
Kring... kring... kring... bunyi ponsel membuat seorang pria yang sedang nyenyak tidur terganggu mendengar bunyi ponselnya.
“Siapa sih pagi-pagi sekali ganggu orang sedang tidur... siap kalau tidak ada benda penting yang mahu dibicarakan.” Gumam pria tersebut.
“Erm.. ada apa ganggu orang tidur saja. siap kalau tidak ada yang penting yang ingin dibicarakan.” saut pria tersebut tanpa melihat terlebih dahulu siapa si penelefon tadi.
“KAI ZHAO MACAM ITU CARA KAMU BICARA DENGAN MOMMY SENDIRI. ”BENTAK MOMMY RINA DI HUJUNG TALIAN.
“Hah!.. mom... sorry mom Kai fikir orang lain tadi yang ganggu Kai tidur.” ujur Kai tekejut mendengar suara sang mommy tercinta.
“Kenapa mommy telefon Kai pagi-pagi buta begini mom.” sambung presdir Kai bertanya pada mommynya.
“Ada has yang ingin momy kasih tahu dengan kamu Kai.” ucap Momy Rina.
“Apanya mom? ” tanya presdir Kai perasaan kenapa sang mommy telefon pagi sekali.
“Hujung minggu ini Kai akan menikah semua urusan sudah momy siapkan hang tunggu Kai pulang dari negara K saja. Ingat Kai jangan berusaha untuk kabur dari acara pernikahan ini kalau tidak mommy akan coret nama kamu dari daftar keluarga.” peringatan dari momy Rina keran momy Rina tahu kalau anaknya tidak terima pernikahan ini dan masih saja berhubung dengan kekasih ularnya itu.
“Ya mom Kai akan tiba waktu hujung minggu ini momy nggak usah risau tentang itu semua. tapi momy kai ada Syarat.” ucap Presdir Kai pada mommynya
“Apa syaratnya kasih tahu momy? ” tanya Momy Rina.
__ADS_1
“Kai nggak mahu kalau pernikahan Kai dengan gadis itu di umumkan di depan orang umum Kai mahu merahasiakan pernikahan kami dari semua orang. keluarga dan sahabat dekat saja yang perlu datang.” kata presdir Kai mengatakan syaratnya.
“Yah.. momy tahu nanti momy beritahu dengan dady kamu. kalau gitu momy tutup dulu teleponnya. kamu istirahat aja dulu.” jawab Momy Rina lalu memutuskan panggilan teleponnya.
“Hah... apa aku perlu menikah dengan gadis pilihan momy. tapi kalau aku tidak turuti permintaan momy dia akan kelihatan sedih. Atau apa aku buat surat nikah kontra saja dengan gadis itu selama 6 bulan saja tunggu sampai Iren habis masa kontrak kerjanya. ” Batin Presdir Kai memikirkan soal pernikahannya yang akan berlangsung tidak lama lagi.
“Aku harus ketemu dengan Iren hari ini juga. aku harus terus terang dengannya pasal pernikahan ini.” Gumam presdir Kai kalu bangkit dari ranjang menuju ke arah kamar mandi.
💖💖💖💖💖
Disini lah Presdir Kai berada sekarang dia berada di sebuah kafe menanti kedatang sang pujaan hatinya. Para sahabatnya tidak dapat iku kerana mereka harus mencari keberadan adik Luohan.
“Hai baby... aku baru saja sampai... duduklah Baby.” jawab presdir Kai sambil mempersilakan sang pujaan hatinya duduk.
“Honey ada hal apa sampai honey mendesak aku untuk ketemu.” tanya Iren dengan lembut dan tatapan polos.
Presdir Kai yang melihat tatapan polos Iren membuat dirinya rasa bersalah sangat, dia tidak sampai hati memberitahu pada Iren kalau dia akan menikah hujung minggu ini.
“Baby kamu jangan marah yah kalau aku beritahu kamu sesuatu hal.” kata Presdir Kai.
“Yah kalau apa yang honey bicarakan tidak membuat aku marah aku nggak bakal marah. Ada apa Honey sayang. ” tanya Iren sambil mengelus lembut pipi Presdir Kai.
__ADS_1
“Erm... Baby mom menjodohkan aku, dan hujung minggu ini kami bakal menikah.” ucap presdir Kai lirih.
“What!... Kai are you crazy bukannya kau janji kalau kita akan menikah dan kau akan menunggu sampai kontrak perkerjaan akubhabis 6 bulan lagi. kenapa bisa mendadak begini.” bentak Iren tekejut dengar kenyataan bahawa presdir Kai akan menikah dengan gadis pilihan momynya.
“Nggak Kai... nggak... kau bercanda kan sama aku... aku nggak bakal izinkan kau nikah dengan orang lain selain diri aku. aku tidak terima semua itu Kai.” Kata Iren frutasi dia tidak mahu kehilangan presdir Kai.
Semua pengunjung memandang ke arah mereka sebab mendengar bentakan Iren pada presdir Kai tadi.
“Baby tenang dulu aku belum habis bicara lagi. dengar dulu apa yang mau aku bicarakan sampai habis. please Baby..” bujuk presdir Kai supaya Iren tenang kembali. dan betul saja Iren sedikit tenang setelah mendengar pujukan presdir Kai.
“Ya memang aku harus menikah dengan pilihan momy aku nggak ada pilihan lain lagi, tapi aku sudah menyiapkan surat nikah kontra dengannya selama 6 bulan setelah 6 bulan kami akan cerai lagi pula kami hanya nikah di atas kertas dan tidak ada yang mengetahui soal pernikahan kami selain keluarga dan sahabat saja. jadi aku mohon tolong tunggu aku hanya sementara saja sebelum kontra nikah aku sudah selesai kita akan serga nikah.” ucap presdir Kai panjang lebar supaya Iren tahu.
“benar kamu nggak bohong kan honey.” tanya Iren ingin menyakinkan pendengarannya.
“Yah Baby aku nggak bohong kok aku janji akan setia sama kamu seorang walaupun aku sedah menikah dengan orang lain.” janji presdir Kai.
“Tapi kamu jangan sekali sentuh calon istri kamu nanti kamu janji.” kata Iren sambil mengulurkan jari kelingkingnya.
Presdir Kai menyambut jari kelingking milik Iren tanda dia sudah berjanji tidak akan pernah menyentuh calon istrinya nanti.
“Ya baby aku janji.” kata presdir Kai.
__ADS_1