Perjodohan Dan Kebahagiaan

Perjodohan Dan Kebahagiaan
4 Memulai


__ADS_3

ketika meyra selesai beraktifitas seperti biasa, Dia pun melajukan mobilnya keperusahaan papahnya.. menempuh 40 menit dari rumah menuju kantor. Memarkirkan mobil menuju parkiran.


"maaf mba, mau bertemu siapa" sambil menahan meyra


"saya ingin bertemu papahku" menatap security


"maaf mba, Nama papah mba siapa? Biar saya hubungi dulu.. soalnya kalau ada orang yang mau masuk harus lapor dulu" menunduk


"ah iya pak tidak apa-apa.. Pak Handoko nama papah saya" tersenyum


"oh baik mba, maaf sudah menghalangi jalan anda.. saya akan mengantar langsung" memberi jalan


"terimakasih pak" berjalan menuju ruangan


"bagaimana aku tidak tahu kalau dia anaknya Bos" batin pak yoyo


Sambil berjalan menuju ruangan, meyra pun masuk dan bertemu papahnya yang dari tadi menunggu.


"meyra, akhirnya kamu datang juga" tersenyum


"iya pah maaf, meyra ada kelas jadi agak lama" duduk disofa


"ya sudah papah akan tempatkan kamu dibagian sekertaris" sambil memencet tombol telepon


"Mira, tolong kesini" menutup telepon.


seketika itupun mira datang.


"selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu" menundukkan kepala


"mira, kamu tolong antar meyra keruangan sekertaris kedua" menunjuk meyra


"baik pak, ayo mba ikuti saya" mempersilahkan jalan


"baik pak, saya pamit dulu" meyra menundukan kepala


"anak ini kenapa bilang bapak" batinnya langsung tersenyum


meyra pun berusaha mengerjakan pekerjaan kantor yang belum dia ketahui, berkat mira dia pun memahaminya.

__ADS_1


meyra memulai dari awal untuk bekerja membantu pak Handoko.


akhirnya jam pulang. meyra merapihkan meja tempat kerjanya. Dia bekerja dari nol tidak meminta ingin dibagian posisi lebih atas. karna pak Handoko tau kalau anaknya hanya ingin mandiri.


ketika melewati ruangan papahnya, meyra punn mendengar percakapan papahnya dengan seorang laki-laki.


"siapa dia, berbicaranya seperti tidak formal" melihat ruangan papahnya dan menujuparkiran mobil


"ah ternyata lebih lelah dari pada bekerja ditempat sebelumnya" menyenderkan badan


Tidak lama pun meyra pergi menjauhi kantor. menuju sebuah cafe dan memesan minumannya.


"hmmz, ternyata papah lebih capek kayaknya" memikirkan


tidak lama kemudian bertemu dengan revan.


"hey meyra, kamu disini.." menuju meyra " Boleh aku duduk disini, tapi apa kamu bertemu dengan pacarmu?" tanya penasaran


"ah tidak revan, aku cuma sendiri" tersenyum " iya duduk aja " menunjuk kursi


"apa kamu baik-baik saja?" melihat meyra


"Hanya terlihat lelah, kamu tidak sakit kan"


"tidak revan, aku baru pulang kerja jadi aku mampir kesini menghilangkan capek" tertawa


"sukur kalau gitu" menghela nafas "apa aku bisa kenal lebih dekat sama kamu" lihat meyra


"ha, maksudnya?" meyra penasaran


"hmmzz, maksud aku berteman atau lebih" revan tersenyum


"apa gak salah, dia ingin berteman bahkan lebih" batin meyra sambil tersenyum


"kamu kenapa, ko diam sambil tersenyum" membuyarkan lamunan


"ah tidak apa-apa ko, kalau mau berteman boleh aja" tersenyum senang


mereka pun berbicara hingga larut malam. Dan meyra pun langsung pulang menuju kamar tapi papahnya menghentikan dia.

__ADS_1


"meyra, kamu kemana aja ko baru pulang" mendekat


"ah iya pah maaf, tadi meyra ke cafe dulu terus bertemu teman jadi lupa kalau sudah malam" tersenyum


"ya sudah kamu mandi langsung tidur, besok kan akhir pekan jadi kita akan bertemu keluarga pak Bram"


"iya pah" menuju kamar "aku kenapa lupa kalau sudah dijodohkan, kenapa aku memberi harapan pada revan" membuka pintu dan membantingkan badan kekasur


"apa aku coba jalani saja" sambil tersenyum


meyra pun mandi dan tidak lupa memainkan handpone sebelum tidur. ketika itupun ada pesan masuk dari no yang tidak dikenal.


Pesan


"hai meyra, aku revan. apa kamu sudah sampai rumah?"


"sudah ko revan, kamu apa sudah sampai juga" tersenyum


"ah iya besok bisa kita bertemu lagi? " tanya revan


"Bagaimana ini, aku kan mau bertemu dengan teman papah, aku harus bilang apa ke revan.. gak mungkin kan kalau aku jujur" menghenyitkan Dahi


"maaf revan, aku ada acara keluarga mungkin lain kali kita bertemu" membalas pesan


"baiklah, kalau kamu ada waktu tolong hubungi saya"


"baik terimakasih" sambil tersenyum


"selamat malam dan mimpi indah" balas revan


"selamat malam juga" balas meyra sambil tersipu malu


"ah mengapa gak dari dulu aku kenal dia, kenapa harus sekarang" agak kecewa


meyra pun tertidur pulas dan bermimpi indah. terasa nyenyak kasur yang selama ini dia tempati..


keesokan harinya, meyra tidak lupa akan janjinya.. meyra pun berolahraga sebelum mandi dibelakang rumah, setelah itu mandi dan mempersiapkan semuanya..


memilih baju yang akan dia pakai untuk pertemuan itu.

__ADS_1


hingga mengacak semua baju..


__ADS_2