Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 24. ANCAMAN TUAN GONZALES _PCA


__ADS_3

"Apa saja kegiatanmu selama aku tidak bersamamu? Apakah kau merindukanku?


Hening, Marissa tidak menjawab pertanyaan Crypton dia ingin berteriak. Bahwa dia sangat senang, pria itu tidak dekatnya. Tetapi dia tidak ada keberanian untuk mengatakan hal itu sehingga dia hanya diam.


"Kau tidak menjawab pertanyaanku." tanya Crypton jika sudah seperti ini, Marissa tidak ada pilihan lain.


"Bolehkah aku menjawab dengan jujur?.... aku tidak merindukanmu dan ketika kamu tidak bersamaku. Aku melakukan kegiatan seperti sebelum bertemu denganmu. Aku juga bermain dengan keluargamu, serta diajarkan banyak hal." jawab Marissa dengan jujur. Dia tidak tahu hal apa yang akan terjadi. Karena kejujurannya itu. Tetapi dia tidak ada pilihan lain dan dia juga tidak ingin berbohong.


"Baiklah, Apakah kau lapar? kita berhenti di restoran sebentar." ucap Crypton dia membawa mobilnya ke arah sebuah restoran mewah. Dan menampilkan mobilnya di depan restoran tersebut. Ketika Marissa akan turun Crypton, menghentikannya sehingga garis itu menatap bingung ke arah Crypton.


"Bisakah Kau mendekat ke sini,


tanpa berpikir apa-apa, Marissa langsung mendekat kepada Crypton dengan posisi mereka yang berhadap-hadapan. Terlihat wajah Marissa sangat polos.


"Aku tidak ingin memaksamu, tapi aku ingin menciummu. Apakah boleh? mata Marissa membulat sempurna, kemudian dia mengedipkan matanya supaya otaknya bekerja dia merasa sangat asing, dengan situasi saat ini. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Jika dia menjawab tidak boleh, Apakah itu akan aman untuknya? bisa-bisa Crypton akan kembali ke mode iblis. Tetapi jika menjawab boleh apakah akan aman untuk jantungnya.


"Jika kau tidak menjawab, aku anggap itu boleh. Aku akan menghitung satu sampai tiga. Satu, dua, tiga.


"Cup...." Crypton menempelkan bibirnya dengan bibir Marissa dengan terasa sangat lembut.


Tidak ada perlawanan dari Gadis itu. Sehingga Crypton mulai menggerakkan bibirnya dengan perlahan menyesap dengan lembut bibir Marissa. Dia dengan perlahan menjangkau bibir bawah Marissa dengan bibirnya dan memberikan kecupan demi kecupan lembut pada bibir tersebut.


Mata Marissa yang semula terbuka lebar, dengan perlahan terpejam. Seiring kecupan lembut yang dilakukan Crypton. Dia sama sekali tidak tahu apa-apa tentang kecupan. Tetapi seorang insan memintanya untuk bergerak. Sehingga dengan perlahan, ia menuruti pergerakan Crypton. Dan Entah kenapa, semakin lama suasana mobil terus menjadi panas. Padahal AC masih sedang menyala.


Sementara di tempat lain, Karina ingin berangkat ke kampus setelah beberapa minggu mengambil cuti. Tuan Gonzales meminta anak buahnya untuk selalu mengawasi Karina ke mana saja dia pergi. Ia tidak ingin putrinya satu-satunya kembali menjalin hubungan dengan Abimanyu.


"Aku berangkat dulu ayah " ucap Karina sambil memberi salam kepada tuan Gonzales.

__ADS_1


"Hati-hati di jalan, ingat pesan Ayah. Jangan sampai kau membuat ayah marah lagi. Kalau kau masih nekat menemui Abimanyu. Kau akan segera Ayah pindahkan ke new Zealand." ujar Tuan Gonzales lebih tepatnya mengancam Karina.


Karina tidak menjawab. Ia memilih langsung meninggalkan Tuan Gonzales begitu saja. Ia menggunakan mobil pemberian sang ayah. Saat dirinya merayakan ulang tahun yang ke 22 tahun.


Karina melajukan mobil miliknya meninggalkan mention pribadi Tuan Gonzales menuju kampus yang selama ini tempat Karina menuntut ilmu. Selama di dalam perjalanan Karina tidak menyadari, kalau anak buah Tuan Gonzales mengikuti dirinya. Di dalam mobil Karina meraih ponsel miliknya mencari nama Abimanyu di sana.


Setelah menemukan nomor ponsel Abimanyu, ia langsung menyambungkan sambungan telepon seluler itu. Agar dirinya dapat berbicara langsung dengan Abimanyu, walaupun hanya melakukan sambungan telepon.


Saat sambungan telepon seluler itu, tersambung. Ia pun meminta kepada Abimanyu untuk menemui dirinya di satu tempat. Aku minta temui aku di salah satu restoran yang lokasinya tidak jauh dari kampusku." ucap Karina di dalam sambungan telepon selulernya.


"Aku akan datang menemuimu. Kamu tenang saja. Aku sangat merindukanmu. karena karena aku sangat mencintaimu." ucap Abimanyu membuat hati Karina menjadi berbunga-bunga. Aku tidak peduli Ayahku setuju akan hubungan kita atau tidak. Yang pasti aku ingin tetap bersamamu." ucap Karina kepada Abimanyu.


