
Pagi hari, kicauan burun membangunkan Luna dari tidur lelapnya karena jendela yang sedikit terbuka. Luna membuka matanya pelahan-lahan dan setelah kesedarannya kembali dia mendapati bahwa dirinya memeluk tubuh Kai. Dia ingin menjerit tetapi tidak jadi karena melihat Kai yang tidur dengan sangat lelap. Kai sangat terlihat imut apabila dia dalam keadan tidur.
Tangan Luna tiba-tiba mengelus-gelus wajah Kai dengan pelahan takut kalau suaminya itu akan terbangun.
“Tampan sekali... Hubby...” gumam Luna mengkagumi ketampanan suaminya.
“Sudah puan mengkagumi wajah ketampanan hubby?” tanya Kai mengejutkan Luna.
“Hub.. By... Apa hubby sudah bangun dari tadi?” tanya Luna pada Kai.
“sudah dari tadi hubby bangun sayang. Cumanya hubby ingin melihat istri imut dan mungil hubby ini tidur dulu” kata Kai menggoda Luna dia sangat suka melihat wajah Luna yang berwarna merah seperti kepiting rebus.
“Erm... Luna mandi dulu...” kata Luna coba lari dari Kai karena menggodanya.
“Apa perlu hubby ikut sayang mandi bersama kah?” tanya Kai lagi dan lagi menggoda Luna.
“Tidak perlu hubby Luna bisa sendirian.” lalu luna pergi ke kamar mandi dia menutup pintu kamar mandi dengan kasar karena dai berusaha lari dari sang suaminya.
__ADS_1
Bak..
Kai kekeh kecil melihat luna yang sedang malu dengannya. “seronok juga menggoda istri mungilku. ” gumam Kai. Namun, tiba-tiba Kai teringat kembali kalau dia masih juga berhubungan dengan Iren dia bercadang ingin mengakhiri hubungan mereka. Tapi belum ada kesempatan lagi.
“Aku harus mengakhiri hubungan dengan Iren dulu. Ntah kenapa semakin hari perasaan aku terhadap Iren tidak sama seperti aku bila bersama dengan Luna.” gumam Kai. “Nanti kalau ada waktu aku akan pergi berjumpa dengan Iren untuk mengakhiri semua ini. Aku tak mau kalau aku sakiti perasaan istriku sendiri.” gumam Kai lalu dia berjalan ke arah balkon dan menikmati pandangan matahari yang mulai naik.
30 menit kemudian Luna sudah selesai mandi. Namun saat hendak mengambil haduk mandi Luna tidak melihat haduk mandinya di sana yang ada hanyalah haduk mandi kecil saja itu pun hanya boleh menutupi bagian dada hingga pahanya saja. Tidak ada cara lain Luna pun mengintip di celah pinti kamar mandi untuk melihat apakah Kai masih di kamar atau tidak ada. Kalau tidak ada dia akan keluar dan masuk ke bilik pengantian pakaian.
Setelah mengintip Luna tidak mendapati Kai berada di sana jadi dia lalu menggunakan haduk mandi kecil itu. Luna tidak mengetahui bahwa Kai berada balkon jadi dia berjalan dengan santainya menuju ke arah bilik pergantian pakaian.
Kai yang melihat pandangan yang membuat dirinya panas dingin membeku seketika karena dia melihat Luna sangatlah seksi dan menggoda gairahnya. Kai dengan susah payah menahan diri supaya dia tidak akan melahap Luna. “Ekhm.. ” kai berdeham kuat supaya Luna tahu bahwa dirinya masih ada di sana.
“Huhhh..!! Kenapa pula gue nggak lihat kalo hubby ada di sana!! Bodoh!!”gumam Luna pada dirinya sendiri sambil memukul kepalanya kerana kebodohannya dia tidak mengetahui kalau sang suami masih ada di dalam kamar mereka.
🌸🌸🌸🌸🌸
Selesai berpakaian Luna langsung turun ke lantai bawah. Dia melihat di sana sudah ada momy Rina, Luohan, Jordan, Lison serta Aldo tengah menunggu dirinya dan suaminya untuk turun guna sarapan bersama.
__ADS_1
“Kai mana sayang? ” tanya Momy Rina pada Luna setelah melihat Luna berada didepannya.
“Hubby masih di kamar mom.. Sedang mandi. Maaf mom..Luna telat bangun.” jawab Luna dan tidak lupa dia meminta maaf pada mentuanya karena dia telambat turun dan membuat sarapan pagi untuk mereka semua.
Momy Rina mula-mulanya dia kaget mendengar oanggilan Luna pada Kai sudah berubah tapi kemudian dia tersenyum bahagia“tidak apa-apa kok nak.. Momy mengerti kok pasangan pengantin baru memang begitu.” kata Mmoy Rina sengaja ingin menggoda menantunya.
Luna hanya tertunduk malu mendengar ucapan mentuanya. Wajahnya sudah sangat memerah seperti tomat saja.
Tidak lama kemudian Kai pun turun dan langsung bergabung dengan mereka di meja makan.
“Ekhmm... Ada yang sedang membuka pabrik baru ini” kata Jordan menggoda Kai.
“benar apa yang kau cakapkan Jo...ada orang baru saja buka pabrik baru.” sambung Lison.
Sedangkan Luohan dia hanya tersenyum mendengar kedua sahabatnya suka sekali menjahili orang.
Luna bingung apa yang dicakapkan oleh kedua sahabat suaminya itu. Lalu dia memandang Kai yang nampak seperti biasa saja seolah-olah dia tidak terganggu dengan kata-kata kedua sahabatnya.
__ADS_1
“Apa hubby sedang buka pabrik baru? pabrik apa hubby? ” tanya luna penasaraan pada pabrik apa yang sedang diusahakan suaminya karena dia selalu saja tahu semua kegaitan suaminya tanpa suaminya memberitahu pada dirinya.