
Benar saja apa yang diduga oleh Bian bahwa Crypton akan mengamuk kepadanya.
"Dia mengatakan bahwa kau memberikan izin kepadanya, untuk membawa Marissa. Aku tidak ada pilihan lain." ucap Bian membelah diri.
Crypton dengan kesal menghela nafasnya. Jika Marissa sudah berada di tangan keluarganya, maka dia sama sekali tidak bisa berkutik.
"CK!!"dia berdesak kesal kemudian meninggalkan mansionnya menuju Mansion keluarganya. Yang di sana juga Nyonya Vania yang merupakan ibu kandung dari Gerry.
Memang dia akan memberikan apa saja yang diminta oleh adik sepupunya, tapi bukan Marissa. Dia membawa mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bahkan dia langsung menuju kediaman keluarganya tanpa membersihkan tubuh terlebih dahulu. dan beberapa bercak darah atas pekerjaan yang dia lakukan tadi, masih terdapat pada kemeja yang dia kenakan.
Tidak membutuhkan waktu lama, mobilnya pun berhenti pada kediaman keluarganya. Dan yang pertama bertemu dengannya adalah nyonya Vania yang merupakan ibu kandung dari Gerry.
"Ikuti aku!!!! perintah Nyonya Vania dengan suara dingin dan bersifat memerintah. Crypton sangat segan dan merasa takut kepada Nyonya Vania, walaupun selama ini Tuan Gonzales selalu mendukung apa yang ia mau, tetapi tidak dengan Nyonya Vania.
"Apa yang sudah kau lakukan?" tanya Nyonya Vania kepada Crypton setelah mereka sampai pada ruang pribadi Nyonya Vania, dan suaminya.
"Aku tidak melakukan apa-apa. Hanya bersenang-senang dari kesibukan yang membuatku lelah.
"Bersenang-senang? apakah yang kau maksud bersenang-senang dengan mengunduri banyak wanita? Sebenarnya sifat Siapa yang menurun kepadamu? Ayah kamu Gonzales juga tidak sebejat kamu, walaupun Ayah kamu memang bejat, tapi tidak pernah seperti kamu. Dia hanya memperlakukan wanita yang memang haus akan belaian seorang pria.
Aku tidak akan membiarkan Marissa kau siksa lagi seperti ini. karena dia bukan seperti wanita yang kau tiduri selama ini.
"Aku hanya bersenang-senang saja tante."
__ADS_1
"Bersenang-senang matamu!
"Aku tidak memperkosanya, dia adalah milikku." elak Crypton
Nyonya Vania cukup kesal dengan anak Putra kakaknya itu, dan menendang Crypton. Tetapi Crypton terlebih dahulu menghindar dan keluar dari ruangan tersebut, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran antara Crypton.
Sedari dulu memang begitu perilaku Crypton dan juga Nyonya Vania. Mereka sangat dekat, walaupun terkadang Nyonya Vania selalu marah kepada Crypton. Tetapi Nyonya Vania sangat menyayanginya.
Bahkan Crypton kecil, ia sudah mengisengi Crypton, sehingga hal seperti saat ini, bukanlah pemandangan yang aneh lagi. Dan walaupun sifat Crypton sedikit di luar nalar. Tetapi dia anak yang cukup berbakti dan cinta keluarga, apalagi kepada Nyonya Vania.
Crypton lebih merasa takut dan segan kepada Nyonya Vania dibandingkan Tuan Gonzales Ayah kandungnya sendiri.
"Tante, hentikan! aku datang ke sini untuk menjemputnya." ucap Crypton berhenti dari aksi lari-larinya.
"Tidak, dia akan tinggal di sini bersama tante. tante tidak setuju dengan perlakuanmu. Tante memang tidak mempermasalahkan sifatmu yang selalu bergonta-ganti wanita, tetapi tante tidak setuju Jika kamu memperkosa wanita dan melakukan kekerasan terhadapnya." ujar Vania yang tiba-tiba menghentikan aksi Crypton.
