Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 45. TIDAK ADA MUSUH_PCA


__ADS_3

Marissa terbangun dari tidur lelapnya. Matanya yang baru terbuka, tidak menemukan keberadaan Crypton di sampingnya. Dia membawa pandangan ke arah jam yang ada di kamar itu masih menunjukkan pukul 07.00 pagi.


Meregangkan ototnya, sembari menggeliat kecil kemudian menurunkan kakinya dan langsung menggunakan sendal bulunya dia berniat turun. Tetapi seorang pelayan memintanya untuk ke kolam renang atas perintah Crypton. Sehingga dia harus menuju kolam renang dengan mata yang masih dikuasai oleh kantuk.


Dia melihat Crypton sedang berenang di kolam renang yang ada di lantai dua.


"Bisakah kau membantuku untuk naik?" tanya Crypton sembari mendekat yang terdapat Marissa di sana. Dia menjulurkan tangannya kepada Marissa dan dibantu menariknya oleh Marissa. Setelah dia naik ke pinggir kolam, dia pun memeluk tubuh Marissa dan menjatuhkan tubuh mereka kembali ke kolam.


"Aasaas!


setelah tubuh mereka berada di dalam air, Crypton kembali menggendong Marissa ke permukaan.


"Master!..."Marissa menatap Crypton dengan tatapan kesal. Tetapi bibirnya langsung diberikan hadiah kecupan dari Crypton.


"Ekhm."mereka mengalihkan pandangan ke sumber suara yang ternyata Bian bersamaan dengan Kia.


Kedua orang itu berhamburan ke dalam kolam renang mengganggu Crypton dan Marissa. Sehingga Crypton terpaksa menurunkan tubuh Marissa dan tangan Marissa langsung disambar oleh Kia.


"Apakah kau ingin ikut denganku?" tanya Kia kepada Marissa yang langsung dijawab tidak oleh Marissa. "Menurut Marissa pria itu akan membawanya berurusan dengan pekerjaan seperti terakhir kali.


"Kau benar, tidak akan ikut denganku? aku ada pekerjaan ke Paris. Aku rasa kau bisa bertemu dengan orang tuamu." ujar Kia.


Mata bulat Marissa langsung melebar dengan berbinar. Benarkah, Aku mau, kapan? tanya Marissa dengan tergesa-gesa tidak sabar.


Harusnya bulan besok,


"Iya aku mau ikut denganmu." jawab Marissa dengan senyuman bahagia yang menghiasi wajahnya


"Siapa yang memberimu izin?" tanya Crypton mendekati Marissa. Matanya menatap tajam kepada gadis cantik pemilik mata bulat itu


"Memangnya kenapa? aku hanya membawanya beberapa hari, dan akan kembali lagi ke sini. lagi pula dia hanya tawananmu, Kenapa kau begitu posesif kepadanya? tanya Kia. Kia mendekatkan wajahnya pada telinga Crypton.


"Kita selalu menggunakan wanita yang sama, jika kau tidak ada rasa kepadanya. Kau tidak tidak akan melarang aku menyentuhnya. Lagi pula saat ini aku tidak berniat menyentuhnya, aku hanya membawanya pergi darimu untuk beberapa saat." bisik Kia kemudian berenang ke arah Bian.


Mood Crypton seketika berubah. Dia tidak berniat lagi untuk berenang. Dia keluar dari kolam renang tersebut, kemudian menggunakan Bathrobe yang sudah disiapkan oleh pelayan di dekat kursi panjang kolam renang itu.


"Ikut dia! perintah Kia kepada Marissa.

__ADS_1


Marissa terlihat bingung. Tetapi dia tetap mengikuti Crypton. Namun yang dia dapatkan hanyalah tatapan tajam, oleh pria dingin itu. Sehingga saat ini Marissa semakin bingung dibuatnya. Dia menggaruk kepala sendiri. tetapi Marissa seketika merasakan sakit kepada lukanya kemarin.


Melihat hal itu, Crypton menghela nafas. lalu menarik tangan Marissa, meninggalkan kolam renang tersebut.


Keesokan harinya Karina dan juga Meti sudah berada di bandara AUCKLAND Internasional air port. Hari ini mereka akan segera berangkat ke California. "Jangan bersedih, Kau harus kuat, dan jangan terlalu larut dalam kesedihanmu." ucap Meti kepada Karina.


Tiba-tiba saja suara deringan ponsel milik Meti terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya kalau Abizar yang menghubungi dirinya.


Meti menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Abizar.


"Kalian dimana?"


"Kami berada di bandara Karina mau kembali ke California. Memangnya kenapa?


"Mau ke mana?


"California, Karina ingin segera kembali ke sana.


"Aku juga sudah di bandara, ikut dengan kalian." ucap Abizar yang mampu membuat Meti Terhenyak.


"Are you serious?


Meti menelisik seisi ruang tunggu, tapi ia tidak melihat keberadaan Abizar di sana. Abizar saat ini sedang melakukan boarding pass. Dia belum berada di ruang tunggu, sementara Meti dan Karina sudah berada di ruang tunggu ingin menaiki pesawat.


Saat Abizar sudah selesai melakukan boarding pass, Ia melihat keberadaan Karina dan Meti dari kejauhan. Ternyata mereka memiliki tiket pesawat yang sama.


"Abizar sengaja mengatakan kepada meti, agar tidak memberitahu Karina kalau dirinya juga ikut bersama mereka di dalam pesawat yang sama.


