
Marissa terhenyak melihat Apa yang dilakukan oleh Crypton di hadapannya. Ingin sekali Marissa berlari dari tempat itu. Tapi dia tidak mampu melakukannya. Karena tempat ini sudah dijaga ketat oleh anak buah Crypton. Marisa benar-benar terhenyak, makan apa yang dilakukan oleh pria yang ada di hadapannya.
"Ya Tuhan Bagaimana aku bisa selamat dari sini." gumam Marissa dalam hati. Semakin Marissa melihatnya, semakin kuat dorongan dari dalam perutnya ingin muntah. Sehingga dia pun tidak tahan lagi dengan cepat dia berbalik dan memuntahkan isi perutnya.
Crypton yang melihat itu, terlihat sangat kesal dia menghentikan aktivitas panasnya itu dan mendekati Marissa. Dia langsung menjambak rambut Marisa dan memerintahkan Gadis itu berlutut di depannya.
Buka mulutmu!!
Marisa menggelengkan kepalanya dan menutup mata dan mulutnya rapat-rapat. Dia merasakan sesuatu yang keras yang ingin menerobos mulutnya. Tetapi aroma dari benda itu membuatnya kembali merasa mual.
"Hiks, Aku tidak mau! teriak Gadis itu sembari memberontak air mata sudah kembali membasahi pipinya. Seumur-kumur Baru kali ini dia diperlakukan seperti itu.
Karina yang tidak mengetahui apa-apa tentang apa yang dilakukan oleh Crypton sang kakak, Ia mengkhawatirkan Marissa yang tak kunjung datang menghampirinya. Padahal mereka sebelumnya sudah janjian untuk pergi bersama, merayakan Natal Di sebuah kapal pesiar bersama Noah dan teman-teman mereka yang lain.
"Kemana Marissa? Kenapa dia tidak menghubungiku sama sekali." gumam Karina di dalam hati sembari mengutak-atik layar ponselnya. Aku akan menghubunginya Aku tidak ingin dia tidak ikut nanti. Apalagi Abimanyu ada di sana. Pasti dia akan senang mendengar suara merdu dari Abimanyu. Dia selama ini tidak percaya kalau aku mengatakan suara Abi Mayu lebih dari suara artis-artis terkenal lainnya." gumamnya dalam hati sembari langsung mencari nomor ponsel Marissa di layar ponselnya.
Setelah melakukan pencarian dan saat ini ia sudah menemukan nomor ponsel milik Marissa.
Kring.....
__ADS_1
Kring.....
Kring.....
Suara deringan ponsel milik Marissa terdengar jelas di telinga Crypton dan juga Marissa. Begitu juga dengan kedua wanita penghibur yang tadinya memberikan contoh gerakan dan lekukan pada Marissa.
Crypton yang merasa terganggu dengan suara deringan ponsel itu pun tampak kesal. Ia meraih ponsel milik Marissa dan tertera di sana, orang yang menghubungi dirinya adalah Karina. Dan raut wajah Karina terpampang jelas di layar ponsel wanita yang sedang ia lecehkan saat ini.
"Karina! kok bisa ada nama Karina di layar ponsel wanita ini? gumamnya di dalam hati. Ia kembali Menatap layar ponsel itu dan Karina lagi-lagi menghubungi nomor ponsel itu. Nomor ponsel yang sama dengan nomor ponsel Karina yang ada dilayar ponselnya.
Setelah panggilan telepon selulernya mati, Karina juga mengirimkan pesan Whatsapp kepada Marissa. "Hai Marisa sahabat baikku, yang tersayang. Kamu di mana sekarang? Mengapa tidak datang menemui ku. Aku sudah lama menunggumu, kita akan pergi merayakan pesta Natal Di kapal pesiar sesuai dengan perjanjian kita. Dan tiket kamu sudah aku pegang. Kenapa kau belum datang menemuiku sekarang?" pesan Whatsapp beberapa kali di kirim oleh Karina kepada Marissa. Dan Itu yang dibaca oleh Crypton di layar ponsel Marissa. Membuat Crypton pun terhenyak. Ternyata wanita yang ia lecehkan sahabat dari adik kandungnya sendiri.
Niat hati ingin memakai tubuh Marissa harus dibendung terlebih dahulu, karena Crypton dan anak buahnya Kia harus menyelesaikan sebuah misi yang mana misi mereka itu, ada di luar negara. tepatnya di Istanbul ibukota Turki.
Mereka hanya bisa mengantarkan Marissa ke lokasi di mana Karina dan Marissa janjian bertemu dan Setelah itu mereka Langsung terbang kembali ke Istanbul.
"Jangan pernah menceritakan hal ini kepada Karina sahabatmu itu! kalimat ancaman yang tidak akan main-main dilontarkan oleh Crypton kepada Marissa, yang dibalas anggukan menunduk oleh gadis cantik pemilik wajah khas Indo Jerman itu.
"Sayang sekali hari ini ada misi ke luar negeri." Rungut kia Dia sedikit tidak rela. karena seharusnya dia mencicipi Marissa terlebih dahulu. Padahal dia tidak mengetahui Mengapa Crypton melepaskan wanita itu begitu saja, tanpa melakukannya terlebih dahulu. Namun mau tidak mau dia harus ikut dengan Crypton menyelesaikan misi terlebih dahulu, yang akan memakan waktu kurang lebih satu minggu.
__ADS_1
Semuanya sudah dipersiapkan Bos tinggal berangkat saja."
memberitahu anak buah Crypton yang lain, yang dibalas anggukan kepala oleh Crypton dia langsung membalikkan tubuhnya dan berencana akan keluar dari mansion nya.
Crypton keluar bersama anak buahnya menuju kota Istanbul sesuai dengan misi mereka sebelumnya bekerja sama dengan seorang pengusaha kaya raya yang berasal dari kota Istanbul Turki.
Sementara Marissa yang baru saja tiba di sebuah restoran, menemui Karina. Karina langsung berdiri mengangkat tangannya agar Marissa dapat melihatnya.
"Marissa aku di sini," teriak Karina sambil melambaikan tangan Marissa yang mendengar suara teriakan karena langsung menghampirinya. Maaf sudah membuatmu menunggu lama, ada insiden yang terjadi sedikit. Tapi sudah aman terkendali." ucap Marissa sambil berusaha mengembangkan senyumnya. Ia tidak ingin sahabatnya mengetahui apa yang terjadi terhadapnya sebelum ia datang menghampiri Karina.
Kau mau pesan apa. Aku sudah pesan duluan tadi. Oh iya tiket kapal sudah aku pegang, ini untukmu." ucap Karina kepada Marissa sambil memberikan sebuah tiket kapal pesiar untuk Marissa sesuai dengan perjanjian mereka sebelumnya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya baru emak " PERJUANGAN CINTA ABIMAYU"
__ADS_1