
Di sisi lain.
“Tuan....lepaskan tangan saya sakit...” kata Luna berusaha melepaskan tanganya dari Kai.
Kai tidak menghiraukan permintaan Luna dia terus saja berjalan menuju ke arah mobilnya dipakirkan.
Luna terpaksa menghentikan langkah kakinya supaya Kai tidak lagi menyeretnya tetapi dugaannya salah memang Kai berhenti namun Kai tiba-tiba mengedong Luna karena Luna menghambat perjalanan mereka.
“Ahhkk... Lepaskan saya...” Luna terkejut karena Kai tiba-tiba saja mengedongnya padahal dia pikir tadi Kai akan melepaskan tangannya karena Luna berhenti tetali dugaannya meleset tidak seperti dugaannya.
“Diam Luna atau kamu mau aku ciummu di sini?” kata Kai lembut tidak seperti tadi sewaktu Kai melihat Luna dengan pria lain walaupun itu sahabatnya sendiri.
Luna langsung terdiam mendengar kalau Kai akan mencium dirinya dengan paksa.
Melihat Luna diam Kai tersenyum tipis sampai tidak ada yang melihat senyumannya karena terlalu tipis.
Tidak lama kemudian Kai dan Luna sampai di mobil. Kai langsung membuka pintu mobil dan lanjut meletakkan Luna dengan perlahan-lahan. Setelah itu Kai juga masuk ke dalam mobil.
Lama mereka berdua berdiam diri di sana tidak ada satu pun perbicaraan yang keluar.
“Ekhmm...” Kai berdeham untuk mengusir rasa cangung yang terjadi di dalam mobil.
Luna memandang Kai sekilas selepas itu dia mengalihkan pandangnya ke arah luar jandela mobil.
__ADS_1
“Luna...” panggil Kai lembut sambil memegang tangan Luna.
Luna menoleh ke arah Kai lalu pandangan matanya melihat tangannya yang dipegang oleh Kai.
“Erm...”jawab Luna singkat.
“Huuufffhhh... Maaf...” itu saja yang dapat dikeluarkan oleh Kai padahal dia ingin meminta maaf karena perlakuannya yang kasal beberapa hari ini pada Luna.
“Maaf untuk apa?” tanya Luna pura-pura tidak tahu.
“Erm.. Maaf karena beberapa hari ini aku terlalu kasar sama kamu dan juga.. ” ucapan Kai langsung dipotong oleh perkataan Luna.
“Tuan tidak perlu minta maaf karena tuan tidak ada salah apa-apa pun pada saya.”
“Saya harus panggil apa?”
“Hubby...”
“Baiikk..”
Selepas itu hanya ada kesunyian yang ada di dalam mobil Kai. Kai tidak tahu bagaimana dia mulakan semuanya dari awal. Namun pasti dia akan membuat Luna jatuh cinta padanya. Kai sampai lupa kalau dia masih saja berhubung dengan kekasihnya iaitu Iren.
Karena sudah tidak ada lagi yang ingin Kai bicarakan Luna pamit oada Kai untuk kembali ke tenda yang mereka buat sore tadi karena dia merasa sangat lelah.
__ADS_1
“Erm.. Tu.. Hu.. Hubby saya kembali ke tenda dulu ya. Kalau sudah tidak ada hal lagi yang ingin hubby bicarakan.” izin Luna pada Kai.
“Ah.. Iya kita kembali bersama-sama saja ke tenda.” jawab Kai lalu mereka keluar dari mobil.
Saat Luna ingin melangkah tapi tidak jadi karena tangan Kai memegang tangannya.
“Ada ap- emmmm... ” ucapan Luna terhenti karena tiba-tiba saja Kai mencium bibir seksi milik Luna.
Luna sangat terkejut karena Kai tiba-tiba saja menciumnya.
Melihat Luna tidak protes Kai melanjutkan ciumannya dia mengiggit bibir Luna agar sedikit terbuka supaya dia dapat mengakses seluruh mulut Luna.
Luna membuka bibirnya karena Kai mengiggit bibirnya tanpa membuang kesempatan Kai langsung memasukkan lidahnya dan m3lum@t bibir Luna.
Beberapa menit kemudian karena mereka sudah kehabisan napas Kai menghentikan ciuman mereka.
Huh.. Huh... Huh... Suara napas mereka berdua karena kehabisan napas. Kai melihat Luna yang sedang tersipu malu pada Kai. Kai tersenyum melihat reaksi Luna yang malu-malu dengannya.
“Apa masih mau lagi? ” goda Kai karena dia suka melihat wajah Luna yang malu walaupun dalam keadaan gelap sekali pun.
Luna langsung berlari dari Kai karena Kai menggodanya.
“Lucu sekali..begini rasanya kalau menggoda Luna. Sangat mengemaskan” gumam Kai lalu dia menyusul Luna kembali ke tenda.
__ADS_1