
Hal itu membuat Crypton geram dia berdiri dengan cepat kemudian merobek kain tipis yang menutupi bagian atas Gadis itu hingga dada wanita itu terekspos tanpa tertutupi sehelai benang pun.
Gadis itu dengan cepat berjongkok dan berusaha menutupi bagian dadanya tangisannya juga sudah pecah dan terdengar sangat pilu tetapi Crypton tidak peduli akan hal itu.
"Kau ingin orang tuamu matikan? tanya Crypton dengan suara teramat datar.
Gadis itu menggelengkan kepalanya. Tetapi juga tidak mampu mengangkat kepalanya yang dia lakukan hanya berjongkok sembari menangis.
"Jika tidak, maka berdirilah, kerjakan apa yang sudah Aku perintahkan!"
lagi-lagi gadis itu menggeleng
"Kau membantahku!
" Hik....tidak, aku tidak berani membantah perintahmu." jawab Gadis itu disertai tangisan pilu.
"Kalian keluarlah! Crypton memerintahkan seluruh orang yang ada di ruangan itu, untuk keluar. Sehingga hanya merekalah yang tersisa.
"Sudah, mereka sudah keluar sekarang menari lah untukku!"
Gadis itu tetap menggelengkan kepalanya. bagaimanapun Crypton adalah seorang laki-laki dan dia merasa malu. Ditambah lagi saat ini bagian atasannya tidak tertutupi apa-apa.
Crypton merasa kesal dengan gadis itu. Dia menarik rambut gadis itu, sehingga kepala gadis itu mendongak. Rahangnya mengeras dan tatapannya terlihat menakutkan.
"Jangan sampai orang pertama yang ku bunuh adalah kau!" ujar Crypton dengan giginya yang terdengar bergemaretak. Turuti perintahku, Aku tidak pernah bermain-main dengan ancaman ku! tangannya menuju leher Gadis itu,mencekik leher Gadis itu dan mengangkatnya sehingga gadis itu mau tidak mau harus berdiri.
"Kerjakan perintahku!" ujarnya dengan suara teramat dingin, kemudian barulah melepaskan cengkeramannya pada leher Gadis itu. Sehingga membuat Gadis itu terbatuk dan meraup udara sebanyak-banyaknya. Sedangkan mata Crypton Saat ini, fokus terhadap dada gadis itu, yang naik turun seiring Gadis itu meraup udara.
"Aku hitung hingga tiga, jika kau tidak mengikuti perintahku, maka aku akan membunuhmu!" Crypton mengeluarkan pistol dari balik gasnya, Dan meletakkan pistol itu di atas meja.
Mata Gadis itu terbelalak oleh senjata yang dikeluarkan oleh Crypton. Kemudian dia mulai menggerakkan tubuhnya dengan sebelah tangannya menutupi dadanya.
"Siapa yang memintamu untuk menutupi dadamu? jauhkan tanganmu dari sana!"
__ADS_1
dengan ragu-ragu gadis itu menjauhkan tangannya, yang menutupi dadanya. Sehingga saat ini dada terekspos dengan jelas di mata pria di depannya.
Setelah itu, dia mulai mengerahkan tubuhnya menari seperti gerakan yang diperkirakan oleh wanita Sebelumnya. Dia berusaha mati-matian untuk menahan rasa malu yang sudah naik ke ubun-ubun.
Bersamaan dengan gerakannya itu, ruangan yang dipenuhi dengan kaca di bagian depan itu, seketika berubah menjadi ruangan yang tertutup.
Selang beberapa menit Gadis itu menari, saat ini dia sudah berada di depan Crypton dan dengan ragu-ragu menatap Crypton.
Mengerti dengan tatapan Gadis itu, Crypton menyandarkan tubuhnya dan melebarkan tangannya memberikan izin kepada Gadis itu untuk duduk di atas pangkuannya dan Gadis itu mulai melekukkan tubuhnya di atas pangkuan Crypton. Sedangkan mata Crypton tidak berhenti menatap Gadis itu, dari tadi adik kecil di bawahnya sudah terbangun.
Tangannya semula berada pada pinggang ramping gadis itu, naik ke atas dan berada pada bongkahan ranum dada gadis tersebut. Dia meremasnya sehingga terdengar bagaikan bersamaan dengan de$@han yang begitu keluar dari mulut gadis itu. Tetapi gadis itu dengan cepat menipis tangannya sehingga dia menatap gadis itu dengan tatapan tajam.
Melihat tatapan membunuh itu, langsung membuat nyali Gadis itu ciut
"Kau berani padaku!"