"Apakah dia mengantarkan tubuhnya secara sukarela untuk kau tiduri? Apakah kau menanyakan kepadanya tidak masalah untuk perlakuanmu yang kasar? Apakah kau menanyakan seperti itu kepadanya? tidak bukan! kau memaksanya dan memaksanya. amuk Nyonya Vania dan hal itu semakin membuat Crypton semakin frustrasi.
Tante....
"Tante akan mengurusnya. Jika kamu tetap ingin dengan sifatmu itu, maka carilah wanita lain seperti sebelumnya. Yang sama-sama mau melakukan itu denganmu." lanjut Nyonya Vania.
"Tante please ....angan ikut campur dengan urusanku. Dia adalah milikku.
__ADS_1
"Tidak, tante tidak akan setuju dengan sifatmu saat ini. Tante tidak pernah mengajarkanmu untuk memperkosa wanita hingga trauma. Tante akan membayarkan semua hutang keluarganya kepadamu. Tapi Tante harap kamu jangan mendekatinya lagi.
"Oh my God, tante!
"Jangan membantah tante! bukankah hubunganmu dengan gadis itu, hanya tentang hutang? setelah tante membayarkannya, maka kamu tidak ada lagi urusan dengannya." ucap Nyonya Vania kemudian meninggalkan Crypton.
Sementara di tempat lain, Tuan Gonzales yang baru mengetahui kalau putrinya terpisah dari teman-temannya, dan saat ini Karina sudah tidak ada di kapal pesiar. Membuat Tuan Gonzales marah besar, ia mengamuk. dan langsung meminta kepada anak buahnya mencari keberadaan Karina dan di kawasan lautan mana terakhir sekali berkomunikasi dengan Noah.
Tuan Gonzales melaporkan itu juga kepada pihak kepolisian dan tim SAR, untuk mencari keberadaan putrinya Karina. Saat Noah mengetahui kalau bukan hanya Karina yang terpisah dengan Mereka, ternyata Abimanyu juga sama."Abimanyu juga tidak ada di kapal, terus mereka ke mana?" tanya teman-teman mereka.
Tuan Gonzales benar-benar sangat khawatir akan keselamatan putrinya. ia juga menghubungi Crypton,tapi sepertinya nomor ponsel Crypton tidak dapat dihubungi. membuat Tuan Gonzales semakin kesal. Bagaimana tidak, saat ini ponsel Crypton sedang tidak ada bersama dirinya. Ponselnya tertinggal di mobil, sementara dirinya masih meminta kepada Nyonya Vania agar tidak ikut campur urusannya dengan Marissa.
"Ke mana anak ini, benar-benar tidak tahu di untung! saat dibutuhkan dia tidak pernah bisa langsung datang membantu." gerutu Tuan Gonzales sambil menggertak meja kerjanya. membuat para asisten yang bekerja di sana pun, merasa ketakutan melihat wajah merah padam Tuan Gonzales.
Ratusan personil Kepolisian dan juga angkatan laut mencari keberadaan Karina dan Abimanyu. Tetapi mereka sama sekali belum berhasil, bahkan beberapa helikopter juga sudah diterbangkan mencari keberadaan Karina,mereka khawatir Karina sudah mati di tengah laut bersama Abimanyu.
"Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada putriku. Aku tidak mau tahu, kalian lakukan sesuatu. Aku tidak peduli berapapun biaya yang aku keluarkan." ucap Tuan Gonzales kepada pihak kepolisian agar segera mencari putri yang sangat ia sayangi.
Sementara di Pulau terpencil, terlihat Karina sudah mulai kelaparan, cacing-cacing di perutnya sudah berdemo meminta jatah makan membuat Abimayu merasa tidak tega. "Apa yang harus aku lakukan, aku juga sudah lapar dan Karina juga pasti sudah lapar." gumam Abimayu sambil pergi ke hutan mencari makanan apa saja yang dapat mereka makan. Sementara Karina masih tetap berada di tepi pantai.
Saat Abimanyu berada di hutan mencari makanan, helikopter melintasi pulau terpencil itu membuat Abimanyu langsung berteriak minta tolong. Tetapi karena terlalu jauh, jarak antara helikopter dengan dirinya, membuat orang yang ada di dalam helikopter itu,sama sekali tidak mendengarnya. Apalagi dengan suara baling-baling helikopter.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