PERJODOHAN: PERNIKAHAN RAHASIA ANTARA PRESDIR DENGAN ANAK SMA

PERJODOHAN: PERNIKAHAN RAHASIA ANTARA PRESDIR DENGAN ANAK SMA
BAB 21


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Luna sudah bangun dari tidur lelapnya. Namun, dia tiba-tiba teringat kembali kekadian semalam di mana dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau suami serta sahabatnya suaminya melawan para musuh yang sedang berusaha memusnahkan markas mafia milik Presdir Kai. Dan konyolnya dia malah membantu suaminya kerana kelihatan kerawalan melawan pihak musuh yang semakin bertambah banyak.


Nasib baik Luna menggunakan topeng wajah agar dia tidak ketahuan oleh suami serta sahabatnya kalau dia yang datang membantu mereka melawan musuh.


“Ahhh... Apa Tuan sudah pulang semalam kenapa gue tidak dengar bunyi mobil yang paking di halaman rumah. Atau Tuan masih belum pulang? ” tanya Luna pada dirinya sendiri. 


“Hais.... Lebih baik gue mandi dulu selepas itu gue masak serapan pagi. Takut nanti telat datang sekolah.”


Luna pun bergegas pergi ke kamar mandi. Dia mengisi air di bak mandi. 


Selesai saja Luna mandi, dia langsung menuju ke dapur untuk membuat sarapan pagi. Namun, baru saja Luna mencapai pintu dapur dia mendengaf suara pintu terbuka dan tampaklah presdir Kai baru saja pulang. 


“Tuan baru pulang.?” tanya Luna lirih takut kalau presdir Kai akan membentak dirinya seperti dulu. 

__ADS_1


“Erm.. ” itu saja jawaban presdir Kai lalu dia berlalu pergi ke kamarnya di tingkat atas. 


Tentu saja hal itu membuat Luna merasa sedih, dia sudah berusaha untuk mendapatkan perhatian dari suaminya tetapi tetap saja begitu.


Di sisi lain lebih tepatnya di kamar presdir Kai.


Persdir Kai dapat melihat raut wajah Luna yang kelihatan sedih tetapi dia hanya mengabaikan Luna begitu saja. 


“Nanti mom dan dad akan datang kau buat macam biasa, pindah kamar di atas. ” Kata Presdir Kai dengan nada dingin.


Presdir Kai lalu pergi belum sempat Luna ingin bertanya. Luna hanya bisa menghela nafasnya melihat sikap dingin presdir Kai dari awal mereka menikah sampai sekarang sudah 3 minggu lebih mereka duduk satu atap. Namun, presdir Kai tidak pernah sekali pun bertelur sapa dengan Luna. Walau Luna menyapanya terlebih dulu.


Luna memakan sarapannya dulu kerana dia sebentar nanti akan berangkat ke sekolah.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


Pada Sore harinya, benar saja Dady dan Mamy mertua Luna datang ke rumah mereka dengan membawa koper besar sekali serta dua orang ART ke rumahnya. Presdir Kai yang melihat itu pun langsung bertanya pada momy Rina untuk apa membawa koper besar serta dua ART ke rumahnya.


Sedangkan Luna dia langsung pergi ke dapur guna membuatkan kedua mertua, dua ART serta suaminya air minum dan camilan.


“Mom... buat apa mom membawa koper besar sangat dan ini siapa mereka berdua yang berada di belakang mom?” tanya presdir Kai penasaran.


“Ohh momy bawa koper besar kerana mom akan duduk disini sampai dad pulang dari luar negeri. dan sekalian mom bawakan dua pembantu di rumah kalian kasian Luna kalau melakukan tugas yang banyak” jawab momy Rina.


Presdir Kai langsung terdiam mendengar kata-kata momy Rina bahawa dia akan berada di sini lebih lama.


“kalau mom lama jadi aku dengan istri aku akan lama duduk satu kamar!” batin Presdir Kai.

__ADS_1


__ADS_2