
Ketiaka mereka sudah makan. Meyra mencari susu ibu hamil yang menurutnya sangat membuat ingin meminumnya. Raka yang memilih sangat banyak bahkan beberapa rasa yang berbeda. Ketika semua sudah dibeli, mereka memutuskan untuk pulang.
Semakin hari mual yang dirasakan semakin kuat. Apalagi jika suaminya tidur bersama Meyra. Hingga Raka tidur dikamar sebelahnya. Bahkan Raka merasa sangat tidak menyukai kalau Meyra harus mual seperti ini.
Meyra pun jarang masuk kekantor karena mual yang dirasakannya. Pekerjaannya terbengkalai tetapi dia sudah mempercayai seseorang.
Sebulan kemudian Meyra sudah merasa lebih segar, mual yang dirasakan menghilang. Raka yang sangat senang lalu bergegas pindah agar tidur bersama Meyra.
Meyra yang sangat manja kepada Raka membuat Raka kewalahan, keinginannya harus dituruti hingga ingin Raka memakai hiasan wajah yang didandani Meyra.
Meyra yang sudah merasa lebih baik melanjutkan pekerjaannya. Berdiam diri didalam ruangannya karena Raka tidak mengizinkan beraktifitas lebih.
Ketika seseorang datang dan ingin bertemu dengan pemilik Toko Kue cake yang dimiliki Meyra. Hingga Meyra berjalan menuju ruangan tunggu.
"Selamat siang, ada yang saya bantu" Meyra yang menghampiri seseorang
"Selamat siang.. Perkenalkan saya Laura" mengulurkan tangannya
"Saya Meyra pemilik Toko Kue cake ini" balas Meyra lanjut membalas jabatan Laura
"Ada yang saya bisa bantu ibu Laura?" lanjut Meyra
"Panggil saja saya Laura.. Saya ingin bekerjasama dengan anda. Saya dengar kue anda sangat lezat dan propesional dengan cara pekerjaannya" Laura yang menatap Meyra dengan penasaran
"Baiklah.. Apa yang harus dilakukan Laura?" balas Meyra merasa ragu
"Aku hanya ingin disetiap acara yang aku lakukan atau kami buat anda yang akan menyiapkan kue cake yang lezat" Laura berjalan mengelilingi Meyra
"Aku mempunyai Wedding Organizer yang sangat terkenal dan aku sudah mendengar bahwa toko ini sangat disukai oleh banyak peminat bahkan klien kami" lanjut Laura
"Baik jika anda ingin memesan tinggalkan saja pesanannya. Kami akan membantunya" balas Meyra
"Aku hanya ingin kita bekerjasama dan mempunyai kontrak" lanjut Laura
"Maaf saya tidak suka bekerja dalam keadaan kontrak apalagi cuma masalah bisnis kecil" Meyra yang menunduk menandakan minta maaf
"Baiklah.. Aku ingin meminta no mu jika aku membutuhkannya" balas Laura
Kemudian Meyra memberikan kartu nama dan no handphonenya. Laura tidak mengetahui bahwa Meyra adalah istri dari pemilik perusahaan terkenal yang dia sangat kenal.
Laura yang sudah mendapatkan lalu pergi menuju mobil yang sudah berada seorang supir dan assisten pribadinya.
Meyra yang tidak ingin bekerjasama hanya karena tidak mau jadi permasalahan. Meyra lalu menuju ruangannya dan bergegas mengerjakan laporan yang selama ini ditinggalkan.
__ADS_1
Raka yang datang disaat makan siang dengan membawa banyak makanan hingga cemilan.
