Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka

Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka
Tunggu


__ADS_3

"Adiknya Venus menyukai kami dan ingin menjadikan kami sebagai kekasihnya." Jawab Daddy Aleandro jujur.


"Sebentar, maksudnya menyukai Daddy dan juga menyukai Kak Sebastian?" tanya Mommy Cantika sambil menatap suaminya dengan tatapan bingung sekaligus terkejut.


"Benar sekali." Jawab Daddy Aleandro.


"Ceritakan secara singkat." Pinta Mommy Cantika sambil menatap ke arah suaminya.


"Ketika aku pergi ke mansion Sebastian, Sebastian bercerita kalau adiknya Venus yang bernama Veni menyukai dirinya tapi Sebastian menolaknya karena menganggap Veni sebagai adiknya. Aku yang mendengarnya langsung aku katakan kalau Veni tadi juga mengatakannya tapi aku juga sama hanya menganggap Veni sebagai adikku." Ucap Daddy Aleandro.


"Suatu ketika kami bermain di mansion milik Venus dan Venus meminta kami menjadi kekasih adiknya karena adik kesayangannya akan bunuh diri jika kami menolaknya tapi kami mengatakan kalau kamu tidak ada perasaan terhadap Veni." Sambung Daddy Sebastian.


"Awalnya Venus kecewa tapi kami berusaha menasehati kalau cinta itu tidak bisa dipaksakan terlebih mana ada mencintai dua pria sekaligus. Venus akhirnya mengerti dan kami bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa." Sambung Daddy Aleandro.


"Hingga suatu ketika kami mendengar kabar kalau Veni bunuh diri dan hal itu membuat Venus membenci kamu karena gara-gara kami adik kesayangannya meninggal." Sambung Daddy Sebastian.


"Sejak saat itu persahabatan kami dengan Venus putus dan kami tidak pernah tahu kabarnya lagi karena Venus menghilang tanpa jejak." Sambung Daddy Aleandro.


"Sekarang baru muncul untuk membalaskan dendam ke anak-anak kita." Ucap Mommy Karen yang bisa menebak akhir ceritanya.


"Tepat sekali." Jawab Daddy Sebastian dan Daddy Aleandro bersamaan.

__ADS_1


"Dasar wanita gi*a, kakaknya juga ikutan gi*a." Umpat Mommy Cantika dengan wajah kesal dan menahan amarahnya.


"Betul, baru kali ini aku dengar ada wanita yang tidak tahu malu menyukai dua pria dan anehnya Kakak nya menyetujui." Sambung Mommy Karen dengan wajah sama-sama kesal dan menahan amarahnya.


Daddy Aleandro, Daddy Sebastian, Cassandra dan dokter Reka baru kali ini melihat Mommy Karen dan Mommy Cantika wajahnya sangat menyeramkan jika sedang amarahnya.


Mommy Karen dan Mommy Cantika selama ini tidak pernah marah tapi karena melihat anak kesayangannya nyaris kehilangan nyawanya akibat ulah Venus yang tidak terima adiknya bunuh diri.


"Ehem... Karen, katanya Venus ada di sini dan menghubungi seseorang?" Tanya Daddy Aleandro.


"Iya benar, coba retas kembali restoran ini dan aku akan meretas di gedung sebelah." Jawab Mommy Karen.


"Ok." Jawab Daddy Aleandro singkat.


"Belum ada musuh datang ke restoran ini." Ucap Daddy Aleandro.


"Di gedung sebelah juga tidak ada pergerakan dan Tuan Venus sekarang masuk ke dalam lift." Ucap Mommy Karen.


"Mungkin Venus tidak lagi menyerang." Ucap Daddy Sebastian.


"Mungkin saja, kalau begitu kita akhiri dulu pertemuan kita dan mengenai acara selanjutnya bagaimana?" Tanya Daddy Aleandro sambil menatap Cassandra dan dokter Seka secara bergantian.

__ADS_1


"Kami akan saling mengenal lebih dulu, kalau cocok kami menikah tapi kalau tidak kami akan berteman baik." Jawab dokter Seka.


"Apa yang dikatakan Kak Seka benar sekali karena itulah kami akan mengenal lebih dulu satu sama lain terlebih pernikahan itu sekali seumur hidup." Sambung Cassandra.


"Betul juga kata kalian dan mengenai waktu perkenalan kami harap tidak terlalu lama karena kami sangat mengharapkan cucu dari kalian." Ucap Mommy Cantika yang menyukai dokter Seka menjadi menantunya.


"Betul kata Cantika, Daddy ingin sekali kalian cocok dan segera menikah dan memberikan kami cucu." Sambung Daddy Sebastian yang sangat cocok Cassandra menjadi menantunya terlebih Cassandra sudah di anggap putrinya.


"Kami juga sama." Sambung Mommy Karen dan Daddy Aleandro bersamaan.


"Semoga saja kami cocok dan menikah." Ucap Cassandra dan dokter Seka bersamaan yang tidak tega untuk mengatakan tidak walau dalam hati mereka belum ada perasaan suka.


"Amin." Jawab mereka bersamaan.


"Kalau begitu, kita pulang sekarang." Ucap Daddy Sebastian.


"Ok." Jawab mereka bersamaan sambil berdiri.


"Tunggu." Ucap Daddy Aleandro dan Mommy Karen bersamaan secara tiba-tiba.


"Ada apa?" Tanya Mommy Cantika, Daddy Sebastian, dokter Seka dan Cassandra bersamaan.

__ADS_1


Sejak tadi Mommy Karen dan Daddy Aleandro masih menatap ponselnya dan tiba-tiba menyuruhnya untuk menunggu.


"Apa ada masalah?" Tanya Daddy Sebastian.


__ADS_2