Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka

Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka
Jenggot


__ADS_3

Ceklek


"Aku ..." ucapan Catherine terpotong ketika pintu kamarnya terbuka.


Hal itu membuat Catherine dan dokter Seka menatap ke arah pintu tersebut. Mereka melihat seorang pria tampan menatap mereka berdua dengan tatapan bingung.


"Catherine, di tunggu sama Mommy dan Daddy." Ucap pria tersebut.


"Baik Kak, Kak Seka maaf aku pergi dulu ya." Pamit Catherine sambil tersenyum.


"Ok." Jawab dokter Seka singkat.


Catherine dan pemuda tampan tersebut pergi meninggalkan kamar tersebut sambil berpelukan dari arah samping membuat dokter Seka menatapnya dengan tatapan kecewa.


"Baru juga mau PDKT eh sudah punya kekasih." Ucap dokter Seka sambil berjalan ke arah pintu.


"Mungkin aku kualat sama Cassandra karena menolaknya untuk menikah dengan Cassandra." sambung dokter Seka sambil membuka pintu kamarnya.


Dokter Seka berjalan ke arah kamar sebelahnya dan masuk ke dalam kamar tersebut kemudian menguncinya. Dokter Seka mengambil satu stell pakaian kemudian memakainya.



Dokter Seka memandangi kaca dari meja rias di mana dirinya melihat pantulan dirinya sambil tersenyum ketika tiba-tiba bayangan wajah Catherine hadir.


"Seandainya dia belum mempunyai kekasih maka aku akan mendekatinya." Ucap dokter Seka.


Dokter Seka menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian keluar dari kamar tersebut menuju ke tempat di mana adik kembarnya akan menikah.


Hingga satu jam setengah acara pernikahan sudah selesai, mereka juga sudah melakukan janji suci pernikahan kemudian acara berlanjut ke resepsi pernikahan.

__ADS_1


Sepanjang acara pernikahan, dokter Seka tidak pernah lepas memandangi Catherine yang selalu tersenyum. Hingga di acara resepsi pernikahan dokter Seka masih saja memandangi Catherine hingga Seka melihat Catherine mengobrol dengan Cassandra sambil tertawa bersama.


Tanpa sepengetahuan dokter Seka kalau enam pasang mata melihat dokter Seka yang selalu menatap Catherine tanpa berkedip. empat pasang mata tersenyum bahagia sedangkan ke dua pasang mata menatap Catherine dengan kebencian.


"Seka." Panggil Mommy Karen.


"Uhuk Uhuk Uhuk Uhuk ..."


Dokter Seka yang selalu menatap Catherine sambil minum tiba-tiba terbatuk-batuk ketika Mommy Karen memanggil dirinya membuat Mommy Karen menepuk punggung dokter Seka agar batuknya berhenti.


"Minum dulu." Ucap Mommy Karen.


Dokter Seka hanya menganggukkan kepalanya kemudian meminum untuk mengurangi batuk sedangkan Catherine yang mendengar suara batuk memalingkan wajahnya kemudian mengambil gelas mineral.


Grep


"Kalau batuk tidak baik minum anggur lebih baik minum air putih." Ucap Catherine.


Tanpa menjawab karena dokter Seka masih terbatuk-batuk langsung mengambil gelas yang dipegang oleh Catherine kemudian meminumnya sedangkan Catherine menepuk punggung dokter Seka.


Mommy Karen yang melihat Catherine datang langsung menghentikan menepuk punggung dokter Seka karena dirinya ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Catherine.


"Terima kasih." Jawab dokter Seka.


"Sama-sama." Jawab Catherine.


"Hallo Tante, apa kabar?" Tanya Catherine dengan ramah.


"Kabar baik, seperti yang kamu lihat." Jawab Mommy Karen sambil tersenyum begitu pula dengan Catherine.

__ADS_1


"Maaf Tante, aku di panggil kakak sepupuku." Ucap Catherine ketika melihat Kakak sepupunya melambaikan tangannya ke arah dirinya.


"Ok." Jawab Mommy Karen.


Catherine tersenyum ke arah Mommy Karen kemudian berlanjut ke arah dokter Seka lalu pergi ke arah Kakak sepupunya.


"Kamu suka padanya Seka?" Tanya Mommy Karen.


"Tidak Mom." Jawab dokter Seka berbohong.


'Jika aku bilang suka pasti ujung - ujungnya menjodohkan kami padahal jelas-jelas Catherine sudah mempunyai kekasih.' Sambung dokter Seka dalam hati.


"Kalau tidak suka kenapa melihat gadis itu terus?" Tanya Mommy Karen.


"Kata siapa Mom?" Tanya dokter Seka dengan wajah terkejut karena tebakan Mommy Karen tepat.


"Kata Mommy, dari tadi Mommy melihat kamu menatap gadis itu dari adik kembarmu mengucapkan janji suci pernikahan sampai sekarang." Jawab Mommy Karen.


"Mungkin hanya perasaan Mommy saja." Ucap dokter Seka.


"Maaf Mom, Seka ingin menemui Saka dan istrinya untuk mengucapkan selamat." sambung dokter Seka mengalihkan pembicaraan.


"Ok." Jawab Mommy Karen singkat.


Dokter Seka berjalan ke arah panggung untuk mengucapkan selamat di mana sepasang pengantin baru sedang tersenyum bahagia.


"Sepertinya kalian memang berjodoh." Ucap dokter Seka sambil tersenyum bahagia menatap kebahagiaan Saka.


"Belum ada seminggu kenapa jenggot Kakak setebal itu? Apa jangan-jangan Kakak menyesal tidak menikah dengan Cassandra?" Tanya Saka.

__ADS_1


__ADS_2