
Karina tampak terus menghindar dari Abizar. Ia tidak ingin bayang-bayang. Abimayu menghantui dirinya dengan melihat sosok Abizar yang wajah dan postur tubuhnya sangat mirip dengan Abimanyu.
Meti sama sekali tidak mengetahui Mengapa Karina selalu menghindar dari Abizar. Karena Meti, tidak mengenal sosok Abimanyu. Ketika Meti bertanya kepada Karina. Karina enggan untuk memberitahunya. Rasa penasaran yang dimiliki oleh Meti, akhirnya menghubungi sosok Marissa, yang mana Marissa merupakan sahabat Karina sendiri yang tak lain Meti juga kenal dekat dengan Marissa.
Kring....
Kring....
Kring....
Suara dengan ponsel milik Marissa terdengar jelas di telinganya. Saat dirinya selesai nge-gym, Ia pun meraih ponselnya yang diletakkan di atas meja. Sambil melap keringat dengan handuk kecil. Ia pun menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.
"Hallo, ada apa Meti?" masih lama sudah tidak menghubungiku?" tanya Marissa kepada Meti. "Aku baik-baik saja, bagaimana dengan kamu sudah lama kamu tidak datang ke new Zealand, saat ini Karina ada di new Zealand dan berada di rumahku. Apakah kau tidak ada niatan untuk datang ke sini." tanya Meti di dalam sambungan telepon selulernya.
"Sejujurnya ada sih niat datang ke new Zealand, tapi untuk saat ini sepertinya aku belum bisa. Karena masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan." ucap Marissa kepada Meti.
"Kamu sibuk apa sekarang apa Adik sepupuku, masih saja mengejar-ngejar MU atau apa dia menyakitimu?" tanya Meti membuat Marissa mengerutkan keningnya.
"Maksud kamu apa, aku sama sekali tidak paham?" tanya Marissa yang belum mengetahui Apa maksud dari Meti, karena Marissa sama sekali tidak mengetahui kalau Crypton itu merupakan sepupu jauhnya.
Crypton itu kan kekasihmu sekarang dan saat ini pemberitaan tentang kamu dan Crypton sedang trending topik di sosial media. Bagaimana mungkin kamu tidak mengetahui kalau Crypton itu kakak kandung dari Karina sahabatmu sendiri." ucap Meti yang mampu membuat Marissa benar-benar terhenyak.
__ADS_1
"Jangan bercanda Meti, aku tidak suka dengan candaan mu ini.
"Siapa yang bercanda Marissa, Aku tidak pernah bercanda kepadamu karena kenyataannya itulah adanya. Marissa menghela nafas panjang. Ia tidak menyangka kalau Karina merupakan adik kandung dari lelaki yang selama ini menawannya menjadi penebus hutang.
Jika Karina Memang adik kandung Crypton Mengapa sikap mereka berbanding terbalik karena begitu baik. Mengapa Crypton lelaki yang sangat kejam." gumam Marissa di dalam hati hingga Meti yang ada di seberang sana pun mengernyit, halo apakah kau masih di sana Marissa?" ucap Meti sambil berteriak dari ujung telepon hingga Marissa pun langsung menyahutinya tersadar dari lamunannya.
"Iya, aku ada di sini Bagaimana kabar Karina di sana, apa baik-baik saja." tanya Marissa penuh selidik. Ini yang aku pertanyakan kepada kamu apa yang sebenarnya terjadi kepada Karina. Menurut Om Gonzales kalau kekasih Karina yang bernama Abimayu, meninggal akibat kecelakaan dan jatuh dari jembatan kelautan hingga sampai sekarang mayat Abimanyu tidak ditemukan.
Marissa yang baru mengetahui kabar itu beberapa hari yang lalu pun mengerenyit, Ia aku juga baru mengetahui kabar itu. Karena selama ini aku tidak berada di California ada urusan penting di London.
