Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka

Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka
Tuan Anderson


__ADS_3

Dokter Seka melihat Catherine sedang berbicara dengan seorang pria tampan namun lebih tampan dokter Seka dan sesekali mereka tertawa bersama.


"Maaf Tuan, Nona Catherine bersama klien bisnisnya." Jawab resepsionis tersebut.


"Siapa namanya?" Tanya dokter Seka dengan nada cemburu.


"Tuan Anderson, Tuan." Jawab resepsionis tersebut.


Catherine tanpa sengaja melihat dokter Seka menatap dirinya dengan tatapan amarah membuat Catherine bingung sambil berpikir.


'Kenapa Kak Seka seperti marah padaku?' Tanya Catherine dalam hati.


"Nona Catherine, apakah nanti siang bersedia makan bersama?" Tanya Tuan Anderson penuh harap.


"Maaf sepertinya tidak bisa karena aku ada janji dengan Kak Seka dan maaf aku ingin menemuinya." Jawab Catherine sambil menunjuk ke arah dokter Seka.


Tuan Anderson mengarahkan pandangannya ke arah dokter Seka yang berjalan ke arah mereka dengan tatapan amarah.


"Siapa pria itu?" Tanya Tuan Anderson.


"Dia ..." Ucapan Catherine terpotong oleh dokter Seka.

__ADS_1


Grep


"Aku calon suaminya, Sayang sudah selesai kan meeting nya?" Tanya dokter Seka sambil memeluk pinggang Catherine.


"Su ... Sudah... Maaf Tuan Anderson kami mau pergi." Pamit Catherine dengan nada gugup.


"Kenapa terburu-buru?" Tanya Tuan Anderson sambil menahan amarahnya.


'Si*l ternyata sudah mempunyai calon suami padahal aku ingin mendekatinya agar aku bisa hidup enak.' Sambung Tuan Anderson dalam hati.


"Kami ingin pergi ke butik untuk mencoba pakaian pengantin. Ayo sayang kita berangkat sekarang." Ucap dokter Seka sambil menarik pinggang Catherine kemudian membalikkan badannya.


"Maaf Tuan Anderson, kami pergi dulu." Pamit Catherine.


Dokter Seka dan Catherine berjalan ke arah pintu lobby sedangkan Tuan Anderson hanya menatap kepergian mereka sambil masih menggenggam erat ke dua tangannya untuk menyalurkan kemarahannya.


'Aku akan cari cara agar pernikahan kalian batal bagaimanakah caranya.' Ucap Tuan Anderson dalam hati.


'Aku akan ikuti mereka dan mencari waktu yang tepat agar mereka tidak jadi menikah.' Sambung Tuan Anderson dalam hati.


Selesai mengatakan hal itu Tuan Anderson pergi dari perusahaan milik Catherine menuju ke arah lobby mengikuti kemana mereka pergi.

__ADS_1


Salah satu bodyguard membuka pintu belakang mobil samping pengemudi membuat Catherine masuk ke dalam kemudian bodyguard tersebut menutup pintu mobilnya begitu pula dengan Dokter Seka.


"Aku ingin ketika kita sudah menikah istriku tidak boleh bekerja." Ucap dokter Seka tanpa basa basi ketika mereka berada di dalam mobil.


Bodyguard yang merangkap sebagai sopir mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke butik sedangkan Catherine yang mendengar ucapan dokter Seka sangat terkejut membuat Catherine menatap ke arah calon suaminya.


"Aku sangat suka bekerja jadi maaf aku tidak bisa." Ucap Catherine keberatan dengan permintaan dokter Seka.


"Kalau begitu kita tidak jadi menikah." Ucap dokter Seka dengan nada kesal.


"Terserah Kak Seka." Jawab Catherine.


"Berhenti!" perintah dokter Seka.


citttt


Sopir itupun dengan patuh mengerti mobilnya secara mendadak membuat mobil tersebut langsung berhenti. Untunglah jalanan yang mereka lalui sepi sedangkan Catherine yang mengerti kenapa mobil itu berhenti langsung membuka pintu mobil.


'Memang nya aku seperti gadis lain di suruh turun langsung merayu agar tidak turun.' Ucap Catherine dalam hati.


"Aku akan katakan ke orang tuaku kalau pernikahan kita dibatalkan." Ucap Catherine.

__ADS_1


Dokter Seka tidak menjawab ucapan Catherine hanya memalingkan wajahnya ke arah samping agar tidak melihat Catherine. Catherine yang melihat dokter Seka tidak melihat dirinya membuat Catherine turun dari mobil kemudian menutupi bersamaan kedatangan mobil berwarna hitam dan berhenti tepat di depan mobil dokter Seka.


"Si*l." Ucap dokter Seka dengan nada kesal sambil membuka pintu mobil.


__ADS_2