
Makan malam pun tiba, Kai Zhao, momy Rina dan Luna sudah berada di meja makan untu makan malam.
Suasana di meja makan sunyi karena sudah menjadi peraturan kalau lagi makan dilarang untuk berbicara.
Selesai makan malam, Luna mengumpulkan piring-piring yang sudah kotor lalu membasuh piring-piring tersebut. Walaupun di sana sudah momy Rina dan Dady Ken sediakan ART tetapi Luna tetap saja mengerjakan semua kerja rumah. Sudah banyak kali momy Rina melarang Luna melakukan kerja rumah kerana sudah ada dua ART yang dikerjakan oleh Momy Rina.
Setelah selesai memcuci piring luna berlalu ke arah ruang keluarga karena di sana masih ada momy Rina serta suaminya. Lalu Luna duduk di sebelah momy Rina.
Namun tiba-tiba momy Rina berbicara. “Kai... Mom cadang libur akhir pekan ini ingin buat barbeku, ajak semua sahabat kalian.” kata momy Rina memulaikan perbicaraan.
“oke mom nanti Luna beritahu dengan ketiga sahabat Luna.” jawab Luna sedangkan Kai hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan momynya.
Karena sibuk berbalas pesanan dengan Iren.
“Kai kamu dengar tidak apa yang mom bicarakan? ” Tanya momy Rina pada Kai karena dia melihat Kai sangat sibuk dengan ponselnya.
“Dengar mom.. Kai oke saja mom” jawab Kai singkat.
Tiba-tiba ponsel Kai berdering.
Kring... Kring... Kring... Kai lalu berdiri dari duduknya sebelum mengangkat panggilan telepon dari Iren kekasih hatinya.
__ADS_1
Luna yang melihat Kai berlalu dari sana sudah dapat meneka siapa yang telepon barusan. Hal itu membuat hatinya Luna terasa sakit.
Luna luna pamit pada momy Rina dengan alasan capek ingin istirahat dulu.
“mom.. Luna naik ke atas dulu ya.. Ingin istirahat dulu.”pamit Luna pada momy Rina.
“Ya sayang istirahatlah kamu pasti capekkan.” izin momy Rina.
“selamat malam mom.” kata Luna sebelum benar-benar pergi.
Momy Rina tahu bahawa Luna tidak capek itu semua karena panggilan telepon yang diangkat oleh Kai itu adalah Iren karena itulah Luna pura-pura capek.
“Momy tahu kamu sudah cinta dengan Kai Luna. Momy janji akan buat Kai bertekuk lutut pada kamu. Momy akan buat Kai cinta mati dengan kamu Luna tunggu saja hanya sebentar saja sampai mom benar-benar dapatkan bukti kalau wanita itu tidak layak buat anak mom. ” Kata Batin Momy Rina.
🌸🌸🌸🌸🌸
Kembali kepada Kai.
“Hallo ada apa baby? ” jawab Kai setelah panggilan disambungkan.
“Honey kamu kemana saja sih seharian ini tidak telepon dan kirim pesanan sama aku.” rengek Iren manja pada Kai.
__ADS_1
Mendengar suara rengekan Iren Kai tidak tahu kenapa dia merasa tidak selesa mendengar suara rengekan Iren padahal sebelumnya dia sangat tersiksa menahan nafsu kelakiannya terhadap Iren tetapi sekarang kenapa dia tidak ada reaksi apa-apa pada Iren. Dan membuat dia perasaan bersalah terhadap Luna sebab telah mengabaikan Luna sejak tadi.
Apakah dia benar-benar sudah jatuh cinta dengan Luna istrinya sendiri? Atau itu hanya perasaan rasa bersalah saja kepada Luna? Tetapi kenapa saat melihat wajah kecewa Luna perasaan di hatinya tidak enak? Karena apa?
Kai sangat bingung dengan perasaannya sendiri disisi lain dia masih sangat mencintai Iren. Namun, disisi lain ada sedikit perasaan nyaman bila bersama dengan Luna.
Iren yang tidak mendapatkan jawaban dari Kai menyeru nama Kai berulang kali namun Kai tidak merespon kata-kata Iren karena dia asik dengan lamunannya.
“KAI ZHAO!!!...”bentak Iren sebab Kai dari tadi tidak juga menjawab panggilannya.
Lamunan Kai bubar setelah mendengar bentakkan dari Iren.“ahh... Ya. Aku dengar baby. Seharian ini aku sangat sibuk banyak hal yang harus aku lakukan baby.. Sorry ya sebab aku abaikan kamu seharian ini.” jawab Kai rasa bersalah.
“Ishhh.... Kamu hari-hari sibuk...kan ada asisten kamu yang boleh buat semua itu. Kenapa juga kamu harus repot-repot kerjakan segalanya sih. ” sungut Iren karena Kai selalu saja mengabaikan dirinya kalau sudah bekerja dengan sangat serius.
“hah...!! Jangan begitu juga baby.. Kalau aku tidak kerja siapa yang kasih kamu uang belanja buat kamu.. Kamu mau kalau aku jatuh miskin?”tanya Kai pada Iren.
“Ya enggak lah honey cuma aku tidak mau kamu abaikan... Aku juga butuh perhatian kamu juga.” kata Iren manja.
“kalo gitu kamu harus tahan dulu...nanti kalo kita berjumpa kita akan bersama juga kan. Jadi tunggu aku sampai pernikahan aku akan berakhir ya. ” kata Kai pada Iren namun tiba-tiba hatinya merasa tidak rela kalau dia melepaskan Luna.
Kai tidak tahu kenapa dengan hatinya.
__ADS_1
“Ya udah honey kalo gitu baby senang banget mendengar itu. Baby pamit dulu honey masih ada pekerja yang baby harus buat. ” kata Luna pada Kai lalu dia menutup panggilan teleponnya.