"Kamu jangan khawatir, aku akan atur nanti." ucap Meti sambil tersenyum sumringah melihat kehadiran sang sahabat di sana. Abizar memilih untuk duduk di ruang tunggu agak jauh dari Karina dan meti.


"Attention please, Air New Zealand Limited passengers will depart soon Passengers will board soon Air New Zealand Limited passengers will depart soon Passengers will board soon"


Pemberitahuan dari ruang informasi, yang mengatakan kalau penumpang pesawat air new Zealand limited, dipersilahkan untuk naik ke pesawat tujuan San Diego."


Karina, meti berjalan terlebih dahulu masuk ke dalam pesawat. Sementara Abizar berada di belakang mereka, tanpa karina ketahui sama sekali. Setelah berada di dalam pesawat air new Zealand limited tujuan California, terlihat Karina dan Meti duduk berdampingan.


Karina larut dalam lamunannya pandangannya ke arah samping jendela pesawat yang terbuat dari kaca tebal. Sehingga dia tidak menyadari kalau Abizar sudah berada tepat di belakangnya.

__ADS_1


Beberapa jam dalam perjalanan dari bandara AUCKLAND air port menuju bandara san Diego, akhirnya pesawat yang mereka tumpangi tiba di bandara san Diego. Karina dan meti keluar terlebih dahulu dari dalam pesawat baru diikuti oleh Abizar.


Saat Abizar berada di bandara sedang menunggu taksi, Meti dan Karina juga mencari keberadaan Gerry dan Noah yang bertugas menjemput mereka.


Saat Abizar berada di bandara bersama dengan mati, Karina melihat Abizar terhenyak Mengapa tiba-tiba Abizar berada di sana. "Kamu kenapa berada di sini?" tanya Karina penuh selidik.


Tiba-tiba suara tembakan mengarah ke Abizar, membuat Karina, Meti dan Abizar terhenyak. Abizar berusaha untuk menghindari tembakan demi tembakan yang dilayangkan ke arahnya, yang pasti tidak mengetahui siapa pelakunya.


Abizar menarik tangan Karina untuk bersembunyi di suatu tempat yang terlihat aman. "Ada apa dengan negaramu ini, aku sama sekali tidak memiliki musuh dan kenalan di sini. Mengapa mereka ingin menembak ku? tanya Abizar penuh selidik.


Sementara Meti sudah berada di dalam mobil bersama Noah dan juga Gerry. Abizar menghubungi Meti untuk meminta kepada mereka pergi dari sana menyelamatkan diri. sementara Abizar akan berusaha menyelamatkan Jarina.


"Ada apa ini? Mengapa mereka mengincar ku? pengejaran terhadap Abizar pun dilakukan oleh beberapa komisaris polisi dan juga rekan Tuan Gonzales dan juga tuan Barack. saat mereka berada di sebuah gudang yang ternyata di sana terdapat sebuah cermin dan Abizar melihat sosok wajahnya di sana.


"Wajah ini yang mereka incar, Aku sama sekali tidak memiliki musuh di negara ini, bahkan di negaraku Sendiri Saja Aku sama sekali tidak memiliki musuh. Tapi mengapa mereka mengincar ku? itu artinya mereka mengincar wajah itu." ucap Abizar sambil menunjukkan wajahnya yang berada di cermin. Aku menduga Abimanyu Meti.


Bukan karena kecelakaan tetapi sengaja dibunuh dan dibuat seolah-olah kecelakaan yang menimpa Abimanyu. tapi Abimanyu tidak memiliki musuh Mengapa ada seseorang yang ingin membunuhnya?


"Bisa saja, karena Abimanyu mengetahui rahasia yang sangat besar, sehingga mereka merasa terancam. Buktinya ketika aku menginjakkan kaki di negara ini, mereka Langsung mengincar aku."ucap Abizar kepada Karina membuat Karina langsung terdiam.


Sementara di tempat lain, Tuan Barack sedang menghubungi nomor ponsel Tuan Gonzales.


"Abimanyu masih hidup gawat ini!" teriak Tuan barack berada di dalam sambungan telepon selulernya kepada tuan Gonzales.


"Tidak, mungkin Abimanyu masih hidup. kalian kemarin sudah memastikan kalau Abimayu tidak akan selamat. Mengapa kau mengatakan seperti itu lagi. jangan mempermainkan aku seperti ini barack!


"Ya sudah, kalau kau tidak percaya aku sudah melihatnya langsung dengan putrimu Karina. Saat mereka berada di bandara . di sana Aku melihat Karina dan juga Abimayu. Saat aku ingin bertemu dengan rekan bisnisku yang ingin kembali ke negaranya di sanalah aku melihat Abimanyu dengan Karina.


Sang komisaris polisi pun langsung kembali berbicara kepada Tuan Gonzales. Setelah Tuan Barack berbicara dengannya. Tuan Gonzales benar-benar tidak percaya akan apa yang terjadi, "Tidak, tidak mungkin Abimanyu masih hidup. Jika dia masih hidup, maka semuanya akan berakhir sia-sia. Aku tidak ingin masuk ke dalam penjara." gumam Tuan Barack dalam hati.


"Gawat Tuan, Bagaimana ini jika Abimanyu mengungkap segalanya" kita telah membunuh Pak jenderal dan juga obat-obat terlarang yang kita simpan di gudang, akan dibongkar olehnya." ucap sang komisaris kepada tuan barack membuat Tuan Barack semakin bingung.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"


__ADS_2