dengan kehadiranku, seperti mahasiswi yang lain, yang begitu antusias dan heboh bertanya kepadaku.
Sedang dia....hanya sibuk dengan bukunya, sama sekali tidak terpesona olehku.
__ADS_1
Membuat aku bertambah penasaran dengannya.
Giliran dia menyebutkan namanya..... oooh ternyata Nayara namanya, nama yang cantik, secantik yang empunya.
Hari - hariku mengajar berjalan dengan lancar, walau banyak diselingi drama dari para mahasiswi ku.
Ada yang mengirim surat, hadiah....makanan... dan entah apalagi.... aku hanya menerima itu semua, tanpa penolakan....kuanggap sebagai hiburan, ditengah penatnya mengajar...
Inilah resiko yang harus ditanggung lelaki tampan sepertiku...ha..ha..percaya diri dikit bolehlah...
Selama sepekan mengajar aku sudah bisa mengetahui mana muridku yang pandai dan mana yang main - main saja.
Perhatianku tertuju pada satu sosok gadis yang dari awal telah mencuri perhatianku, dialah Nayara.
Gadis itu ternyata anak yang pandai.....semua tugas yang kuberikan selalu diselesaikannya dengan baik dan mendapat nilai yang teringgi.
Dengan ini, aku bisa menjadikannya alasan untuk lebih dekat dengannya...
Aku berniat menjadikannya asisten ku.
" Nayara.... habis ini datang ke ruanganku..! ".
" Iya Pak.. ". jawab Nayara.
Di ruanganku.....aku duduk dengan gelisah, menunggu kedatangan Nayara.
Kenapa aku gugup seperti ini....bukankah dia hanya seorang mahasiswiku...bukan pacarku, tapi kenapa aku jadi salah tingkah.
Tok...tok...tok...
" Masuk..!". Perintahku.
" Permisi Pak..".
" Silahkan duduk Nay...!".
" Ada apa ya....bapak memanggil saya..?".
" Begini Nay, kamu adalah mahasiswiku yang paling pandai, maka kamu akan aku jadikan sebagai asisten ku ".
" Kenapa saya Pak..?".
" Ya karena saya memihmu !".
" Gadis bodoh....pertanyaanmu aneh!".
" Ya gak lah Pak, kan banyak mahasiswa bapak, kenapa bapak milih saya..?".
" Karena aku menyukaimu.....eh itu bukan itu...maksud saya, ya kamu yang saya anggap mampu.!".
Nayara akan membuka mulutnya...
melihat itu aku langsung memotongnya...
" Jangan bertanya lagi....dan tidak boleh menolak.... saya tidak terima penolakan...!.
" Baiklah Pak..." jawab Nayara pasrah.
Aku tersenyum senang...akhirnya nurut juga dia.
" Oh ya....dari tadi kamu panggil pak pek pak pek....pusing aku mendengarnya....aku belum tua, panggil aku kak....kalo di kelas kamu boleh panggil aku Pak...!".
" Seenaknya saja memerintah, mentang - mentang Dosen....Lah....emang dia Pak Dosen...uh menyebalkan....! ". gumam Nayara yang masih bisa aku dengar.
" Aku mendengarnya Nayara.... apa kau mau aku beri nilai jelek...!". ancamku.
" Bapak mengancamku...!".
" Panggil kak..."
" Ya Pak......eh kak...!".
" Ulangi..!".
" Kak Vian...yang tampan...!".
" Boleh juga....!".
Senyumku tertahan, kulihat Nayara seperti merutuki ucapannya sendiri yang menyebutku tampan.....aku tertawa puas dalam hati.
Sudah dua minggu Nayara menjadi asistenku.
Kami makin dekat.....ada saja alasanku agar bisa selalu berduaan dengan Nayara.
__ADS_1
Seperti kali ini, aku memintanya untuk mengoreksi tugas milik mahasiswa yang aku berikan....
" Ini makan dulu, biar tenagamu kuat untuk mengkoreksi...!".
" Alhamdulillah, masih inget kalo ini sudah jam pulang....terima kasih..!".
" Kamu gak ikhlas bantu saya...".
" Ikhlas sih Kak....tapi ini lembur namanya.... seharusnya saya sudah di rumah ,tidur di kasur empukku.!".
" Kalo mau tidur....tidurlah....biar saya temenin..!".
" Lah... kak Vian maunya apa sih....tadi suruh ngoreksi....sekarang disuruh tidur.... gimana sih...!".
" Kamu tanya apa mauku...?".
" Ya.....apa mau kak Vian ?".
" Aku mau kamu ...!".
" Apa..!".
" Aku mencintaimu Nayara Pragtista.....apakah kamu mau jadi pacarku..?".
Nayara terdiam, dia masih mencerna kata - kataku.
" Nay...apa jawabmu ?".
" Kak Vian bercanda..? ".
" Tidak ...aku serius... duarius malah..!".
" Eemm kak, aku tak tau...apa arti perasaan ini....walau aku selalu berdebat denganmu,selalu kesal dengan perintahmu.... tapi aku merindukanmu, aku nyaman di dekatmu......apakah ini....cinta kak?".
" Ya Nay, kamu juga mencintaiku.....tapi kamu tak menyadarinya...".
" Sekali lagi Nay.....maukah kamu menjadi pacarku..?".
Nayara tersenyum dan mengangguk.
Reflek aku memeluk Nayara....dia hanya diam tak menolak juga tidak membalas pelukanku.
Kelepas pelukanku....sesaat mata kami bertemu...
Ku tatap mata indahnya...dia pun menatapku.
Perlahan kudekatkan bibirku...kuberanikan diri untuk menciumnya.
Kucium bibir mungilnya sekilas... dia tersenyum, tapi menggelengkan kepalanya... akupun mengerti...lalu kucium kening Nayara.
Hari ini aku bahagia....Nayara telah kudapatkan...tinggal langkah selanjutnya....
Nayara telah resmi menjadi kekasihku..
Kali ini aku ajak dia untuk menengok kakak iparku yang sedang melahirkan.
Kekenalkan Nayara dengan kak Nisa dan kak Rian.... dia sedikit malu - malu, tetapi akhirnya kulihat dia cepat akrab dengan kak Nisa.
Langkah selanjutnya adalah mengenalkan Nayara kepad kedua Orangtuaku.Aku ingin segera meminangnya, aku tak mau kehilangan dia...seperti aku kehilangan Nisa.
* *Viano POV end
* Nayara Pragtista*
********
Terima kasih selalu Author ucapkan bagi para readers yang mampir di karyaku...
Dukung terus Author ya...
Kasih like dan Vote nya....juga coment nya yang membangun bagi Author.
Tekan juga tanda love nya 💖
Maaf bila masih ada typo dimana- mana
Mampir juga di karya Author yang lain.
judulnya " Perjuangan Yuna "
Author tunggu ya para readers..
__ADS_1
*********