"Ya sudah, aku tutup teleponnya dulu. Ini sudah mau masuk kampus. Setelah jam kerja mau pulang, langsung temui aku di lokasi yang aku kirimkan nanti." ucap Karina sambil langsung mematikan sambungan telepon selulernya. Karena mobil yang dikendarai Karina sudah memasuki area kampus.


Jam mata kuliah Telah usai, ia pun sudah menunggu Abimanyu di sebuah restoran yang lokasinya tidak jauh dari kampus. "Di mana Abimanyu, apa dia jadi datang ke sini?" gumamnya dalam hati. Ia melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul 17.30 itu artinya jam kerja Abimanyu Sudah kelar.


Karina begitu bahagia mendapat pelukan hangat dari sang kekasih. Lelaki yang sangat ia cintai, dan juga ia rindukan. Karena sudah beberapa hari tidak bertemu semenjak mereka kembali ke kota.


"Aku sangat merindukanmu sayang."ucap Karina sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan Abimanyu. Tanpa mereka sadari, anak buah Tuan Gonzales berada di sana dan mengambil potret mereka berdua yang sedang berpelukan dan Karina memberikan kecupan hangat di wajah tampan Abimanyu. Foto itu langsung dikirimkan oleh anak buah Tuan Gonzales, kepada Tuan Gonzales membuat amarah Tuan Gonzales semakin memuncak.


Tuan Gonzales menghubungi nomor ponsel milik Crypton yang sedang tidak berada di kota yang sama dengan Tuan Gonzales. Tuan Gonzales mengirimkan foto yang dikirimkan oleh anak buahnya, kepada Crypton berharap Crypton dapat membantu dirinya memisahkan Karina dari Abimanyu.


"Aku tahu keluargamu pasti tidak akan menyetujui hubungan kita bagaimana ini?


"Aku sangat mencintaimu Abimanyu. Aku ingin kita berjuang sama-sama untuk meminta restu dari keluargaku, jika mereka tidak merestui hubungan kita, aku tidak peduli. Aku ingin tetap kita hidup bersama." ucap Karina penuh dengan keyakinan kalau dirinya sudah sangat mencintai Abimanyu.


"Apakah Kau rela hidup susah denganku?

__ADS_1


"Kenapa tidak? karena aku benar-benar sangat mencintaimu, bukan dari harta kekayaan yang kau miliki. Aku hanya membutuhkan cinta dan kasih sayang darimu Abimanyu."ucap Karina sambil mengalungkan tangannya di jenjang leher Abimanyu.


Abimayu merasa bahagia. Ternyata Karina benar-benar sangat mencintai dirinya. Sampai ia rela ingin meninggalkan kemewahan yang ia miliki, hanya untuk hidup bersama seorang Abimanyu yang hanya seorang pria miskin.


Tiba-tiba Tuan Gonzales dan para anak buahnya sudah tiba di sana. Saat Karina memeluk Abimanyu, Tuan Gonzales langsung menarik tangan Karina dengan kasar. "Sudah Ayah katakan jangan dekat-dekat dengan lelaki miskin ini! apa yang kau lihat darinya?"


"Tapi ayah, aku sangat mencintai Abimanyu.


"Tolong kamu berpikir waras Karina! kau dan dia sangat berbeda! tidak selevel!" teriak Tuan Gonzales membuat Karina pun menatap sang ayah dengan tatapan tajam.


"Aku tidak peduli. Abimanyu orang miskin atau tidak. Yang penting bagi Karina, Karina sangat mencintai Abimanyu. Tolong Ayah pahami itu.


"Buset,Yang namanya Cinta! Kamu pikir kamu bisa makan dengan kata cintamu itu! pikir pakai akal sehatmu Karina!"ucap Tuan Gonzales dengan nada meninggi.


"Maaf tuan, tapi aku akan berusaha untuk membahagiakan karena semampuku jika Tuan memberikan kami doa Restu."ucap Abimayu, sambil menatap Karina dan Tuan Gonzales secara bergantian.


"Bagaimana mungkin kau bisa membahagiakan putriku. Sementara kau saja hidup hanya mengandalkan gajimu yang tidak seberapa itu. Jajan anakku satu hari untuk gajimu per bulannya juga kurang. Jadi jangan kamu katakan bisa membahagiakan putriku dengan rasa cinta yang kau miliki itu! persetan dengan cintamu itu!" teriak Tuan Gonzales sambil menarik paksa tangan Karina. "Aku peringatkan kepadamu, jangan pernah mendekati putriku lagi kalau kau masih ingin hidup."


"Kau seharusnya sudah tahu siapa Gonzales sebenarnya. Jadi aku tidak perlu mengatakan apa-apa kepadamu. Cukup! jangan pernah temui dan dekati putriku lagi. Karena aku sudah memiliki calon yang tepat untuknya. camkan itu! jika kau masih nekat mendekati putriku, maka jangan salahkan aku melakukan hal di luar dugaanmu." pekik Tuan Gonzales sambil langsung melangkah keluar menarik tangan Karina.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"

__ADS_1


__ADS_2