Aku pun terkejut mendengar kabar duka dari Abimanyu. Padahal Karina sangat mencintai Abimanyu. Tetapi sepertinya Tuan Gonzales memang benar-benar menentang hubungan mereka entah ada hubungannya kematian Abimanyu,dengan pertentangan hubungan antara Karina dengan Abimanyu. Yang pasti, aku juga belum mengetahuinya. Tapi aku ada film terjadi sesuatu hingga Abimayu jatuh ke dasar lautan. Aku yakin, itu tidak kecelakaan. Karena aku tahu persis siapa Abimanyu sebenarnya.
"Iya, hingga sekarang Karina hanya mengurung diri. Bahkan ada sahabatku bernama Abizar, ia sepertinya takut melihatnya dan tidak ingin bertemu dengan lelaki siapapun. Membuat aku semakin khawatir." ucap Meti dari ujung telepon.
Setelah mendapat keterangan, walaupun tidak memuaskan dari Marissa Meti pun memutuskan sambungan telepon selulernya. Mereka pun sepakat untuk bertemu di lain waktu jika Marissa memiliki waktu luang.
Meti kembali menghampiri Karina yang masih duduk di balkon menatap pemandangan yang indah dari sana. Bayang-bayang Abimanyu masih saja menari-nari di pikirannya isakan tangis tak ada hantunya, membuat meti dan nyonya Sonia, merasa khawatir akan kondisi kesehatan Karina.
Tiba-tiba suara deringan ponsel Nyonya Sonia terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya Kalau Tuan Gonzales yang menghubungi dirinya. Nyonya Sonia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada tuan Gonzales.
Katakan Ada apa, Kakak ipar? tanya Nyonya Sonia saat sambungan telepon itu tersambung
__ADS_1
"Bagaimana kabar kalian di sana, apa baik-baik saja?"
"Iya kabar, Kami baik-baik saja di sini. Bagaimana dengan kabar kamu dan bagaimana bisnis kamu saat ini?"
Kabar Aku baik-baik saja dan sepertinya bisnisku juga berjalan dengan lancar. Bagaimana dengan Karina. "Apa dia sudah mulai bisa berkomunikasi dengan baik." tanya Tuan Gonzales kepada Nyonya Sonia.
Nyonya Sonia terhenyak saat Tuan Gonzales bertanya hal tentang putrinya. Padahal hingga saat ini belum ada perkembangan apa-apa, kepada Karina yang berniat untuk melupakan segala masalah yang terjadi di California.
Butuh waktu lama membuat Karina melupakan sosok pria yang sangat ia cintai. Tapi aku sangat penasaran siapa sosok pria itu, yang mampu membuat keponakanku menjadi seperti sekarang. Sepertinya keponakanku tidak memiliki gairah hidup lagi. Sebenarnya apa yang terjadi, tanya Nyonya Sonia kepada tuan Gonzales. Tuan Gonzales sama sekali tidak menjawab, ia khawatir seseorang akan mendengar pembicaraannya.
"Ya sudah, kalau begitu aku tutup dulu teleponnya. Ada pekerjaan penting yang harus aku kerjakan sekarang lain kali lagi kamu menghubungiku. Setelah selesai berbicara kepada tuan Gonzales Nyonya Sonia. Menatap layar ponselnya seolah dia tidak percaya apa yang didengar dari Tuan Gonzales.
Karina kita makan dulu yuk, ini sudah malam loh, ajak Meti mencoba agar Karina dapat melupakan sejenak masalahnya. Sepertinya Karina sangat sulit melupakan pria itu." Apa yang harus kita lakukan sekarang Meti?" tanya nyonya Sonia saat melihat kondisi Karina semakin memburuk.
Sementara di tempat lain terlihat kondisi kesehatan Aska. Juga terus menurun tubuh Aska pun semakin kurus. Membuat Nyonya Monalisa dan Tuan Brugman benar-benar tidak memiliki gairah hidup. Lagi saat melihat Aska sang keponakan, tak kunjung merespon apa yang mereka tanyakan. Sungguh di luar dugaan pasti ada rasa trauma yang dari Aska sehingga dirinya tidak mau berbicara sama sekali.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"