
"Maaf Nona, kami sudah mencarinya kemana-mana tapi tidak kami ketemu." Jawab pria tersebut.
"Dasar bod*h begitu saja tidak bisa ketemu." umpat gadis tersebut dengan nada kesal.
"Maaf Nona." Ucap anak buahnya sambil menahan amarahnya.
'Semoga saja ada seseorang yang memberikan ke Nona obat perang sang seperti yang Nona lakukan pada tuan Saka.' Sambung pria tersebut dalam hati
"Kalian berdua pergilah!" Usir gadis tersebut.
"Baik Nona." Jawab anak buahnya sambil menahan amarahnya kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
Hap
Hap
"Hmmppptttt ...."
"Hmmppptttt ..."
Bruk
Bruk
__ADS_1
Baru saja anak buahnya pergi Riri dan Viona mulutnya di bekap oleh dua pria berpakaian serba hitam membuat ke dua gadis tersebut sangat terkejut dan berusaha untuk melepaskan diri namun sayang tenaganya kalah jauh membuat ke dua gadis tersebut tidak sadarkan diri.
Ke dua gadis itupun di bawa pergi dari tersebut dengan cara di panggul seperti memanggul beras menuju ke markas.
xxxxxxx Flash Back Off xxxxxxxx
"Dengan kejadian seperti itu aku bisa memiliki dirimu seutuhnya." ucap Saka sambil tersenyum bahagia.
"Sebenarnya tanpa kejadian itu aku juga akan memberikan harta berhargaku setelah kita pulang reuni." Ucap Cassandra.
Saka hanya tersenyum begitu pula dengan Cassandra hingga beberapa saat Cassandra dan Saka mulai mengantuk. Tidak membutuhkan waktu lama mereka tidur dengan pulas nya dan memberikan kehangatan masing-masing.
xxxxxxx
Catherine Wilson T adalah kepanjangan Catherine Wilson Taylor. Catherine sengaja tidak menyebut nama kepanjangan T ke orang-orang hal itu dikarenakan dirinya ingin berteman dengan orang yang tulus tanpa melihat kalau dirinya salah satu anggota keluarga besar Alvonso yang terkenal dengan orang terkaya nomer satu di negaranya.
"Mommy, Daddy ... Catherine masih ingin kuliah lagi masa dijodohkan?" Tanya Catherine dengan nada setengah protes.
"Nanti setelah menikah kan kamu bisa kuliah lagi." Ucap dokter Amel.
"Apa yang dikatakan sama Mommy itu benar, Kamu tinggal bilang kalau kamu ingin kuliah lagi ke suamimu." Sambung Alvian.
"Tapi Mom, Dad ..." Ucapan Catherine terpotong oleh dokter Amel.
__ADS_1
"Mommy dan Daddy menjodohkan mu dengan pria yang bertanggung jawab, baik dan perhatian jadi jangan menolaknya." Ucap dokter Amel.
Catherine menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke arah Mommy Laras dan Daddy Alvonso.
"Oma..." Panggil Catherine meminta bantuan.
"Percayalah orang tuamu menjodohkan mu dengan pria itu karena kami percaya kalau pria itu bertanggung jawab." Ucap Mommy Laras.
"Opa ..." Panggil Catherine.
"Kalau nanti suamimu nakal bilang sama Opa nanti Opa akan menjewernya." Ucap Daddy Alvonso.
Catherine kembali menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil memejamkan matanya hingga beberapa saat Catherine membuka matanya.
"Terserah Mommy, Daddy dan keluarga besar, Catherine akan turuti." Ucap Catherine pasrah.
Grep
"Terima kasih dan percayalah sama kami kalau kami tidak akan memberikan pria yang tidak baik." Ucap dokter Amel sambil memeluk putri ke duanya.
"Oh ya Mom, siapa pria yang dijodohkan sama Catherine?" Tanya Catherine penasaran.
"Pria yang kamu kenal dan membuatmu untuk makan sayuran." Ucap dokter Amel menjelaskan.
__ADS_1
"Kak Seka?" Tanya ulang Catherine penasaran.