Perjodohan Dan Kebahagiaan

Perjodohan Dan Kebahagiaan
33 Curiga


__ADS_3

Meyra kembali kedalam kamar setelah 1 jam menonton televisi diruang keluarga bersama mamah mertuanya. Dia berjalan dan mengambil handphone nya dan mencoba aktifkan kembali.


Dia menunggu cukup lama untuk handphonenya nyala kembali. Banyak sekali pesan dan telepon dari Raka.


Meyra beruhasa menelepon Raka tapi masih saja belum ada jawaban. Meyra melanjutkan menyibukan diri dan membaca sebuah novel. 30 menit Meyra asik membaca tiba-tiba teleponnya berdering.


"Haloo.. Sayang.." Meyra yang dengan cepat angkat telepon dari Raka


"Halo sayang, maaf ya aku sibuk" balas Raka


"Iya gak apa-apa sayang, aku hanya khawatir saja. Kamu baik-baik saja kan?" ucap Meyra


"Iya aku baik ko, Kamu sudah makan terus minum vitamin?" balas Raka


"Sudah ko sayang, mamah selalu mengingatkan aku" ucap Meyra


"Aku kangen sayang, kamu kapan pulang?" lanjut Meyra


"Siang ini aku langsung otw pulang, semua sudah beres" ucap Raka


"Nanti aku minta jatah ya sayang" lanjut Raka tertawa


"gak ah.. Ku aja tidur susah gerak apalagi kamu minta jatah" balas Meyra


"Kamu mau dibawakan apa?" ucap Raka


"Gak usah sayang, aku cuma pengen kamu aja" balas Meyra


"Iya nanti aku pulang, kamu istirahat ya" ucap Raka mematikan teleponnya


Meyra yang sudah mendengar suara Raka terlihat sangat lega. Dia takut jika suaminya terjadi apa-apa. Meyra selalu tersenyum setelah mendapat telepon dari Raka.


Tiba-tiba mamah mertuanya datang dengan membawa segelas susu ibu hamil.


"Sayang, minum dulu" ucap Mamah Raka


"Makasih mah, kenapa repot-repot" balas Meyra


"Tidak ko, tidak merepotkan. Bagaimana Raka sudah menghubungimu?" ucap Mamah Raka


"Sudah mah, dia akan pulang siang ini" balas Meyra yang sudah meminum susu hangat


"Kalau Raka sudah pulang, mamah mau pulang juga?" lanjut Meyra


"Iya sayang, mamah gak mau ganggu kalian" tersenyum lebar


"Tidak ko mah, aku malah senang jika mamah disini" ucap Meyra


"Tidak sayang, kalau mamah disini papah kasian sendirian" tertawa kecil


"Iya deh mah, padahal aku senang jika ada mamah" ucap Meyra memeluk mamah mertuanya


"Seandainya mamah kamu masih ada pasti akan lebih bahagia melihat anaknya sedang mengandung dan bahagia" ucap Mamah Raka terlihat sedih


"Mah, mamah aku pasti sedang melihat kita. Apalagi aku punya mamah yang sangat sayang sama aku" balas Meyra


"Terimakasih mah udah menggantikan perhatian yang mamah aku" lanjut Meyra


"Iya sayang" mencium kening Meyra


Akhirnya Raka tiba dan langsung menuju kamar. Melihat Meyra yang sedang tertidur pulas lalu mencium keningnya


"Kamu udah sampai sayang" Meyra yang bangun lalu memeluk Raka

__ADS_1


"Iya sayang, maaf ya kemarin aku buru-buru" ucap Raka


"Iya ka, kamu mandi dulu sana" ucap Meyra


"Ayo berdua saja, kamu juga belum mandi" balas Raka


"Aku nanti saja" ucap Meyra


"Gak mau, aku mau bareng sama kamu" Raka lalu menggendong Meyra dan meletakannya kedalam bathup


"Kamu mah jahil" ucap Meyra menyipratkan air pada Raka


"Aku kangen sayang" Raka membuka pakaiannya lalu masuk kedalam bathup


"Sini aku bukain baju kamu" ucap Raka


"Tidak usah sayang, biar aku saja" Meyra yang membuka pakaian sendiri


Raka menatap Meyra dan mencium bibir merahnya. Tiba-tiba Raka menginginkannya dan melakukannya didalam bathup.


Setelah lumayan lama mereka keluar dari kamar mandi dengan cap merah yang penuh dileher Meyra.


