
di sepanjang perjalanan,Wan Li terus saja menangis saat dirinya mengetahui Xiao Long akan pergi dan menitipkan nya di sekte embun abadi bahkan kini terlihat Wan Li yang memeluk erat pinggang Xiao Long seakan mencegahnya untuk pergi.
Xiao Long yang melihat itu pastilah mengetahui perasaan Wan Li,tapi sebisa mungkin diri nya memberi pengertian kepada Wan Li bahwa dirinya tak akan pergi lama,saat janji nya telah terpenuhi,diri nya akan langsung menjeput Wan Li.
dan akhirnya,kini Wan Li tampak lebih tenang walau tak sedikitpun melonggarkan pelukan nya pada tubuh Xiao Long.
akhirnya,setelah hampir seharian mereka berjalan,kini mereka telah tiba di pintu gerbang sekte embun abadi. penjaga yang melihat kedatangan Tetua fang dan Ryu ling langsung membukakan gerbang untuk mereka masuk.
sejenak,Xiao Long terlihat takjub dengan suasana sekte Embun abadi yang terlihat sangat besar.terlihat para murid sekte sedang berlatih elemen dan ada juga beberapa yang sedang sparing di arena.
melihat kedatangan tetua Fang,salah satu guru langsung bergegas menyapa tetua Fang ,dia adalah Zhong feng,salah satu guru di sekte embun abadi yang di kabarka kini telah berada di tingkat raja pendekar tingkat enam.
dan tak lama,datanglah seorang murid yang digadang-gadang merupakan murid jenius sekte embun abadi,Tiong Zin.
dari tatapan nya bisa di tebak bahwa Ting Zin sedikit tak suka dengan kehadiran Xiao Long ke sektenya,apalagi XIao Long datang bersama wanita yang sudah lama di incarnya.
"selamat datang tetua Feng,ku ucapkan selamat karena cucu mu berhasil menjadi juara di turnamen..."ucap Zhong feng sambil emmbungkuk kan badan.
"terima kasih guru Feng.... apakah latihan para murid lancar selama aku pergi ??"tanya tetua Feng sambil menyapu pandangan nya kepada seluruh murid yang terlihat masih terus berlatih meskipun di tinggal guru Feng.
"tentu saja.... semuanya lancar tetua.."jawab Zhong Feng sambil di hiasi senyum.
"kalau boleh tahu,siapakah gerangan pemuda yang ada di samping anda tetua Feng...??"Ting Zin yang sudah tak bisa lagi menahan rasa cemburu nya akhirnya menanyakan tentang Xiao Long.
"dia adalah Xiao Long,dia adalah seorang pendekar yang kebetulan kami temui di kota embun dan kedatangan nya ke sini untuk singgah sebentar sebelum dirinya melakukan perjalanan jauh.."ucap Tetua Feng yang tentu saja tak mungkin memberi tahu hal sebenarnya tentang apa yang akan Xiao Long akan lakukan.
"begitu.... kalau begitu mari saya antarkan anda ke kamar anda..."ucap Ting Zin lega dan langsung mengantarkan Xiao Long dan Wan Li ke salah satu kamar tamu sekte.
setelah di antarkan Ting Zin,Xiao Long dan Wan Li langsung merebahkan badan mereka ke kasur yang tersedia dan hanya dalam beberapa ment,Wan Li sudah tertidur pulas di sebelah Xiao Long.
melihat itu Xiao Long spontan memperbaiki posisi tidur Wan Li agar tidur nya lebih nyenyak dan setelah itu Xiao Long memilih pergi mandi untuk menyegarkan badan nya.
namun saat Xiao Long dalam perjalanan nya mencari kamar mandi,dirinya melihat seseorang pelayan yang terlihat mencurigakan.
__ADS_1
Xiao Long yang merasa ada yang tak beres memilih memperhatikan gerak-gerik orang tersebut.
dan benar saja,pelayan itu ternyata sedang memberkan sebuah bubuk racun ke sebuah minuman,sontak saja Xiao Long langsung saja melabrak pelayan tersebut.
namun tak di sangka,saat Xiao Long ingin melumpuhkan pelayan itu,pelayan tersebut langsung menghindari serangan Xiao Long.
tentu saja Xiao Long sedikit terkejut karena dirinya tak menyangka bahwa seorang pelayan bisa menghindari serangan nya meskipun dalam serangan nya tadi,Xiao Long tak menggunakan kekuatan elemen nya.