"Sayang, aku bawa makanan untukmu" Raka yang membawa tas belanja banyak
"Ini buat aku? ko banyak sekali sih?" Meyra yang membuka satu persatu
"Kamu kan sedang mengandung, sudah nurut saja" balas Raka
"Sayang, tadi ada yang mengajakku untuk kerjasama" ucap Meyra
"Kamu menerimanya?" balas Raka dengan raut wajah penasaran
"Iya cuma aku menolak kontraknya. Aku tidak ingin terikat dengan siapapun" ucap Meyra sambil memakan yang sudah dibukanya
"Ya sayang, kalau kamu tidak mau jangan dipaksa" Raka mengelus rambut Meyra
"Apa kamu sudah tidak merasa mual jika dekat denganku" lanjut Raka
"Tidak sayang, aku malah tidak ingin jauh darimu" goda Meyra
"Ya sudah nanti malam ya" senyum Raka licik
"Apanya yang malam sayang?" Meyra yang tidak tahu
"Kata dokter kan jangan berhubungan dulu kalau aku sudah merasa baikan" ucap Meyra tegas
"Itu alesan kamu biar kamu bisa menolaknya" Raka yang mulai cemberut
"Tapi bener sayang" Meyra meyakinkan
"Iya deh kalau gitu" Meyra yang melihat wajah Raka cemberut lalu menerimanya
"Nah gitu dong, aku kan sudah lama tidak melakukannya" Raka tersenyum
Meyra yang sudah memakan sangat banyak membuat dia sangat kenyang dan mengantuk. Raka yang sudah membiarkan Meyra tertidur di sofa lalu dia pergi menuju kantor karena masih banyak pekerjaan.
Meyra yang tertidur pulas terbangun. Dia melihat jam tangan miliknya sudah pukul 4 sore. Meyra yang sangat terkejut melanjutkan pekerjaannya.
Raka yang sudah mulai menyelesaikan pekerjaannya lalu menuju Meyra untuk menjemput.
"Sayang, kenapa kamu menunggu diluar" Raka yang baru turun dari mobilnya
"Aku bosan didalam, jadi aku tunggu disini saja.. Ayo kita pulang" balas Meyra kemudian masuk kedalam mobil
__ADS_1
"Kamu ingin apa sayang? biar aku yang mengantarmu kemana pun." Raka menatap Meyra
"Aku ingin pulang, aku ingin lanjut tidur" balas Meyra
"Ya sudah" Raka yang melajukan mobil
Ketika mobil setelah sampai Meyra yang tertidur didalam mobil dan Raka menggendong kemudian membaringkannya dikasur dengan sangat hati-hati.
Raka lalu melanjutkan aktivitas seperti biasa hingga menunggu Meyra terbangun. Tapi karena Meyra sangat lelah hingga dia tidur sampai pagi.
-----
Pagi hari Meyra terbangun dan melihat dia masih memakai pakaian kerjanya. Meyra tidak menyadari bahwa dia tertidur dimobil hingga pagi hari. Dan menatap Raka yang sedang memeluk Meyra.
"Sayang bangun" Meyra yang sudah terbangun dan menuju kamar mandi
Meyra sudah siap masih melihat suaminya tertidur.
"Sayang, kamu kerja tidak hari ini" ucap Meyra mendekati Raka
"Kenapa semalam kamu tidur sangat nyenyak hingga aku tidak tega membangunkanmu" Raka yang terbangun lalu menarik Meyra hingga berada diatasnya
"Maaf sayang, kamu kan tau akhir-akhir ini aku sangat sering mengantuk dan tertidur" balas Meyra yang berusaha melepaskan pelukannya
"Aku cuma ingin memelukmu sebentar, jangan bergerak" ucap Raka semakin mengeratkan pelukannya
"Sayang, aku harus bekerja. Aku sedang hamil anak kamu jangan memelukku seperti ini" balas Meyra agar bisa terlepas
"Baiklah, kalau kamu tidak sedang mengandung. Aku akan memelukmu hingga malam atau terus menerus" Raka melepaskan dan tersenyum
"Sudah sana mandi sayang" ucap Meyra dan bergegas menuju ruang makan
"Iya bawel" Raka kemudian bergegas mandi
Meyra yang sangat lapar hingga memakan sangat banyak yang berada diatas meja. Nasi goreng yang untuk Raka sudah habis dimakan Meyra.
"Sarapan aku mana" ucap Raka melihat Meyra yang sudah makan 2 piring
"Maaf sayang aku sangat lapar, ini kemauan anakmu" balas Meyra tersenyum menatap Raka
"Ya sudah, biar aku sarapan roti saja. Ayo mau pergi sekarang sayang?" ucap Raka
"Iya ayo sayang" balas Meyra yang sudah merasa kenyang lalu berjalan menuju mobil
__ADS_1
Meyra yang sangat kenyang terdiam menatap suaminya. Merasa bersalah karena porsi milik suaminya dimakan oleh dirinya dan porsi makannya semakin banyak.