
Tidur mereka berlangsung sangat lama, dari sore Hingga pagi, tanpa terbangun sama sekali. Dan pagi ini yang pertama terbangun adalah Crypton, dia menatap wajah gadis yang sudah tertidur Entah berapa jam itu, dan detik berikutnya dia kembali memejamkan matanya ketika merasakan pergerakan dari gadis cantik tersebut.
Marissa mulai membuka matanya dari tidur panjangnya. Dan menatap lurus pada dada bidang yang ada di depannya, dengan beberapa kali mengerjakan mata. Setelah itu dia membawa pandangan ke atas melihat wajah Crypton datar, yang sedang tertidur. lebih tepatnya saat ini pura-pura tertidur, tetapi Marissa tidak menyadari hal itu.
tangan Marissa terulur menyentuh rahang tegas Crypton, perlahan naik menuju pipi dan berakhir pada alis tebal dan bulu mata yang tebal, sama seperti Gerry.
Jari Marissa mengusap alis itu, kemudian tangannya turun ke mata yang ketika terbuka akan membuat orang merinding ketakutan. karena tatapan tajam yang terpancar dari sorot mata itu. jarinya semakin turun ke hidung mancung Crypton, semakin turun hingga berakhir pada bibir.
Namun ia menyentuh bibir itu, hanya sebentar. Kemudian meninggikan tubuhnya dan mengecup bibir itu dengan lembut, tetapi dalam waktu lama sembari memejamkan matanya.
Tidak ada pergerakan dari tubuhnya. Dia hanya menempelkan kedua belah bibir mereka dengan perasaan yang entah apa dirasakan olehnya saat ini. Matanya yang saat ini terpejam tidak dapat membendung air matanya sehingga jatuh ke bibir Crypton.
Seketika Crypton membuka mata dan menatap mata yang terpejam itu. Terdapat nyeri di ulu hati Crypton, tetapi Marisa segera menjauhkan bibir mereka dan terkejut melihat Crypton yang sudah membuka mata.
Marissa dengan segera menghapus air matanya, kemudian beranjak dari tempat tidur. Tetapi tangannya ditahan dan ditarik oleh Crypton sehingga tubuhnya kembali terbaring di samping Crypton.
Crypton langsung mendekat tubuh Marissa lima menit lagi,aku masih ingin seperti ini." ujar Crypton yang terdengar manja. Baru kali ini Marissa mendengar nada lain seorang pria kejam yang saat ini. Sedang mendekap tubuhnya dan hal ini membuat perasaan aneh membludak di dalam dadanya.
"Master sudah lama di sini?
"Dari semalam, lebih tepatnya dari sore kemarin." jawab Crypton. Dia sedikit melonggarkan dekapannya dan menatap wajah cantik Marissa yang dibalas dengan mulut yang membentuk huruf o oleh Marissa.
Akhir-akhir ini kau sudah sangat nakal melakukan sesuatu tanpa izin ku. Apakah kau ingin dihukum Hm...?
Marissa Menggeleng cepat. " Maafkan aku, ketika melihat Master bersama Vika waktu itu, Bian langsung memintaku untuk menerima semua tawaran iklan dan dia juga meminta izin kepada kakek dan Tante." jawab Marissa dengan polos.
Mengacak rambut Marissa. lain kali jika ingin melakukan sesuatu izin dulu kepadaku." ujar Crypton.
Memangnya Master akan mengizinkan? Tetapi waktu itu tidak mungkin minta izin kepada Master, Master sedang sibuk bersama Vika...ummm... Apakah sekarang Master memiliki hubungan dengan Vika? Apakah tidak masalah jika Master berada di kamarku? tanya Marissa dan lagi lagi wajahnya terlihat polos menanyakan hal itu.
__ADS_1
Memangnya menurutmu aku memiliki hubungan dengannya?
Marisa mengangguk, dia cantik dan memiliki tubuh yang indah. kulitnya juga putih dan matanya besar. UMM... Dia memiliki hidung mancung.
Crypton mengangguk-angguk mendengarkan Marissa menyebutkan deskripsi orang lain.
"Sudah selesai? tanyanya menatap Marissa yang dibalas anggukan oleh Marissa."Ada satu lagi yang belum kamu sebutkan Dia seorang wanita murahan ucap Crypton
"Huh?"
"Sssst! Jangan bahas dia lagi. ayo bangun!"Crypton mendudukkan tubuhnya dan menarik Marissa supaya ikut Duduk. kemudian ia menyandar pada dashboard ranjang dan menarik tangan Marissa sehingga duduk di pahanya dengan kedua lutut Marissa yang berada di sisi tubuh Crypton..
