Perjodohan Dan Kebahagiaan

Perjodohan Dan Kebahagiaan
19 Membuka hati


__ADS_3

Ketika Meyra yang sedang berbaring tiba-tiba datang Raka yang menghampirinya.


"Apa kamu mencintaiku" bisiknya


"Maksud kamu" menarap Raka dengan bingung


"Aku sudah mendengarnya bahwa kau sangat


mencintaiku" mencium kening Meyra.


"Maaf aku hanya berbohong padanya, maaf membawa nama kamu dalam masalahku" memiringkan tubuh.


"Meyra, berusahalah untuk mencintaiku" lalu memeluk dari belakang.


"Kamu yang bilang padaku, agar tidak meminta lebih darimu. Sudah cukup, aku tidak ingin membicarakannya"


"Kita mulai dari awal, kita berusaha saling membuka hati" senyumnya


"Apa kamu akan mencintaiku?" lalu membalikan badan


"Iya jika kamu mampu membuatku berlabuh, dan aku akan berusaha" membelai rambut Meyra


"Aku hanya takut jika aku sudah mencintaimu, aku kau campakan setelah kau bosan denganku" terlihat sedih


"Tidak, jika aku sudah mencintai. Ku akan menjaganya" mencium bibir Meyra


"Tapi, jika aku tidak bisa mencintaimu bagaimana" melepaskan ciumannya.


"Aku akan berusaha membuat kau mencintaiku dan sebaliknya. Aku tidak ingin larut dalam masalaluku. Aku ingin memulai semuanya" Raka melanjutkan ciumannya.


Mereka pun sudah mulai sepakat agar bisa membuka hatinya. Raka dengan Menatapnya lalu mencium keningnya.


"Aku ingin kamu menjadi yang terakhir untukku" tersenyum senang. Tapi Meyra sudah tertidur sangat lelap.


Pagi hari Raka terbangun lalu mulai bergegas untuk memantau perusahaannya. Raka jarang sekali datang untuk mengurus perusahaannya. Tapi Raka sudah mempunya tangan kanan yang tidak akan mengkhianatinya.


"Sayang, aku berangkat keperusaan dulu ya" mencium kening Meyra yang masih tertidur


Lalu Raka melangkahkan kaki untuk menuju mobil yang akan dia tumpangi.


Setiba diperusahaan, semua menatap Raka yang bersikap dingin tapi ada senyuman yang kecil membuat semua terlihat bingung. Mereka berpikir mungkin karna Raka yang sudah menikah dan mulai bahagia.


"Tuan, kami sudah menyelesaikan semuanya dengan baik" ucap Pak Jhoni tangan kanan Raka.


Pak Jhoni adalah tangan kanan Raka yang sudah bekerja bertahun-tahun lalu diindonesia lalu memperkerjakan diperusahaan diamerika.


"Bagus, saya suka kerjaan anda" tersenyum menatap "aku akan pulang besok pagi, jadi tolong anda bekerja dengan baik dan menjaga perusahaan saya" tegasnya

__ADS_1


"Baik Tuan" menunduk


"Jika terjadi sesuatu hubungi saya" perintahny


"Baik Tuan" menunduk


Lalu Raka memantau semuanya, memeriksa keuangan perusahaan dan isi dalam perusahaan. Dia terlihat sangat lega melihat semua baik-baik saja.


Setelah semuanya selesai Raka lalu pulang, dia merasa ingin bertemu Meyra yang sekarang dia mulai menyukainya.


Meyra yang sudah terbangun lalu sarapan tanpa ada Raka. Raka yang harus pergi pagi-pagi tanpa membangunkannya. Meyra lalu berbaring dikamar membaca sebuah buku yang berada dikamar. Dia sangat tertarik dan mulai menyukainya. Hingga siang hari pun dia melupakan makan siangnya dan waktu pun sudah mulai sore.


Raka yang tiba dirumah lalu berlari menuju kamar.


