
Luna baru beberapa menit yang lalu sudah berada di hadapan restoran tempat di mana papa dan mamanya berada, luna tidak mahu ambik pusing sia pun langsung masuk ke dalam restoran. Luna menanyakan kepad pelayan di sana di mana tempat VVIP bilik no 1 kerana ini baru pertama kali Luna menginjak kaki masuk resroran mewah walau pun papa dan mama angkatnya seorang pembisnes no 5 di negara C tapi luna nggak meninjukkan sikap sombong dia selalu merendah diri dan juga dia bekerja sendiri.
Luna tidak ingin terlalu bergantung kepada papa dan mama angkatnya. Papa dan mama angkatnya selalu melarang Luna bekerja tapi Luna sangat keras kepala dia tidah menghiraukan perkataan papa dan mamanya.
Sampai di depan pintu ruang VVIP Luna langsung masuk dia tidak tahu di dalam sana juga ada orang lain selain kedua orang tua angkatnya.
“Mama, papa Luna udah datang ni... ” seru Luna masuk kedalam dia belum perasaan kalau ada orang lain di sana.
“Luna beri salam dulu kenapa ini tu tuh bukAn hutan kenapa pakai teriak segala sih.. nggak malu ke apa sama tamu papa dan mama.” tegur Lina kerana melihat sikap Luna yang tidak sopan.
“Eh... maaf... Luna nggak tahu kalau ada tamu di dalma ruang ini... sorry Om, Tante” kata Luna kikuk kerana kelakuan buruknya.
“Hahaha.. nggak apa-apa kok sayang kami sudah terbiasa, nggak usah malu gitu kok.. kan dad. ” jawab Momy Rina.
“mari sini sayang duduk dekat mom..” sambung Momy Rina mengajak Luna duduk di sebelah kanannya.
Luna pun berjalan ke arah momy Rina sampai di samping momy Rina Luna menunduk sedikit tanda dia menyapa Momy Rina dan Dady Ken.
“Hai om, hai tante. nama saya Luna” kata luna memperkenalkan diri pada kedua pasang suami istri tersebut.
“Nggak usah terlalu fomal manggil kami nak.. panggil saja kami dad dan ini mom.” Dady Ken melarang Luna memanggil dirinya dengan sebutan om dab tante pada diri dan istrinya.
“Eh.. ah.. bbbaik om... eh.. Dad” jawab luna kikuk kerana belum terbiasa memanggil orang lain dengan mesra apatah lagi kalau baru ketemu.
__ADS_1
“Yah.. nggak apa-apa sayang kamu belum terbiasa kalau sudah terbiasa kamu nggak akan kikuk seperti tadi.” Kata Momy Rina melihat calon menantunya yang kikuk kepada mereka berdua.
Alex dan Lina hanya memerhatikan mereka saja. mereka akan turun tangan kalau Dady Ken dan momy Rina merlukan mereka.
“Luna kamu sudak makan nak.. kalau belum kamu bisa minta sekarang.” tanya Dady Ken.
“Luna sudah makan terlebih dalulu di kantin sekolah tadi dad.” jawab Luna serta menolak secara halus pertanyaan dady Ken.
“Kalau gitu dad pesankan kamu minuman saja ya. kami tadi juga sudah makan.” kata Dady Ken lalu memanggil pelayan untuk membuat pesanan milik Luna tanpa menunggu jawaban dari Luna dulu.
Beberapa menit kemudian pesanan air milik Luna sudah sampai.
Mamy Rina memulaikan perbincabganmereka tadi yang sempat tertunda kerana mengunggu kedatangan Luna.
“Nak.. boleh mom minta permintaan dari Luna.?” tanya momy Rina pada Luna.
“Luna permintaan mom sangat sederhana saja mom nggak minta lebih.” kata Momy Rina.
“Mom mau minta apa mom?" tanya Lunasambil memandang lekat kedua mata milik Momy Rina.
“Mom ingin Luna nikah dengan anak mom. mom nak Luna jadi menantu keluarga kami.” kata Momy Rina menjelaskan permintaannya.
Luna sangat tekerjut mendengar permintaan momy Rina sampaikan dia hanya diam mematung.
__ADS_1
“Luna sayang kamu nggak apa-apa? kenapa diam sja nak, jawab permintaan momy Rina sama kamu jangan duduk diam saja.” seru Lina Su pada putri nya.
“Ehh mama...! tekejut Luna... Luna nggak apa-apa kok Luna hanya yerkejut saj mendengar pwrmintaan mom tadi.” kata Luna baru saja terbangun dari kejutannya tadi.
“Luna macam mana keputusan ku nak. ”tanya mom Rina pada Luna.
“Mom maaf Luna bukannya nggak mahu cuma luna hanya belum sedia lagi. lagipula Luna masih sekolah.” tolak Luna secara halus takut menyinggung perasaan Momy Rina.
“Hal sekolah Luna, Luna nggak usah risau nanti dady urus semuanya.” Dady Ken menyambung percakapan antara Luna dengan sang istri.
“Tap-” belum habis kata Luna sudah dipotong oleh momy Rina.
“Momy mohon sama Luna tolong terima pernikahan ini. Kalu Luna nggak mahu mom akan bunuh diri daripada melihat anak momy menikah dengan wanita ular itu.” kata Momy Rina lalu mengambil pisau makan di atas meja dan dia mengarahkan ke arah lehernya sendiri.
Alex, Lina serta Luna sangat terkejut melihat tindakan momy Rina tapi tidak dengan dady Ken dia hanya biasa saja sebab dia tahu kalau sang istri sedang pura-pura saja. Untuk menyempurnakan kepura-puraan sang istri dia pun ikut turut serta.
“Sayang jangan lakukan tindakan yang bodoh...” Dady Ken melarang sang istri pura-pura takut kehilangan.
“Luna mama dan papa mohon dengan Luna terima pernikahan ini. Apa Luna nggak kasihan lihat momy Rina hendak sangat kalau kamu jadi menantunya.” pujuk Lina Su pada Luna.
Luna yang melihat dan mendengar kata-kata mama angkatnya pun jadi luruh dia lalu berjalan menghampiri momy Rina dan berucap.
“Baiklah Luna akan terima pernikahan ini tapi dengan syarat pernikahan ini harus di rahasiakan. ” kata Luna menyetujui pernikahan tersebut tapi dengan syarat harus merahasiakan pernikahan tersebut.
__ADS_1
“Okey tidak masalah.” jawab dady Ken menerima syarat dari Luna daripada Luna tidak mahu menjadi calon menantunya.
Flackback end