"wah... ternyata aku ketahuan ya...."ucap pelayan tersebut sambil menatap tajam kepada Xiao LOng.
"karena kau telah melihat aksi ku ,hanya ada satu pilihan untuk mu,yaitu MATI !!!"seru pelayan itu dan langsung melesat ke arah Xiao Long.
Xiao Long yang menyadari keadaan nya sudah berubah menjadi serius terlihat menyunggingkan senyuman meremehkan saat melihat pelayan itu melesat ke arahnya.
"ta..k mung...kin !!"ucap pelayan tersebut tersenggal-senggal karena saat ini Xiao Long sedang mencekiknya.
dirinya tadi yakin bahwa serangan nya tadi sudah sangat cepat dan mematikan,namun dirinya tak di sangka Xiao Long dengan santainya menangkis serangan nya dan meraih lehernya kini.
"sekarang... siapa kau sebenarnya hah !!!"bentak Xiao Long sambil mengeluarkan aura elemen nya.
"k..kau pemilik elemen ca..cahaya ??!!"ucap pelayan tersebut dengan gemetar.
"jawab !!"bentak Xiao Long sekali lagi.
"aku hanya di suruh..."ucap pelayan tersebut dengan takut,karena yang dirinya tahu bahwa orang yang memiliki elemen cahaya bukanlah orang sembarangan.
"siapa yang mengirim mu ??"tanya Xiao Long yang terlihat sudah mulai bisa meredam amarahnya.
namun baru saja si pelayan ingin menjawab,tiba-tiba saja sebuah pisau melesat ke arah kepala sang pelayan dan menembus kepala nya.
spontan Xiao Long langsung melihat ke arah orang yang melempar pisau tersebut dan langsung saja mengejarnya.
"untung saja aku cepat bertindak... kalau tidak pasti perempuan sialan itu pasti akan memberi tahu nya..."ucap orang yang membunuh pelayan tadi.
__ADS_1
namun saat merasa Xiao Long sudah tak mengejarnya lagi,Xiao Long ternyata sudah berada di hadapan nya dan langsung menendang pembunuh tersebut.
"kau salah kalau kau pikir bisa lepas dari ku..."ucap Xiao Long meremehkan.
tak ingin dirinya tertangkap,pembunuh tadi langsung mengambil langkah seribu dengan menggunakan elemen petir nya berharap bisa kabur dari Xiao Long
namun percuma saja,Xiao Long kembali berhasil menangkapnya dan langsung membantingnya ke tanah.
"aku lagi tak mau basa-basi... siapa kalian sebenarnya dan apa yang kalian ingin lakukan tadi...??!!"tanya Xiao Long dingin sambil mengepalkan tangan nya yang sudah di lapisi elemen cahaya nya.
"walaupun aku mati,aku tak akan memeberi tahu mu !!!"ucap pembuunuh itu
"oh ya ??"ucap Xiao Long mengancam
"akhh !!!"rintih pembunuh tersebut di saat dengan mudah nya Xiao LOng memutuskan tangan nya dan memainkan nya di udara.
"masih tak mau bicara hmm ??"tanya Xiao LOng kembali sambil bersiap memutuskan tangan yangs atu lagi.
"a..ampun aku akan mengatakan nya...."ucap pembunuh tersebut yang tak mau lagi merasakan sakit di saat Xioa Long memutuskan tangan nya.
"kami adalah panah darah.. kami di suruh seseorang untuk membunuh ketua sekte embun abadi..."
"siapa yang menyuruh kalian ??"tanya Xiao Long lagi.
"a..aku tak tahu,hanya bos kami yang mengenal orang itu...."ucap pembunuh tersebut
setelah mendapatkan informasi yang dia inginkan,Xiao Long memilih untuk meninggalkan pembunuh tersebut namun sebelumnya dia dengan sengaja mematahkan salah satu kaki si pembunuh tersebut lalu menghilang.
HAI HAI !!!
TERUS PANTENGIN PENDEKAR NAGA PUTIH YA....
JANGAN SUNGKAN KALO MENURUT KALIAN ADA YANG KURANG DARI NOVEL INI,KALIAN SILAHKAN AJA BERKOMENTAR RIA...
__ADS_1