
"Paman." Jawab pemuda tampan tersebut.
Tiba-tiba sepasang suami istri datang kemudian menarik tangan pemuda tampan tersebut ke tempat yang sepi kemudian menatapnya dengan tatapan horor membuat pemuda tampan tersebut hanya bisa tersenyum Pepsodent.
"Aduh Daddy, Mommy sakit." Ucap pemuda tampan tersebut ketika telinganya di jewer oleh sepasang suami istri tersebut.
"Biarin, gara-gara ulahmu membuat kami pusing." Ucap wanita paruh baya tersebut.
"Seka, kalau kamu tidak suka kan bisa bilang ke kami. Jangan asal main kabur dan berbohong dengan alasan yang tidak masuk akal." Sambung Daddy Sebastian sambil melepaskan tangannya yang tadi menjewer putra sulungnya begitu pula dengan istrinya.
Ternyata pemuda tampan tersebut adalah dokter Seka dan pasangan suami istri tersebut adalah Mommy Karen bersama suaminya Daddy Sebastian.
"Maafkan Seka Mom, Dad." Ucap dokter Seka sambil menampilkan puppy eyes.
"Sekarang kamu ganti memakai pakaian karena sebentar lagi acara pernikahan sakral segera di mulai." ucap Mommy Karen.
"Baik Mom." Jawab dokter Seka.
"Oh ya Mom, setelah acara ini selesai Seka mau pergi lagi karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan." Ucap dokter Seka.
"Kapan balik ke sini?" Tanya Mommy Karen.
"Secepatnya Mom, setelah urusannya beres Seka pulang." Jawab dokter Seka.
"Baik, jangan lupa kabarin kami." Ucap Mommy Karen.
__ADS_1
Mommy Karen dan Daddy Sebastian percaya kalau dokter Seka tidak mungkin melakukan sesuatu yang memalukan karena itulah mereka tidak bertanya terlalu mendetail begitu pula dengan putra ke duanya yang bernama Saka.
Dokter Seka dan Saka yang di berikan kepercayaan orang tuanya membuat mereka berjanji untuk tidak melakukan perbuatan yang memalukan nama baik ke dua orang tuanya.
"Baik Mom." Jawab dokter Seka.
Dokter Seka berjalan ke arah ruangan lain sedangkan ke dua orang tuanya ke arah para tamu undangan. Dokter Seka berjalan dengan santai hingga ada seorang gadis cantik dan sangat seksi berjalan ke arah dokter Seka sambil tersenyum centil.
Bruk
"Akhhhhhhhh..." Teriak gadis cantik dan seksi tersebut.
Gadis cantik tersebut dengan sengaja menabrakkan diri ke arah dokter Seka sedangkan dokter Seka yang tahu kalau gadis cantik tersebut sengaja menabrakkan dirinya membuat dokter Seka menghindar hingga gadis cantik tersebut mendarat dengan cantik.
Gadis cantik dan seksi tersebut jatuh ke arah depan sambil menahan tubuhnya dengan menggunakan ke dua tangannya agar wajahnya tidak membentur lantai. Rasa sakit pada tubuh, ke dua kaki dan ke dua tangannya membuat gadis cantik itu berteriak kesakitan.
Ceklek
"Cihhh ... lagu lama, pura - pura menabrak ku agar aku memeluknya dan kemudian mengajakku kenalan." ucap dokter Seka dengan nada kesal sambil membuka pintu tersebut.
"Maaf, Tuan bicara dengan siapa?" Tanya seorang gadis cantik dengan nada lembut.
Deg
Jantung dokter Seka berdetak kencang ketika mendengar suara lembut tersebut. Dokter Seka langsung menatap ke arah samping dan melihat seorang gadis cantik sedang menatap dirinya dengan bingung pasalnya tidak ada orang lain selain dirinya.
__ADS_1
"Jangan panggil Tuan tapi panggil saja Seka." Ucap dokter Seka.
"Tidak sopan kalau panggil nama, bagaimana kalau Kak Seka?" Tanya gadis tersebut.
"Silahkan saja." Jawab dokter Seka sambil masih menatap wajah cantik gadis tersebut tanpa berkedip.
"Apakah wajahku ada yang aneh?" Tanya gadis tersebut sambil memegangi ke dua pipinya.
"Tidak aneh kok, wajahmu sangat cantik seperti bidadari." Jawab dokter Seka.
"Terima kasih atas pujiannya, oh ya kenalkan namaku Catherine Wilson T dan panggil saja Catherine." Ucap Catherine memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya ke arah dokter Seka.
"Nama yang cantik, secantik orangnya." Puji dokter Seka.
"Terima kasih atas pujiannya, Kak Seka kenapa masuk ke ruangan ini?" Tanya Catherine mengalihkan pembicaraan karena sejak tadi dokter Seka memandangi dirinya tanpa berkedip.
"Mommy bilang, Kakak suruh ganti pakaian untuk menemani adik kembarku yang menikah, apakah aku salah masuk kamar?" Tanya dokter Seka.
"Kak Seka memang salah kamar di sini untuk para wanita sedangkan untuk para pria di kamar sebelahnya." Jawab Catherine.
"Oh maaf, Kakak salah masuk kamar." Ucap dokter Seka tidak enak hati.
"Tidak apa-apa Kak." Jawab Catherine.
__ADS_1
"Oh ya boleh Kakak minta nomer ponselmu?" Tanya dokter Seka penuh harap.