PERJODOHAN: PERNIKAHAN RAHASIA ANTARA PRESDIR DENGAN ANAK SMA

PERJODOHAN: PERNIKAHAN RAHASIA ANTARA PRESDIR DENGAN ANAK SMA
BAB 29


__ADS_3

Kai Zhao baru saja selesai dengan panggilannya dia masuk ke dalam rumah dan mendapati kalau hanya ada momy Rina saja disana tetapi Luna istrinya tidak ada di sana. 


“Mom... Luna mana mom...? ”Tanya Kai pada momy Rina karena dia tidak melihat Luna di sana. 


“Ohh.. Luna katanya dia ingin istirahat dulu, jadi dia masuk dulu ke kamar kalian. ”jawab momy Rina. 


Kai ingin berlalu pergi menuju ke kamarnya tetapi momy Rina memanggilnya dia terpaksa mengurung niatnya hendak ke kamar. 


“Kai mom ada benda nak bicarakan dengan kamu. Boleh kita bicara sebentar. ”Kata Momy Rina pada Kai.


Kai pun duduk di sofa menunggu kata-kata momy Rina.


“Ada apa mom? ”


“Kai... Apa kamu tidak kasian melihat istri kamu itu. Mom lihat dia sudah jatuh cinta dengan kamu. Kenapa kamu tidak mau memberikan perluang buat Luna?” Tanya Momy Rina. 


“Mom, sorry Kai can't fool Kai's feelings ... Kai is still in love with Iren. So after 6 months Kai wants to divorce with Luna. Kai hopes Mom can persuade Dady so that Dady agrees with Kai's decision.”kata Kai lalu berlalu dari ruang keluarga menuju ke lantai atas. 


“Kai waiting,Momy to not finish talking anymore” Momy Rina meninggikan suaranya apabila melihat Kai sudah berlalu menaiki anak tangga. 

__ADS_1


Sampai di lantai atas Kai tidak langsung masuk ke kamarnya melainkan dia menuju ke ruang kerjanya di lantai atas.


Sedangkan di dalam kamar Luna sedang bicara di dalam telepon dengan seseorang. 


“Erm.. Bagaimana apa sudah sampai ke tangan Tuan Wu dan nyonya Wu?”Tanya Luna pada orang yang ada di sambungan telepon. 


“Sudah nona muda. Nona jangan khawatir semuanya dalam keadaan baik. Dan nona ada perkara yang ingin saya katakan. ” kata seorang di hujung talian.


“Erm. Katakan saja. ”


“Nona ada beberapa orang yang sedang mencari nona dan mereka juga sedang mengawasi gerak geri tuan muda Wu serta keluarga Wu. Kemukinan mereka juga yang terlibat dalam penculikan nona sewaktu kecil dahulu.” kata orang itu. 


“okey good job Frank.” 


Frank adalah manajer restoran milik Luna. 


🌸🌸🌸🌸🌸


Hari demi hari tak terasa seminggu semejak momy Rina duduk dengan mereka. Hubungan antara Luna dengan Kai semakin membaik mereka sudah banyak terbuka antara satu sama lain contohnya sekarang merupakan akhir pekan jadi momy Rina bercadang ingin membuat barbeku pada akhir pekan kerana sudah lama momy Rina ingin berkumpul dengan semua sahabat anak menantunya.

__ADS_1


Melina, Sasa dan Rayna sahabat Luna sampai lebih awal dari pada yang dijanjikan. Jadi mereka hanya duduk di tepi kolam renang yang ada di samping rumah. 


Sahabat Luna iaitu Melina, Sasa dan Rayna belum pernah berjumpa dengan Kai suami Luna, Jordan, Luohan serta Lison. Jadi hari ini mereka berkesempatan untuk saling kenal dengan sahabat suaminya Luna.


“Hey...!! Lun lo bilang kalau suami serta sahabat suami lo akan datang tapi kenapa dari tadi gue tidak lihat mereka pun. Cuma tuh.. Si Also itu saja sama mentua lo saja? ” Tanya Sasa pada Luna kerana dia sudah lelah menanti pesta akan dimulai.


“Dari tadi lo asik merungut... Sabar boleh tak... Sa.. Lo itu macam nggak pernah kasih sama nyokap dan bokap lo makan aja. Dari tadi gue dengar lo asik merungut saja. ” bukannya Luna yang menjawab tetapi malah Melina yang menjawab sebab dia sangat kesal dengan Sasa sahabatnya yang satu ini suka sangat kalau ada makan-makan di rumah tak kira dimana-mana pun kalau sudah ada makan dia pasti ada. 


Namun, yang mengharankannya adalah bentuk badan serta berat badan Sasa tidak pernah tinggi ataupun gemuk tetapi malah masih anak kecil saja yang mungil sama dengan Luna cuma bezanya adalah Luna mungil dan imut berbeda dengan Sasa dia berwajah matang. 


“Kalau iri bilang boss nggak usah ngeres kali. ” kata Sasa sambil mengelurkan lidahnya. 


Melina yang melihat itu sangat rasa geram dan kesal ingin sangat dia memukul-mukul Sasa tetapi tertahan oleh Luna.


“Mel.. Sa... Udah lah apa kalian nggak malu ke dengan momy. ” kata Luna mencoba meleraikan mereka berdua. 


Melina dan Sasa yang baru menyedari bahawa ada momy, mentuanya Luna di sana merasa sangat malu. 


“Maaf mom... ” kata Melina dan Sasa serentak. 

__ADS_1


Momy Rina memang menyuruh para sahabatnya Luna memanggil dirinya dengan sebutan momy sana kayak Luna dan para sahabat anaknya Kai. 


“Ya tidak apa-apa momy senang kok ada banyak orang yang membuat keadaan rumah ini serasa macam hidup tidak kayak dulu hanya ada kami saja sebelum Luna menjadi menantu kami.” kata Momy Rina mengenang masa lalunya. 


__ADS_2