
DI PERUSAHAAN ZHAO GROUP.
Terlihat seorang pria sedang duduk di meja kerja miliknya, dia sibuk memeriksa bekas-bekas penting perusahaan miliknya. Di hadapannya pula ada seorang pria berambut pirang sedang menanti beks yang tengah ditandatangi oleh atasannya.
“Jo selepas ni aku ada jadual apa lagi? ”tanya sang atasan kepada asisten pribadinya.
“Lepas ni kau nggak ada kegaitan apa-apa pun cuma nanti kau harus jemput mommy Rina and daddy Ken di bandra.”kata Asistennya.
“Kau aja yang jemput mom and Dad, aku lagi malas mau ketemu sama momy nanti kalau ketemu mesti momy tanya pasal pernikahan lagi. Iren belum siap kalau aku ajak buat nikah. katanya dia mau menjadi artis terkenal yang Top no.1. ” kata Atasannya.
“Aku nggak dapat, kau..” kata asisyennya terputus sebab bunyi ponsel miliknya bunyi.
Kring... kring... kring... ponsel miliknya bunyi tanda ada panggilan masuk. tetera nama Momy Rina di layar skrin ponselnya.
“Hallo mom... ” sautnya
“Hallo Jordan apa Kai ada sama kamu nak? ” tanya Momy Rina.
__ADS_1
“Ada kok mom, bentar Jo kasih sama Kai ponselnya. ” kata Jordan lalu memghulurkan ponselnya ke Kai atasannya.
Yah dia adalah Kai Zhao dan Asisten pribadinya Jordan Xiao.
“Yes mom, I'm here. ” jawab Kai antara mau tak mau saja menyaut panggilan ibunya. Dia juga memandang Jordan dengan tatapan tajam seakan ingin memakan Jordan hidup hidup.
“KAI ZHAO jemput mom and dad sekarang... kata Bukannya mom udah kirim pesan sama kamu kalau hari ini mom and dad akan tiba.” kata Momy Rina menekankan nama Kai.
“Mom uncle Tao adakan buat jemput mom and dad dekat bandra Kai lagi busy mom.” kata Kai memberi alasan supaya ibunya tidak menyuruh dia yang jemput.
“No... Kai, uncle kamu juga busy di sekolah apa kamu lupa Kai kalau Uncle Tao kamu sekarang menjadi kepala sekolah.” kata Momy Rina.
“No but, but Kai... Kia kena ambik mom and dad SEKARANG... ”kata Momy Rina menekankan kata Sekarang.
“Yes mom, yes...Kai will pick up Mommy and Daddy now but wait for Kai soon Kai will be here. Kata Kai Lalu Menutup Panggilan secaraa Sepihak.
Kai memmandang Jordan Dengan tatapan tajamnya kerana nya Kai harus menjemput mommy dan daddynya di bandra.
__ADS_1
Jordan Yang Mendapat Tatapan Kai Langsung mencuit nyalinya.
“Erm.. aku pergi ke ruang ku masih ada pekerjaan yang harus aku lakukan.” Kata Jordan sambil berlalu menunju ke arah pintu.
“Berhenti... kau harus ikut aku jemput momy dan dady di bandra sekarang.” perinta Kai pada Jordan.
Jordan hanya bisa pasrah saja dia mengikuti Kai yang terlebih dahulu berjalan menunju ke mobilnya.
Sekitar 30 menit dari perusahan ke bandra, mereka sudah sampai di bandra lalu Kai keluar dari mobil untuk menjemput momy Rina dan Dady Ken.
“Hai mom.. hai Dad sorry telat.” kata Kai.
“Sorry telat kamu bilang Kai kaki mom dah nak lumutan menunggu kamu jemput mom dan dady” kata Momy Rina sambil menjawel telinga Kai.
“Aduhh mom.. sakit mom... Kai minta maaf mom... ”kata Kai sambil memegang telinganya yang telah dijawel oleh mommynya.
“Udah tu mom Kai bukan anak kecil lagi mom.. banyak orang tengok kita mom. kita pulang dulu berbincang di rumah saja.” lerai Ken kerana melihat banyak orang yang menonton mereka.
__ADS_1
“Emmm.. kamu berhutang sama momy Kai.. ” kata Momy Rina melepaskan tangannya dari telinga Kai.
Setelah berlaku sedikit tadi Kai dan Keluarganya serta Jordan berjalan menunju ke Villa Zhao.