
SEKOLAH ZHAO HIGH-SCHOOL.
Luna baru saja tiba di depan gerebang sekolah barunya dia mendapati kalau banyak sangat siswa siswi yang berkeliaran di kawasan sekolah dan ada juga si kantin sekolah.
Luna langsung berjalan menunju ke ruang kepala sekolah kerana dia sudah tahu tentang selok belok tempat dia bersekolah. Luna tidak memerlukan waktu yang lama untu memahami selok belok sekolah barunya kerana dia memiliki Iq diaatas rata-rata.
Sesampainya Luna di hadapan pintu ruang kepala sekolah Luna pun mengetuk pintu.
Tok... tok... tok...
“Masuk... ”seru seorang pria dari dalam dia adalah kepala sekolah di sekolah Zhao high-school.
Luna pun masuk setelah mendapatkan izin untuk masuk.
“Siswi baru yang mendaftar secara online kemarin.? ” tanya pria tersebut.
“Yah pak saya siswi baru itu. ” jawab Luna santai.
“Okey kalau begitu kamu masuk di kelas 11 IPA 1 dan kamu harus mematuhi peraturan yang telah di buat oleh pihak sekolah.” kata Pria itu.
“Ya pak saya mengerti.” jawab Luna singkat.
__ADS_1
“Ermm. pekenalkan saya Tao Zhao kepala sekolah di sini. ” kata Tao Zhao mempekenalkan diri sebagai kepala sekolah.
“Erm.. kalau gitu saya permisi dulu pak.” jawab Luna lalu berlalu pergi dari ruang kepala sekolah.
“Ah... cuek banget tu siswi... kenapa juga kak Kai suruh aku yang jadi kepala sekolah di sini kan best kalau aku di Perusahan saja temani keporanakan ku saja.” gumam Tao Zhao
Luna berjalan melewati beberapa kelas untuk sampai ke kelas 11 IPA 1. Banyak siswa siswi yang berbisik-bisik tentang Luna tapi Luna orangnya cuek pada keadaan sekitarnya dan orang baru dia kenal.
“Wah.. ada cewek baru di sekolah kita dia pasti akan menjadi idola di sekolah kita nanti.” kata Siswa 1
“Nona manis mahu kah kau jadi bidadariku.”kata Siswa 2.
“Woi...! berangan jangan terlalu tinggi woi.. nanti kalau jatuh parah jadinya.” kata teman Siswa 2 tadi.
Tok... tok... tok...
“Ya...silakan masuk... ohh ya kamu siswi baru. dan pekenalkan diri kamu sendiri.” kata Pak guru tersebut.
“Luna Su” ucap Luna singkat, jelas, dan padat.
“ok.. pekenalkan nama bapak Teo bapak mengaja subjek Kimia.”kata pak Teo.“Dan kamu Luna boleh duduk sebelah dengan Aldo Zhao. Aldo angkat tangan kamu.” sambung Pak Teo.
__ADS_1
Luna pun pergi menunju ke arah mejanya dia mengabaikan tatapan siswa siswi padanya.
pak Teo kwmudian melanjutkan matapelajarannya yang sempat tertunda tadi.
Tidak beberapa lama kemudian bell istirahat berbunyi.
Tring... tring... tring...
“Okey anak-anak jangan lupa tugas yang bapak beri tadi di kerjain kerana beaok bapak mau kerja kalian ada diatas meja bapak.”kata pak Teo mengakhiri matapelajarannya.
“Baik pak...” jawab semua siswa siswi di kelas tersebut.
Semua siswa siswi berhembur keluar dari kelas menunju ke kantin sekolah. Hanya tinggal Luna dan beberapa orang saja di kelas.
“Hai... boleh nggak kalau kita jadi sahabat loe?”tanya seorang siswi yang paling depan.
“Boleh kok... gue Luna Su panggil aja Luna.”kata Luna pekenalkan diri terlebih dahulu.
“Hai... gue Melina Yu panggil gue Mel.” kata gadis sedikit tinggi di antara kedua sahabatnya.
“Kalau gue Sasa Lin panggil Sasa aja. ” kata gadis satu lagi agak tomboy sedikit.
__ADS_1
“Gue Rayna Shen panggil Rara aja.” kata gadis yang satu lagi kelihatannya dia manja sama sahabatnya.
Setelah pekenalkan singkat diantara mereka, mereka berlima pun lalu menunju ke kantin.