Gadis itu menggeleng cepat air matanya kembali menghiasi mata cantiknya.
Perlihatkan kepadanya, Bagaimana cara memuaskan seorang laki-laki perintah Crypton. Kemudian dia mengalihkan pandangannya kepada Gadis itu. Jangan sekali-kali kau mengalihkan pandanganmu!" ancamannya dengan Tatapan yang membunuh.
Kedua wanita itu mulai melaksanakan tugas mereka. Mereka melepaskan seluruh pakaian yang melekat pada tubuh mereka, dan berjalan ke arah Crypton. Setelah itu, satu di antara mereka Langsung berjongkok di depan Crypton.
Gadis itu tercengang dengan apa yang dilakukan oleh wanita yang berjongkok di depan Crypton. Tangan wanita itu dengan sangat lancang membuka gesper yang digunakan oleh Crypton, menurunkan resleting dan dengan perlahan menarik celana itu, ke bawah hingga terpampang sebuah hal yang belum pernah dilihat oleh sang gadis sebelumnya.
Tiba-tiba suara deringan ponsel milik Crypton terdengar jelas di telinganya.
Crypton merasa terganggu dan sedikit kesal. Ia pun meraih ponselnya sementara kedua wanita itu masih saja bergerilya di bagian tubuh Crypton.
Ia melihat di layar ponselnya kalau nomor Tuan Gonzales yang menghubunginya.
"Kau di mana?
"Memangnya ada apa Papa menghubungiku sekarang?
__ADS_1
"Kata Om, Barack kau mencari masalah di showroom miliknya. Kau menyakiti salah satu karyawan yang diandalkan di sana" ucap Tuan Gonzales kepada Crypton.
Masalah seperti itu tidak perlu diperpanjang, itu hanya hal kecil. Ngapain menghubungi aku hanya karena hal kecil seperti itu.
"Apa kau sudah mengirimkan barang pesanan customer yang sudah Aku perintahkan kemarin?"
"Anak buahku tidak perlu diragukan, Jadi Papa tidak perlu khawatir semuanya sudah berjalan dengan lancar.
"Bagus kalau begitu, aku tidak ingin customer ku merasa tidak puas akan pelayanan dan barang yang kita kirimkan. Apa kau tahu keuntungan kita dari sana cukup besar dibandingkan dengan bisnis-bisnis lain yang kamu miliki." ucap Tuan Gonzales kepada Crypton.
"Oh iya Adik kamu mengatakan kalau dirinya ingin merayakan pesta Natal Di sebuah kapal pesiar, jadi aku ingatkan agar kau selalu memantau Adik kamu!" perintah Tuan Gonzales kepada Crypton.
"Di sana Ada NOAH, Papa tidak perlu khawatir Noah pasti bisa diandalkan untuk menjaga Karina. Tapi aku juga akan mengirimkan anak buahku untuk tetap memantau Karina di sana." ucap Crypton kepada tuan Gonzales. dan setelah selesai berbicara dengan Tuan Gonzales, Ia pun mematikan sambungan telepon selulernya dan kembali meletakkan ponselnya di sembarang tempat.
Gadis itu langsung mengalihkan pandangannya ke arah samping. Tetapi dia terpekik ketika mendengar suara tembakan yang mengarah pada vas bunga yang ada di sampingnya.
Dengan badan yang bergetar, dia kembali mengalihkan pandangannya kepada Crypton.
"Sekali lagi kau membuang pandanganmu, ku pastikan peluru itu bersarang di kepalamu!" ancam Crypton dengan suara yang teramat dingin. Tatapannya sangat mengintimidasi kepada gadis yang berdiri pucat yang tidak jauh dari tempatnya itu.
Dia mendongakkan kepala, ketika merasakan lidah hangat wanita bayaran yang berada pada miliknya, sedangkan wanita yang satunya lagi sedang menyesap nikmatnya lehernya.
Detik berganti-detik, menit pun berganti menit tangan Crypton saat ini berada di depan selangkangannya menggerakkan kepala wanita yang sedang sibuk dengan miliknya. Dia menekan dengan kuat kepala wanita itu. Sehingga ujung dari miliknya, masuk ke tenggorokan wanita itu kemudian kembali menariknya dan kembali menekannya.
"****!!!! Hentikan!! dia menarik rambut wanita itu sehingga wajah wanita itu jauh dari miliknya, setelah itu dia meminta wanita itu menungging dan dia melesetkan miliknya ke dalam liang wanita tersebut tanpa pemanasan kepada wanita itu terlebih dahulu.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya baru emak " PERJUANGAN CINTA ABIMAYU"
__ADS_1