"Sayang, kamu sedang apa" membuka pintu lalu mendekatinya


"Kamu sudah pulang, ko cepat sekali" Meyra yang sedang berbaring lalu terbangun melihat Raka datang


"Aku kan hanya memantau perusahaan saja, disini sudah ada yang menghandle nya sayang" lalu mencium kening Meyra


"Kenapa kamu memanggilku sayang?" tanya Meyra


"Kamu ini, apa salah aku memanggil istriku dengan sebutan sayang" menatap Meyra


"Maaf" jawab Meyra


"Baiklah, aku akan siap-siap" mulai beranjak lalu akan menuju kamar mandi


"Sayang, malam ini kita bulan madu ya" menatap penuh bahagia


"Tapi, aku.."


"Sudahlah, menurut saja" lalu terbangun dari duduknya


Raka yang melihat Meyra bingung membuat dia merasa senang.


"Apa aku menyukainya" batin Raka tersenyum


Meyra yang sedari tadi diam lalu melanjutkan untuk mandi karna hari mulai sore.


Raka yang sedang memandang jendela kamarnya yang tertuju keluar, pemandangan yang sangat indah.


Lalu melihat Meyra yang sudah mandi kemudian menyisir rambutnya. Raka lalu menghampirinya.


"Biar aku saja sayang" mengambil sisir


"Tidak usah Raka, biar aku saja" merebut Sisir yang berada ditangan Raka

__ADS_1


"Kamu jangan panggil aku Raka dong, panggil aja sayang" mencium pipi Meyra


"Baiklah sayang" mulai menyisir


"Malam ini aku sangat menunggu sayang, jadi berusahalah menikmati" berbisik lalu tersenyum dan meninggalkan Meyra menuju kamar mandi.


"Dia mulai aneh lagi" menghembuskan nafas


Raka sudah selesai mandi lalu melihat istrinya berada disofa sedang menonton tv dan memakan cemilan yang berada dimeja.


"Sayang, kamu senang disini? " mendekati Meyra dan duduk bersama


"Aku senang ko sayang" tersenyu


"Kalau kamu ingin disini, kita pindah saja kesini sayang" menatap Meyra


"Tidak sayang, aku hanya ingin disini untuk sementara. Kita kan bisa pulang besok, aku juga lebih betah berada diindonesia" senyumnya


"Ya sudah, besok kita pulang sayang" tersenyum lalu mencium bibir Meyra.


Raka dan Meyra sangat asik menonton film bersama lalu seseorang mengetuk pintu.


"Tuan, nona, Makan malam sudah siap" suara dibalik pintu


"Baik, kita akan segera turun" teriak Raka "ayo sayang, kita makan dulu lalu kita beristirahat" menarik tangan Meyra


"Iya sayang" mengikuti Raka yang sedang menggenggam tangan Meyra.


Mereka pun duduk bersama dan menikmati makan malam yang indah, Karna semua pelayan sudah tau kalau mereka malam terkahir berada diamerika.


"Ko ini berbeda, ini istimewa banget sayang" tersenyum menatap meja makan yang terlihat indah


"Iya, ini semua untukmu" mencium pipi Meyra


"Sayang, jangan menciumku sembarangan" merasa malu


"Kenapa? apa salah aku mencium istriku" menatap meyra dengan penasaran


"Bukan sayang, kamu tau kan disini ramai. Banyak pelayan disini. Aku hanya malu" terdengar sangat pelan


"Kamu ini, disini rumah kamu juga. Tidak usah malu sayang" tertawa kecil


"Ya sudah kita makan saja" mulai menyiapkan makanan lalu menyimpan dipiring Raka


"Terimakasih sayang" lalu mulai melahap makanan tersebut.


"Iya sama-sama sayang" disusul Meyra yang melahap makanannya.

__ADS_1


Mereka selesai makan lalu bergegas menuju kamar untuk beristirahat sebentar dan bulan madu. Raka sangat tidak sabar hingga menggoda Meyra yang sedang kenyang. Meyra melanjutkan nonton film sambil menunggu makanan yang berada diperutnya sudah turun.


__ADS_2