
Semalaman Kai tidak kembali ke kamar tempat Iren berada di hotel karena dia merasa ingin membunuh Iren saja jikalau Luohan tidak merancangkan sebuah ide yang gila menutut Kai, dia sudah sejak tadi telah membunuh Iren tetapi tidak jadi karena rencana Luohan.
Luohan menyuruh Kai untuk berpura-pura tidak mengetahui rencana Iren dan lanjutkan saja rasa cintanya pada Iren agar Iren mengeluarkan sifat aslinya nanti.
Awalnya Kai tidak mau menuruti perkataan Luohan tetapi setelah dipikir-pikirkan barulah Kai setuju mengikuti kata-kata Luohan.
Pada pagi harinya, Iren bangun dari tidurnya dan dia tidak mendapati Kai ada di dalam kamar sama dengannya.
__ADS_1
“Kemana perginya Kai ni? apa dia semalaman tidak pulang ke kamar?” Gumam Iren lalu dia beranjak dari ranjang menuju ke kamar mandi karena semalam dia tidak membersihkan diri sebab terlalu lelah.
30 menit kemudian Kai pun kembali ke kamar di mana Iren berada. Kai masuk lalu dia tidak melihat Iren ada di sana. awalnya Kai mengira Iren di kamar mandi, namun tiba-tiba langkah kaki Kai terhenti setelah mendengar Iren berbicara dengan seorang di telpon.
“Kau tenang saja tidak lama lagi semua harta milik keluarga Zhao akan menjadi milik kita. Honey hanya perlu bersabar saja oke. nanti kalau Kai setuju menandatangani semua dokumen-dokumen itu baru aku akan mengupah seorang pembunuh bayaran untuk membunuh Kai serta Keluarga Zhao.” kata Iren pada si pemanggil.
Iren sempat kaget melihat Kai sudah berada di belakangnya. “Sejak kapan dia ada di belakang aku? Kenapa aku tidak penasaran? apa dia dengar apa yang aku bicarakan tadi? ” batin Iren sangat takut kalau Kai akan mendengar apa yang di ucapkan tadi.
__ADS_1
“Hubby...kaget Baby tau.. Hubby dari mana saja. dari tadi Baby cari hubby tapi tidak ada.. Apa hubby tidak pulang ke kamar semalaman?” tanya Iren dengan kaku karena dia masih takut kalau Kai mendengar ucapannya tadi.
“Oh... semalam hubby tertidur di kamar sebelah karena terlalu penat untuk pulang ke kamar ini jadi Hubby tertidur di sana saja setelah kehilangan sahabat hubby.” jawab Kai berbohong agar Iren tidak curiga sama dirinya.
Iren mengangguk. "Ya sudah, sekarang hubby pergi mandi. Baby tunggu hubby siap dahulu baru kita pulang ke rumah kita.” kata Iren pada Kai karena mereka berdua akan pulang ke rumah Kai dengan Luna dahulu.
Kai mengangguk dan berlalu pergi ke kamar mandi. Di kamar mandi Kai tidak langsung mandi melainkan dia mengirimkan pesanan pada Jordan agar menyediakan beberaoa anak buahnya untuk menjaga keluarga Zhao. karena dia tahu kalau orang yang Iren hubungi tadi sangat berbahaya jadi Kai menyediakan terlebih dahulu anak buahnya agar menyamar menjadi pekerja yang dekat demgan keluarganya.
__ADS_1
“Iren jangan harap kau bisa memusnahkan keluarga aku, sebelum kau melangkah dulu mayat aku. karena aku tidak akan mengizinkan orang yang aku sayang akan terluka. kamu lihat saja nanti Iren tunggu tanggal naiknya saja.” Gumam Kai di depan cermin kamar mandi dengan serengai iblisnya dan aura yang sangat kejam yang dikeluarkan Kai.