Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka

Perjalanan Cinta Dokter Seka Dan Mafia Saka
Calon Istriku


__ADS_3

'Pasti Kak Seka bilang bukan.' Ucap Catherine dalam hati.


Cup


"Betul kekasihku dan lebih tepatnya calon istriku." Jawab dokter Seka kemudian mengecup kening Catherine dengan lembut.


"Oh ya Sayang, kenalkan ini rekan kerjaku namanya dokter Anabel." Sambung dokter Seka memperkenalkan calon istrinya.


Catherine sangat terkejut dengan apa yang dilakukan dan dikatakan oleh dokter Seka sedangkan dokter Seka melakukan hal itu karena dirinya sering menolak jika dokter Anabel mengajaknya makan bersama.


Bukannya dokter Seka sombong atau tidak menghargai perasaan wanita namun dokter Seka tahu kalau dokter Anabel menyukai dirinya. Dokter Seka tidak ingin memberikan harapan palsu karena itulah dokter Seka selalu menolak jika dokter Anabel mengajaknya makan atau mengajaknya bertemu selain di rumah sakit itupun karena dokter Seka bekerja jika libur dokter Seka tidak ke rumah sakit walau dokter Anabel mengajaknya untuk menemaninya.


Itu berlaku bukan hanya untuk dokter Anabel tapi berlaku juga untuk para dokter wanita dan perawat wanita ataupun untuk gadis lain.


Selama ini dokter Seka tidak pernah mendekati seorang gadis ataupun wanita. Namun ketika dokter Seka bertemu dengan Catherine di pesta pernikahan adik kembarnya di mana dirinya untuk pertama kalinya mendekati seorang gadis yang bernama Catherine.


"Catherine." Ucap Catherine sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


"Dokter Anabel." ucap dokter Anabel sambil membalas uluran tangannya dan dengan sengaja meremas tangan Catherine.


Catherine sangat terkejut terlebih melihat tatapan tajam membuat Catherine membalas meremas tangan dokter Anabel sambil tersenyum.


"Akhhhhhhhh... Sakit." Ucap dokter Anabel sambil menatap ke arah dokter Seka untuk meminta bantuan.


"Sayang lepaskan tanganmu, Kakak tidak ingin tangan calon istriku jadi lecet karena membalas meremas tangan dokter Anabel." Ucap dokter Seka dengan nada lembut.


Catherine langsung melepaskan tangannya kemudian dengan sengaja Catherine membalas pelukan dokter Seka sambil meletakkan kepalanya di dada bidang kekar dokter Seka.


Dokter Anabel yang melihat hal itu menahan amarahnya dan menatap Catherine dengan tatapan kebencian dan ingin membalas apa yang dilakukan oleh Catherine.


"Dokter Seka sudah lama kita kenal kenapa tega memfitnahku?" Tanya dokter Anabel sambil menatap dokter Seka dengan tatapan sendu.


"Dokter Anabel, aku bisa melihat kalau tangan dokter Anabel sengaja meremas tangan calon istriku. Apa perlu kita melihat rekaman cctv?" Tanya dokter Seka sambil menatap tajam ke arah dokter Anabel.


Dokter Anabel hanya terdiam kemudian membalikkan badannya meninggalkan mereka berdua sambil menahan amarah dan dendam terhadap Catherine yang jelas-jelas tidak bersalah.

__ADS_1


Catherine hanya tersenyum dengan apa yang dilakukan oleh dokter Seka dan dalam hatinya sangat bahagia karena tanpa menjelaskan kalau dokter Anabel berbohong ternyata dokter Seka membela dirinya.


'Tidak semua pria seperti Kak Seka karena biasanya lebih percaya dengan ucapan pelakor dari pada kekasihnya. Semoga saja Kak Seka seperti ini terus selalu percaya dengan diriku dari pada dengan orang lain.' Ucap Catherine dalam hati.


"Sayang, kita pergi ke ruangan ku dulu." Ucap dokter Seka.


"Ok." Jawab Catherine dengan wajah terkejut karena sudah tiga kali dokter Seka mengatakan hal itu.


Tanpa melepaskan pelukannya mereka berdua berjalan ke arah ruangan dokter Seka tanpa memperdulikan tatapan para dokter dan perawat yang melihat kemesraan mereka berdua.


Ceklek


Dokter Seka membuka pintu ruangnya dengan lebar membuat Catherine masuk ke dalam ruangan untuk pertama kalinya dan diikuti oleh dokter Seka.


Grep


Dokter Seka menutup pintu ruangannya kemudian menarik tubuh Catherine lalu memeluknya dari arah depan membuat Catherine terkejut.

__ADS_1


"Apa yang Kak Seka lakukan?" Tanya Catherine sambil berusaha melepaskan pelukan dokter Seka tapi dokter Seka dengan sengaja mempererat pelukannya.


__ADS_2