
Nama gue Luna Su, biasanya gue dipanggil sebagai Luna. Hari ini merupakan hari pertama gue sekolah di sekolah baru gue yang merupakan salah satu sekolah terkenal di negara C iaitu Zhao high-school kerana papa dan mama gue baru saja mendapatkan kerja baru di negara C.
Tok... tok... tok...
“LUNA SU cepat bangun hari ini hari pertama kamu masuk sekolah baru kamu loh! Cept bangun nanti kamu telat masuk ke sekolah baru kamu.” Seru Lina Su mamanya Luna.
“Yes... Ma ni Luna udah bangun kok ma.” jawab Luna sambil berlalu ke kamar mandi.
“Cepat Luna jangan sampai tertidur di kamar mandi pula.” teriak Lina Su kerana dia tahu kebiasaan anak semata wayangnya itu.
“Ya ya mama ku sayang.” jawab Luna.
Lina Su berlalu pergi ke ruang makan setelah mendengar jawaban dari Luna. Setelah sampai di ruang makan Lina Su melihat sudah ada sang suami yang tengah menanti kedua wanita kesayangannya.
__ADS_1
“Ma... kenapa pagi-pagi sekali sudah berteriak? ” Tanya Alex Su papanya Luna.
“Tu loh pa.. anak kesayangan papa tu. Biasalah perangai dia nggak pernah berubah. Sampai bila perangai dia mau macam tu pa. mama risau klau dia sudah duduk dengan keluarga Kandungnya kalau perangai dianya nggak berubah-ubah.” Khawatir Lina Su dengan kebiasaan buruk Luna.
“Bkarkan aja ma... kata nanti kalau tiba waktunya dia akan berubah kok ma.” kata Alex Su tenang.
“Biar papa bilang pa.. dia tu anak dara pa.. gi mana kalau dia nikah nanti kalau kebiasaan buruknya masih ada gimana pa.” kata Lina Su.“Dan kejap lagi waktu dia masuk sekolah baru dia loh pa. nanti dia telat.” kata Lina Su panjang lebar.
Alex Su tidak dapat menjawab lagi kalau mood Lina Su sudah masuk ke mood singa betinanya. Beberapa menit kemudian Luna kelihatan menurun anak tangga dari lantai atas menunju ke ruang makan.
Yuo Luna sudah diberitahu bahawa dia buakan anak kandung mereka. Pada awalnya Luna susah nak terima semua itu kalau dia bukan anak kandung mereka tapi lama kelamaan Luna dapat menerima kenyataan yang dia bukan anak kandung mereka. kata Luna Akan tetap menganggap Alex dan Lina Su sebagai orang tuanya walaupun orang tua angkat. Luna juga tahu siapa keluarga kandungnya tapi dia nggak mahu kembali kepada keluarga kandungnya kerana dia merasa tidak rela meninggalkan orang yang sudah menjaga dan merawat serta memberikan kasih sayang mendalam pada Luna sejak bayi sampai sekarang.
“Luna... papa ada sesuatu yanv nak ppa tanyakan sama kamu.” kata Alex Su memandang Luna dengan tatapan yang sulit dimengertikan Luna.
__ADS_1
“Ada apa pa? ”tanya Luna perasaan.
“Luna sayanv jangan marab ya kalau papa tanya kamu. ” kata Alex Su pada Luna.
“Luna nggak bakal marah kok sama papa. Ada apa sebenarnya pa?” kata Luna.
“Luna kenapa kamu nggak mau ketemu sama keluarga kandung kamu sayang, apa Luna nggak rindu sama mereka.” tanya Alex Su.
“Luna rindu pa.. tapi mereka nggak pernah mencari keberadaan Lun kebelakangan ini. tapi kalau Luna pulang ke keluarga kandung Luna gimana dengan papa dan mama. Apa Papa sama mama rela Luna tinggali mama dan papa.” kata Luna sambil memandang Alex dan Lina Su berganti.
“Kami nggak bakal rela Luna tapi kami sebagai orang tua akan sangat bahagia kalau Luna bahagia sama keluarga kandung Luna.” Terang Lina Su pada Luna.
“Kalau gitu Luna tinggal sama papa dan mama aja lah. Luna sayang banget sama papa dan mama.” kata Luna sambil memeluk Alex dan Lina Su.
__ADS_1
“Yah kita juga sayang sama anak manja kita ni kan ma. ” kata Alex membalas pelukan Luna. Lina Su pun mengangguk mengiayakan ucapan sang suaminya.
“Udah ah.. nanti kita telat mau hantar Luna ke sekolah barunya dan kita juga telat masuk kerja.” kata Lina Su meleraikan pelukan mereka kerana mereka sudah hampir telat menghantar Luna dan masuk kerja.