Marisa merasa canggung dengan posisi mereka saat ini yang terlihat intim.
ceritakan padaku. Apa saja kegiatan yang akan kau lakukan hari ini?" tanya Crypton dengan tangan yang berada pada pinggang ramping Marissa, Dan dengan perlahan tangan itu menyusup ke dalam baju Marissa. Tetapi tidak melakukan apa-apa hanya meletakkan telapak tangannya pada pinggang Marisa secara langsung menempel dengan kulit halus Marissa.
Dia menerima semua tawaran sehingga aku menjadi sedikit keteteran. Nanti aku ada dua pekerjaan. Pagi aku live produk kosmetik dan siang akan promosi restoran Jepang yang baru buka jelas Marissa dan tanpa sadar mengeluh sembari mempoutkan bibirnya.
Tante Vania, kakek dan Om Gonzales memintaku untuk datang ke acara keluargamu. Tapi sepertinya sebelumnya aku harus menghadiri acara konser temanku terlebih dahulu yang akan diadakan di salah satu stadion.
Temanmu?
"Iya, lebih tepatnya kekasih sahabatku Karina, yang akan mengadakan konser di salah satu stadion. Sebenarnya konser ini sudah lama tertunda. Saat konser itu akan dimulai esok harinya, kejadian naas menimpa Abimanyu kekasih sahabatku Karina. Dan dikabarkan kalau Abimanyu sudah meninggal dunia." ucap Marissa kepada Crypton
Abimanyu kekasih Karina? bukankah pihak kepolisian Beberapa bulan yang lalu memastikan kalau Abimanyu memang sudah meninggal akibat kecelakaan sehingga terjatuh ke dasar laut?" tanya Crypton penuh.
"Entahlah, tapi yang pasti saat Karina memberitahu kepadaku kalau mereka akan mengadakan konser Abimanyu is comeback. Aku saja terhenyak. Bahkan Karena memintaku untuk endorse konser yang akan berlangsung nanti sore. Dan itu ditanggapi positif oleh jutaan pengikutku.
Dan sepertinya konser itu akan berjalan dengan lancar sesuai dengan informasi yang aku terima dari Karina, kalau tiket konser Abimanyu sudah terjual habis. Bahkan banyak sponsor yang memberikan dukungan untuk berjalannya konser Abimanyu.
__ADS_1
Crypton hanya mangguk-mengangguk, Lalu ia bertanya kembali kepada Marissa.
"Jadi jadwal mu sangat padat hari ini? apakah kau mati-matian bekerja untuk membayar hutang padaku hm?"Crypton menarik pinggang Marissa sehingga tubuh Marisa saat ini sangat menempel dengan tubuh Crypton dan tangan refleks memegang bahu Crypton.
Kau harus ingat hutang ayahmu, akan berkalipatan menjadi dua setiap bulannya awalnya 4 triliun, menjadi 8 triliun dan dikali 2 setiap bulan.
"Master.. ..."Marissa merengek mendengarkan ucapan Crypton yang tidak masuk akal itu.
"Kenapa apakah Kau keberatan?
"Tentu saja aku keberatan, Marissa kembali mempoutkan bibirnya.
"Makanya kau harus tetap bersamaku" ujar Crypton menarik tubuh Marissa dan memeluknya. Setelah itu dia beranjak dari ranjang, tanpa melepaskan Marissa dan menggendong tubuh gadis itu ke arah kamar mandi.
"Aku akan mandi sendiri Master." sanggah Marissa
"Lebih hemat waktu jika mandi berdua." jawab Crypton menurunkan Marissa dan mereka mulai mandi bersama.
Tidak ada hal lain yang dilakukan oleh Crypton ketika mandi mereka murni mandi. Sehingga saat ini mereka sudah keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk yang dililitkan di tubuh mereka.
"Apakah ada pakaianku di sini?"
mengangguk berjalan ke arah lemari..Marissa mengeluarkan pakaian santai Crypton beserta dalaman karena Crypton sering tidur di kamar Marisa maupun sebaliknya. Jadi tidak heran pakaian Crypton ada di kamar Marissa dan pakaian Marissa ada di kamar Crypton.
Setelah berpakaian, Mereka pun keluar dari kamar dan menuju ruang makan. ruang makan mewah dan megah itu sudah terdapat Bian dan juga Kia
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"