"Kalian mandi bersama" ucap Mamah Raka


"Mamah ada disini" balas Raka terkejut


"Wahhh.. Kalian abis ritual ya" tertawa menatap leher Meyra


"Udah mah.. Aku malu ah.." ucap Meyra menutup lehernya


"Mamah keluar dulu ya, nanti kebawah kita makan sama-sama" ucap Mamah Raka meninggalkan kamar


"Kamu sih ah, jadi malu" ucap Meyra mencubit Raka


"Ah.. sakit sayang.. Abis aku gak tahan sama kamu.. Apalagi udah lama gak ketemu" balas Raka


"Nanti malam lanjut lagi ya.." ucap Raka tersenyum


"Dasar.. Gak mau" wajah Meyra menatap Raka dengan mata melotot


"Aku duluan ya" ucap Raka pergi meninggalkan Meyra


Meyra yang sudah berdandan lalu menyusul suaminya untuk makan bersama.


"Maaf ya menunggu lama" ucap Meyra duduk disamping suaminya


"Tidak ko sayang, mamah sudah siapkan makanan untukmu" balas Mamah Raka


"Iya mah makasih" ucap Meyra langsung makan


"Mamah akan pulang malam ini, kalau kamu pergi keluar kota bilang sama mamah. Biar mamah temani menantu mamah" ucap Mamah Raka


"Iya mah, maaf ya merepotkan" balas Raka


"Tidak ko sayang" ucap Mamah Raka


Selesai makan mereka mengantar mamah Raka sampai depan rumah. Karena supir pribadi Raka yang mengantar Mamahnya.


"Ayo sayang kita kekamar" ucap Raka


"Nanti saja ah, aku masih mau menonton" balas Meyra


"Kan dikamar juga ada Televisi. Ayo.." menarik tangan Meyra

__ADS_1


Setelah sampai dikamar Meyra memilih tidur dikasur dan disusul Raka.


"Aku mau lagi.." ucap Raka


"Tadi kan sudah sayang, aku mau tidur" balas Meyra membelakangi tubuh Raka


"Sayang.. Dia masih pingin" Ucap Raka memeluk Meyra dari belakang


"Sayang.. Aku capek" balas Meyra


Meyra akhirnya tertidur dan Raka masih melek karena memainkan handphone.


***


Pagi hari Meyra terbangun lebih awal dan menatap suaminya. Terlihat lelah karena pekerjaan kemarin.


"Sayang, bangun.. Ayo kita sarapan" ucap Meyra memnangunkan


"Iya sayang.." memeluk Meyra


"Lepas sayang, aku mau mandi" Ucap Meyra mencubit tangan Raka


"Aww sakit.. Kamu ya berani sama aku" ucap Raka terbangun dan mengejar Meyra


"Ampun sayang" balas Meyra tertawa


"Aku mau mandi ah, aku mau ke toko sayang.. " lanjut Meyra


"Iya ayo mandi bersama" ucap Raka menarik tangan Meyra


"Gak ah, nanti kamu minta lagi" balas Meyra menepis tangan suaminya


"Tidak apa-apa" tawa Raka


"Tuh kan udah ada niat, gak jadi deh aku mandinya" ucap Meyra duduk disofa


"Ayo sayang, katanya mau ke toko" menggendong Meyra


"Kamu kebiasaan sayang, main gendong aja" ucap Meyra


Mereka mandi bersama dan Raka menginginkan lagi. Mereka menikmati dan merasa puas.


Raka dan Meyra sudah siap untuk pergi menuju kantor masing-masing. Dan seperti biasa Raka mengantar Meyra terlebih dahulu.


"Nanti pulangnya aku jemput ya" ucap Raka yang masih didalam mobil


"Iya" Meyra lalu pergi meninggalkan Raka dan masuk kedalam ruangannya.


Meyra yang baru saja tiba melihat seorang wanita yang sedang duduk dikursi depan meja Meyra.


"Ada yang bisa saya bantu" ucap Meyra


"Hmmzz, maaf ya seharusnya aku memberitahumu sebelumnya. Karena kemarin-kemarin aku sibuk keluar kota dan lupa mengabarimu. Klien ku ingin memesan kue yang besar untuk acara pernikahannya seperti ini" memberikan sebuah foto


"Oh iya kenapa tidak menghubungi saya saja pagi ini, kenapa harus repot-repot" ucap Meyra


"Iya maaf karena aku sekalian lewat, 2 hari ini aku sibuk diluar kota xxx dan aku mempunyai klien disana" balas Laura


"Kamu dikota xxx kebetulan sekali dengan suamiku yang pergi ke kota tersebut" ucap Meyra


"Masa.. Kalau saja aku bertemu dengannya aku sudah menemuinya" balas Laura tersenyum


"Aku pamit ya" lanjut Laura meninggalkan Meyra

__ADS_1


"Iya Laura" balas Meyra


"Kenapa bisa kebetulan, Raka tidak bertemu dengan Laura. Apa mereka saling bertemu" batin Meyra curiga


__ADS_2