
Sedangkan dady Ken hanya diam saja. dia sudah tahu hal yang dimasudkan Luna menantunya.
“Maksud Luna, Luna ingin mengakhiri pernikahan ini mom.” jawab Luna lirih.
Momy Rina sangat terkejut mendengar bahwa menantu kesayangannya ingin mengakhiri pernikahan mereka.
“APA!...tapi kenapa Luna.. Apa Kai yang ingin mengakhiri hubungan kalian?” tanya Momy Rina sedikit emosi karena dia pikir anaknya yang ingin mengakhirkan hubungan pernikahan mereka.
Luna menggeleng. “Bukan mom.. Luna sendiri yang ingin..-”
“Mom tak setuju Luna pisah dengan Kai. ” potong momy Rina sebelum mendengarkan alasan Luna sampai habis.
“Tapi mom.. Luna mohon sama mom..Luna tak mau kalau kehadiran Luna hanya akan membuat Kai tak bahagia mom.”
“Apa Luna tak bahagia dengan Kai?” tanya momy Rina.
__ADS_1
“Luna bahagia mom. Tapi apa Kai bahagia dengan Luna?” tanya Luna balik. “Tak mom.. Kai tak bahagia dengan Luna. Selama ini kami hanya pura-pura saja di depan kalian semua. Kami sudah dari awal pernikahan hanya nikah kontrak selama 6 bulan saja mom. Kai sangat mencintai kekasihnya mom. Dia sanggup tunggu kekasihnya kembali dan selepas itu Kai akan menceraikan Luna. Sekarang ini Kai sudah berada di rumah kekasihnya mom. Luna harus apa? Luna tak dapat nak halang Kai daripada pergi, Luna tidak mau egois mom. Maafin Luna mom karena selama ini bohong sama mom dan dady.” kata Luna berterus terang dengan kedua mentuanya.
Dady Ken yang mendengar itu menggenggam tangannya erat karena dia berusaha menahan emosinya supaya tak dilepaskan.
“Maaf...mom dad.. Luna minta maaf.. Jangan salahkan Kai dalam hal ini mom, dad... Salahkan Luna karena Luna menerima pernikahan ini tanpa memikirkan perasaan Kai terlebih dahulu.” kata Luna lalu melutut di depan kedua mentuanya.
Momy Rina mencegah Luna dari melutut di depan mereka“Ini bukan salah kamu nak. Ini semua salah mom yang paksa Luna dahulu. Maafin mom juga.” jawab momy Rina langsung memeluk Luna.
“Dad..!” panggil Luna karena dia melihat ayah mentuanya hanya diam saja dari tadi Luna menjelaskan semua itu.
“Erm...”
“Tak boleh Luna..dad harus kasi pelajaran dengan anak br3ngs3k itu supaya dia sadar diri.” jawab Dady Ken dengan emosi tertahan.
Luna menggeleng-geleng “jangan dad. Luna mohon sama dady.. Jangan marah dengan Kai..” mohon Luna melutut didepan Dady Ken agar dady Ken luruh dan tak akan memarahi Kai.
__ADS_1
Dady Ken menghela napasnya dengan berat lalu dia mengangkat Luna agar tidak melutut lagi di depannya. “Iya dad tak akan marah dengan Kai. Tapi Luna mau kemana bawa koper besar sangat?” tanya Dady Ken heran melihat Luna membawa koper yang besar.
“Luna hendak pergi dari sini dad. Luna ingin tenangkan pikiran Luna dulu. Lepas ini Luna akan ke rumah papa Alex dan mama Lina dulu pamit sama mereka. Dan momy sama dady jangan risau Luna akan selalu kasi tau bagaimana keadaan Luna nanti.” terang Luna sama momy Rina dan dady Ken.
“Tapi.. Luna mau ke mana? Momy akan hantar Luna.” tanya momy Rina mempertanyakan kemana tujuan Luna.
“Luna akan ke LA mom.. Sambung study di sana. Kalau Luna sudah sedia mau pulang Luna akan pulang ke sini. Tapi mom, dad... Bantu Luna jangan kasi tau dengan Kai di mana keberadaan Luna.”kata Luna memberitahu di mana dia tinggal dan juga minta tolong agar mereka tidak memberitahu pwada Kai di mana keberadaan Luna.
“Iya sayang kami janji tak akan kasi tahu sama Kai di mana keberadaan kamu.” jawab kedua mentuanya bersamaan berjanji tidak akan memberitahu pada Kai.
“Terima kasih mom, dad...” Luna lalu memeluk kedua mentuanya.
“Iya sama-sama. Kamu pergi naik ke atas istirahat dulu sebelum pergi kerumah orang tuamu.” perintah dady Ken agar Luna istirahat terlebih dahulu sebelum dia pergi.
Luna pun pergi ke kamar Kai yang terletak di lantai tiga sedangkan dady Ken dan momy Rina pergi ke lantai dua di mana kamar mereka berada.
__ADS_1
Sampai saja Luna di pintu kamar Kai Luna lalu masuk ke dalam. Luna bersandar di pintu setelah pintu ditutup.
‘Luna akan selalu rindu kebersamaan kita hubby...hiks....hiks.....hiks.... Luna sayang, cinta banget sama hubby tapi...hiks....hiks... Hubby tidak pernah sekali pun memberikan peluang untuk Luna mencintaimu. Kenapa...hiks..hikss..sakit sangat hubby...kenapa hati Luna rasa sakit sangat... Hiksss... ’ tangis Luna pecah setelah dia tiba di kamar mereka berdua. Tetapi mulai sekarang kamar itu bukan milik mereka lagi. Karena terlalu lama menangis Luna tidak menyadari dirinya tertidur lelap disana sampai keesokan pagi.